PlanetTerasi

Think. Read. Write.

A Wonderful Year

Kemas Antonius Kemas Antonius

2014 is coming to an end. 2015 will be here soon.

It’s been a wonderful year at Baidu in Indonesia. So many interesting and awesome things happened in this year and we’re still here. Looking forward to many more years to come as we continue to grow and improve together with you.

Thank you for being with us. Let’s make 2015 an even more wonderful year.


Filed under: Baidu, Indonesiana

Asus Perkuat Eksistensi di Segmen Komersial

Blog Oom Yahya Oom Yahya

Di tahun 2014 ini, Asus berhasil membangun brand mereka hingga mencengkeram erat di benak para konsumen pembeli komputer. Jika seseorang hendak membeli seperangkat komputer, entah PC atau notebook, pastilah Asus masuk ke dalam pertimbangan bahkan tak jarang keputusan akhirnya dijatuhkan untuk membeli Asus.

Terbukti di tahun 2014 Asus berhasil mencatat prestasi gemilang, yaitu menjadi pucuk pimpinan klasemen penjualan notebook di Indonesia dengan pangsa pasar 32.6%. Untuk penjualan PC, memang Asus belum berhasil menjadi raja, namun tetaplah berada di papan atas. Lagipula untuk komputer desktop, kebanyakan konsumen sepertinya lebih menyukai komputer rakitan ketimbang komputer bermerk.

Market Share

Sumber gambar: www.infokomputer.com

Prestasi yang ditorehkan Asus ini tentunya tidak lalu membuat mereka berpuas diri. Masih ada cukup ruang untuk terus mengembangkan diri. Jika keberhasilan di atas diperoleh di segmen consumer, maka sudah saatnya Asus juga menggarap segmen commercial.

Pasar yang menjadi sasaran pada segmen consumer adalah pengguna PC atau notebook yang akan menggunakannya untuk keperluan pribadi, game, pendidikan, ataupun bisnis yang produknya dijual langsung ke pembeli akhir (dikenal dengan istilah B2C atau Business-to-Consumer).

Sedangkan pasar yang menjadi sasaran pada segmen commercial adalah pengguna PC atau notebook yang akan menggunakannya untuk keperluan komputasi data di kantor maupun presentasi ke perusahaan lain. Dengan kata lain, segmen ini lebih bersifat B2B atau Business-to-Business.

Segmen ini membutuhkan komputer-komputer dengan spesifikasi yang unik dan tentunya berbeda dengan spesifikasi komputer pada segmen consumer.

Notebook yang akan digunakan untuk melakukan presentasi misalnya, tentunya justru tidak dibutuhkan notebook yang ringan dan kompak. Fokus spesifikasi notebook semestinya bukan pada mobilitasnya karena toh presentasi hampir pasti dilakukan di dalam gedung dengan fasilitas yang memadai seperti adanya meja dan colokan listrik.

Spesifikasi yang dibutuhkan akan dititikberatkan pada performa sehingga bila tidak “memalukan” bila digunakan untuk melakukan presentasi. Plus serangkaian konektivitas yang lengkap karena kita tidak pernah tahu peranti apa saja yang tersedia di kantor relasi bisnis jika sewaktu-waktu butuh untuk ditancapkan ke notebook yang dibawa. Dan tentunya jangan dilupakan masalah fasilitas keamanan yang dimiliki oleh notebook tersebut karena bisa dipastikan akan berisi data-data penting dan rahasia.

Sedangkan untuk kebutuhan PC atau komputer desktop, umumnya syarat yang diajukan oleh para pimpinan dalam memutuskan pembelian PC adalah hemat ruang dan hemat daya, tentunya tanpa mengorbankan performa. Syarat ini dapat dipenuhi dengan PC yang berukuran kecil atau memiliki model all-in-one (PC dan monitor yang tergabung menjadi satu).

PC dengan model all-in-one ini akan lebih disukai lagi bila memiliki monitor dengan teknologi layar sentuh, sehingga kebutuhan akan keyboard dan mouse bisa ditekan.

Untuk mewujudkan ambisinya menggarap segmen commercial dan berusaha untuk menjadi nomor 1 juga di segmen ini, Asus telah menelurkan setidaknya 3 produk baru, yaitu Notebook Pro Series ASUS BU401LG, PC Desktop ASUS Mini PC EB1036, dan PC All-In-One ET1612.

Ketiga produk ini memenuhi kriteria-kriteria yang telah disebutkan sebelumnya. Mari kita kupas.

Notebook Pro Series ASUS BU401LG merupakan sebuah ultrabook dengan spesifikasi mumpuni. Dapur pacunya diisi dengan prosesor Intel® Core™ yang memiliki teknologi Intel® vPro™. Prosesor grafisnyapun tidak tanggung-tanggung karena menggunakan NVIDIA® GeForce® GT 730M.

Notebook Pro Series ASUS BU401LG

Sektor keamanan tercapai dengan manisnya karena notebook ini diperlengkapi dengan Trusted Platform Module dan pemindai sidik jari. Port koneksinya sangat lengkap karena memiliki port VGA, USB, HDMI, RJ45, dan card reader. Ukuran layarnya 14 inchi dan keyboard serta touch padnya sangat nyaman digunakan.

Hebatnya, meski dijejali dengan begitu banyak port dan ukuran layar sebesar itu, bobotnya hanya 1.64 kg saja! Sudah begitu, bodynya tahan banting dan keyboardnya tahan terhadap kopi yang tak sengaja ditumpahkan oleh penggunanya.

PC Desktop ASUS Mini PC EB1036 merupakan komputer desktop yang sangat hemat ruang dan hemat daya. Beratnya hanya 0.69 kg dan volumenya hanya 1 liter saja! Prosesornya menggunakan Intel® Celeron® J1900 Quad-Core Processor yang dikenal sebagai prosesor yang hemat daya namun tetap memiliki kinerja optimal.

PC Desktop ASUS Mini PC EB1036

Meski sekecil itu, PC ini kaya akan port, yaitu VGA, HDMI, Card Reader, RJ45, USB 2.0, USB 3.0, serial (COM), serta antena Wi-Fi. Tak lupa PC ini diperlengkapi juga dengan Kensington Lock supaya tidak mudah dicuri mengingat ukuran dan volumenya yang sekecil itu.

PC All-In-One ET1612 adalah sebuah PC yang telah terintegrasi ke dalam sebuah monitor. Jadi seolah-olah hanya monitor saja namun sebenarnya di dalamnya telah diperlengkapi dengan prosesor, RAM, harddisk, dan berbagai komponen layaknya sebuah PC.

PC All-In-One ET1612

Monitor yang juga PC ini hanya sedikit lebih tebal daripada monitor LCD biasa dan jelas jauh lebih tipis daripada monitor CRT. Layarnya diperlengkapi dengan teknologi layar sentuh sehingga meminimalisir kebutuhan mouse dan keyboard, meskipun tentu bila penggunanya menginginkan tetaplah bisa ditambahkan.

Meskipun telah memiliki monitor sendiri, PC all-in-one ini tetap memiliki port HDMI dan VGA, serta tentu saja port-port lain seperti USB, Card Reader, dan RJ45. Bahkan PC all-in-one ini memiliki wall mount sehingga bisa dipasang di dinding.

Dengan menelurkan produk-produk yang sedekat mungkin dengan kebutuhan pasar di segmen commercial, apalagi didukung dengan tingkat kepuasan konsumen di segmen consumer, Asus bisa berharap banyak untuk juga mendulang sukses di segmen commercial ini.

Google Year in Search 2014

BennyChandra.com Ben

Google Year in Search 2014: Refleksi pencarian informasi via Google yang dilakukan para pengguna Internet sepanjang tahun 2014.

[ » ]

Kok Muncul No Name di Android Contact?

Blog Oom Yahya Oom Yahya

Sudah beberapa minggu ini saya rada sebal kalau buka buku kontak Zenfone 5 saya. Soalnya muncul cukup banyak item bertuliskan No Name di buku kontak. Dan ketika item No Name tersebut dibuka, muncul sebuah nomor telpon diikuti dengan ikon Telegram. Nah, ketangkep luh. (muhaha) Jadi Telegram biang keroknya.

Hasil penelusuran saya via Google untuk mencari penyebabnya tidak memberikan hasil. Jadi terpaksa saya oprek sendiri dan akhirnya ketemu juga solusinya. Intinya, jika Anda pernah menyimpan nomor teman Anda di Android Contact, lalu teman Anda itu menginstall Telegram dan nama yang dia gunakan di Telegram tidak sama dengan nama yang Anda simpan di Android Contact (bingung tho), maka bakalan muncul item No Name di Android Contact. Nama teman Anda di Telegram tersebut kudu diedit supaya jadi sama persis dengan nama yang di Android Contact.

No Name Android Contact

 

Caranya bagaimana?

Nah, ketika menyimpan  kontak teman di ponsel Android, tentunya Anda menggunakan layanan Google, bukan? Manfaatkan saja Google Contact tersebut sebagai media bantu untuk mencari nomor kontak dan nama teman Anda.

Loginlah ke Gmail dan carilah teks Gmail di sisi kiri atas, tepat di bawah logo Google. Jika Gmail diklik, akan muncul tiga buah item menu, yaitu Gmail, Contacts, dan Tasks. Pilih Contacts dan akan ditampilkan daftar kontak yang Anda miliki.

Sekarang bukalah kontak yang bertuliskan No Name (di ponsel) dan carilah pemilik nomor No Name tersebut melalui Google Contact. Bila perlu gantilah awalan 0 dengan +62 atau sebaliknya. Nah, bila sudah ketemu nama teman Anda, sekarang saatnya menyunting nama yang di Telegram.

Oh ya, cara di atas ini merupakan salah satu alternatif saja. Kalau Anda punya dua ponsel, bisa saja menggunakan ponsel yang satunya untuk mencari siapa pemilik sebuah nomor yang tertulis No Name. Malahan kalau Anda hafal siapa pemilik nomor yang tertulis No Name, lebih bagus lagi. (upss)

OK, sekarang bukalah aplikasi Telegram dan lakukan langkah-langkah berikut:

1. Ketuk ikon kaca pembesar dan carilah nama teman Anda yang tertulis No Name tadi. Gunakan kemungkinan-kemungkinan yang ada seperti nama julukan atau nama user twitternya.

Telegram1

 

2. Bila sudah ketemu, ketuk bagian yang menampilkan namanya.

Telegram2

3. Ketuk tiga buah titik di kanan atas dan pada menu yang muncul pilih Edit.

Telegram3

4. Suntinglah nama yang tercantum di sana. Nama ini harus sama persis dengan nama di Android Contact. Jika nama sudah sama namun terbagi menjadi First Name dan Last Name, jadikan satu di First Name semua. Misalnya namanya tertulis Yahya di First Name dan Kurniawan di Last Name, jadikan Yahya Kurniawan di First Name dan kosongkan Last Name. Jika nama hanya satu kata saja dan tetap muncul No Name, ketik ulang namanya. Bila sudah, ketuk tanda centang di kanan atas.

Telegram4

Naaaah, sekarang coba cek Android Contact lagi. No Name-nya akan berkurang satu. (lmao) Ya, jika ada banyak No Name, terpaksa cara ini dilakukan satu persatu. (doh)

Kantong Tanaman untuk Kelola Sampah

#direktif Ikhlasul Amal

Tulisan ini diniatkan sebagai kelanjutan tulisan tahun 2011 tentang pengelolaan sampah di kantor. Jika di tulisan sebelumnya kantor kami disebut memiliki lahan luas di belakang, sehingga saya dapat mengubur sampah organik dengan rotasi terhadap beberapa galian, sejak satu setengah bulan lalu kantor kami pindah ke lokasi baru yang berbeda sama sekali: lahan kosong terbatas.

Sampah tetap diproduksi dari kegiatan kantor. Tradisi lama untuk sampah saset camilan atau minuman harus dipertahankan: tempat sampah khusus sudah disiapkan sejak awal di lokasi baru. Bersama dengan kertas, jenis ini sudah terdefinisi jelas, tinggal diteruskan. Karena tidak memiliki pepohonan lagi sekarang, sampah daun kering jauh lebih sedikit. Sampah sisa makanan berjumlah tetap, hanya saja sekarang kami tidak memiliki binatang yang menghabiskan sisa makanan tsb. –sebelumnya penjaga kantor memelihara ayam dan sisa makanan habis dilahap ayam.

Salah seorang kenalan dekat menceritakan inisiatifnya menggunakan komposter untuk sampah buangan dapur di rumahnya. Semua tinggal dimasukkan ke dalam tong komposter, diciprati cairan pemercepat pembusukan, dan kira-kira 3 bulan kemudian setelah komposter penuh, pupuk kompos hasilnya dapat dipanen. Ini solusi praktis, di beberapa toko penyedia komposter, Kencana misalnya untuk Bandung, tersedia dengan harga kisaran Rp 700 ribu untuk ukuran sedang. Harga yang layak dibandingkan manfaatnya; walaupun buat yang suka kerajinan, membuat sendiri wadah komposter juga dimungkinkan dengan memanfaatkan tong bekas.

Sudah hampir ditetapkan untuk pesan komposter, sekelebat terpikir bahwa sampah sisa makanan relatif cepat terurai hancur dibanding dedaunan. Bagaimana jika saya siapkan kantong tanaman (polybag) dan sisa makanan tsb. diaduk dengan tanah? Menarik juga sebagai percobaan.

Kantong Tanaman untuk Tempat Sampah

Kantong Tanaman untuk Tempat Sampah

Segera saya siapkan: satu kantong tanaman berukuran sedang dapat digunakan untuk sampah makan siang dua hari. Agar bercampur dengan tanah, dibuat berlapis sisa makanan dan lapisan tanah. Ukuran tanah secukupnya sampai dengan bau sampah makanan tidak terasa; hal ini bertujuan agar tidak mengundang lalat. Dengan cara ini, setiap tiga sampai empat hari saya siapkan kantong tanaman baru dan saya letakkan berjajar agar mudah diketahui kantong tanaman yang lebih awal. Dari percobaan yang baru saya lakukan satu setengah bulan, tiga pekan sudah cukup untuk menghancurkan sampah sisa nasi atau sayuran, yang lebih lama daun pisang. Untuk mempercepat penguraian, isi kantong tanaman diaduk-aduk agar lebih merata, sekaligus untuk melihat kondisi sampah, sudah terurai atau belum.

Gangguan tentu ada dan tidak terduga buat saya. Pada pengadaan kantong tanaman keempat, keesokan paginya ditemukan berantakan dan bagian bawahnya robek hasil dikoyak-koyak. Dugaan terkuat diserang tikus yang tergoda bau sisa makanan, apalagi di kantong tanaman terdapat lubang-lubang pembuangan air. Untuk mencegah hal ini, kantong tanaman ditambahi agar rangkap; ternyata beberapa hari kemudian, serangan tikus masih berulang. Langkah terakhir yang dicoba: di antara dua lapis kantong tanaman tersebut diselipkan kertas bekas, dengan tujuan bau sisa makanan di dasar kantong tanaman tidak mudah terhidu dari luar. Untuk sementara, serangan tikus dapat diatasi.

Rencana berikutnya jika kantong tanaman sudah banyak dan yang lebih awal sudah jadi pupuk kering, akan dilakukan rotasi: isi kantong tanaman ditaburkan sebagai pupuk kompos ke tanaman dan kantong tanaman siap untuk digunakan dari awal. Seharusnya tidak terlalu repot mengatur perputaran sampah ini.

Pengolahan sampah seperti ini sangat mudah, hampir tidak perlu bekal teknis khusus, melainkan ketelatenan dan antusiasme membantu pengelolaan lingkungan. Hanya diperlukan waktu 15 menit/hari untuk mengangkut sampah dari dapur sampai dengan menguruk dengan tanah. Jika volume sampah dapur terlihat banyak, bantuan zat pemercepat penguraian seharusnya dapat membantu. Saya belum pernah menggunakan zat tambahan seperti itu, jadi belum dapat membandingkan.

Rencana lain jika dengan cara ini ternyata tidak efektif sudah disiapkan, yaitu pembelian tong komposter seperti semula. Nanti saja, setelah tiga bulan misalnya, akan dievaluasi. Yang ada sekarang dikerjakan dulu.

Internetan di Singapura

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Ini cerita tentang Internetan di Singapura lagi. Apa cara yang paling mudah dan murah untuk  internetan di Singapura?

Cara saya adalah dengan membeli kartu Starhub kemudian mengaktifkan paket internetan seminggu, 1 GB, Sing $7. Sebetulnya ada paket lain yang kurang dari seminggu tetapi menurut saya lebih murah pakai yang ini. Yang lain itu jumlah datanya kurang. hi hi hi.

Mungkin pola memakai internet saya (dan anak saya) yang cukup boros sehingga ternyata paket 1 GB itu habis kurang dalam 3 hari. he he he. Nah, bodohnya saya adalah saya tidak memeriksa sisa kuotanya sehingga begitu habis kuota maka dia akan menggerogoti pulsa. Habislah pulsa saya. Uhuk. (Sama seperti operator di Indonesia. Uhuk.)

Sekarang saya mau internetan dulu ya. Ini juga diketik masih dalam perjalanan.


Filed under: Curhat, Teknologi Informasi Tagged: Curhat, postaday2014, Teknologi Informasi

Mengajari Untuk Menjadi Dinosaurus

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Minggu lalu saya mengajari orang-orang di tempat saya tentang pemrograman bahasa BASIC. Iya, bahasa BASIC. Ini bahasa pemrograman yang saya pelajari jaman tahun 1980-an dulu. hi hi hi. Sekarang bahasa BASIC ini sudah tidak ada yang mengajarkan. Apa lagi ada banyak orang yang berpendapat bahwa “GOTO” itu sangat berbahaya. (GOTO is considered harmful.) Padahal bahasa BASIC itu memiliki GOTO dan sangat lazim digunakan. hi hi hi.

Minggu ini saya berencana mengajari penggunakan editor “vi“. Ini juga editor teks yang cukup kuno. Saya masih menggunakan editor ini di berbagai platform; Linux, Windows, Mac OS. Kemana-mana saya masih menggunakan vi. Enaknya adalah di setiap platform pasti ada vi. Vi juga adalah editor yang sangat powerful. Regular expression di dalam vi sangat bermanfaat ketika saya melakukan pemrograman. (Saya lagi mencari vi reference card yang bagus.) Apakah mengajari cara pemrograman dengan teknik-teknik lama ini bermanfaat?

IMG_6825 dinosaurus 1000Apakah mengajari menjadi dinosaurus itu jelek? Dinosaurus masih menarik lho. Ini buktinya. Dinosaurus sisa dari Pasar Seni ITB 2014 kemarin masih tetap menjadi tontonan yang menarik di kampus ITB lho. Banyak orang yang potret-potretan dan selfie di depan Dinosaurus ini.

Mari menjadi Dinosaurus …


Filed under: programming, Teknologi Informasi Tagged: postaday2014, programming, Teknologi Informasi

Driver Terkini AMD: Catalyst Omega

Blog Oom Yahya Oom Yahya

Perangkat keras tak akan berfungsi dengan maksimal bila tidak ada perangkat lunak yang mampu menjembataninya dengan sistem operasi. Dengan adanya driver, fungsi-fungsi yang ada pada perangkat keras tersebut dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

Baru-baru ini, AMD merilis update driver terkini mereka, yaitu Catalyst Omega. Dengan menggunakan driver terbaru ini, Anda akan mendapatkan peningkatan kinerja antara 19%-29%, tergantung perangkat keras AMD yang digunakan dan aplikasi yang dijalankan.

Beberapa keunggulan driver Catalyst Omega ini antara lain adalah:

  • Mendukung resolusi UltraHD, gambar akan nampak lebih halus, lebih nyata, dan makin tidak nampak “patah-patah”.
  • Mendukung OpenCL 2.0, membantu pengembang aplikasi untuk dapat mencapai fungsi-fungsi tertentu sesuai standar industri.
  • TressFX Hair 3.0, meningkatkan kualitas render rambut/bulu sehingga nampak lebih nyata.
  • CodeXL Tools, perkakas bagi developer untuk melakukan debug, profiling, dan analisis terhadap aplikasi.

 

Nah, jika Anda adalah pengguna AMD, segeralah menuju ke halaman pengunduhan driver resmi mereka dan rasakan performa yang lebih dahsyat dari perangkat keras AMD Anda.

 

 

4 Pertemuan Dalam 1 Hari

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Judulnya seperti judul dari sebuah film ya? Tapi, ini memang yang terjadi hari ini. Hari ini saya mengikuti empat pertemuan (meeting). Meskipun semuanya berhubungan dengan teknologi informasi, tetapi topik-topiknya berbeda. Kepala ini cukup cenut-cenut juga mengikuti topik-topik tersebut.

Di tengah-tengah pertemuan tersebut saya sempat juga melakukan coding. hi hi hi. Ada sesuatu yang ingin saya coba, yaitu tentang Multi User Dungeon and Dragon (MUD). Yang ini ceritanya menyusul. Sekarang ceritanya masih tentang lelahnya saya mengikuti pertemuan tersebut.

Sekarang saya punya kesempatan untuk tarik nafas dulu. Phew. . . .


Filed under: Curhat, Teknologi Informasi Tagged: Curhat, postaday2014, Teknologi Informasi

Bikin Lumia Jadi Remote Control PowerPoint

Blog Oom Yahya Oom Yahya

Kalau ditanya, aplikasi apa yang paling populer digunakan untuk melakukan presentasi? Pasti sebagian besar bakal menjawab PowerPoint. Gak heran, PowerPoint ini sedemikian populernya, sepaket dengan Word dan Excel.

Lalu pasti sebagian besar juga sering melihat orang melakukan presentasi menggunakan remote control, jadi bisa berjalan-jalan selama melakukan presentasi, tidak terpaku harus dekat dengan notebooknya. Ada banyak peranti USB yang bisa dimanfaatkan sebagai remote control presentasi.

Namun jika ingin nampak lebih keren lagi, mengapa tidak menggunakan ponsel sebagai remote control presentasi? Bisa presentasi sambil sekaligus pamer ponsel, hehe (upss)

Sebagai sesama produk Microsoft, tentu paling gampang menggunakan Lumia sebagai remote control. Bagaimana caranya?

Pertama-tama, pastikan komputer atau notebook yang akan digunakan untuk melakukan presentasi memiliki koneksi Bluetooth. Kalau Lumia khan sudah pasti ada fasilitas Bluetoothnya. Jadi remote control ini nantinya akan beraksi melalui koneksi Bluetooth.

Nah, sekarang download aplikasi bernama Office Remote melalui Windows Store. Ini nih linknya. Agar aplikasi tersebut bisa berkomunikasi dengan Microsoft Office yang ada di PC/notebook, maka perlu ditambahkan sebuah add-in pada Microsoft Office yang bisa diperoleh di sini.

Sekarang, bila Microsoft Office dijalankan, akan muncul sebuah tab baru di Ribbon, yaitu Office Remote. Isi tab itu cuma satu tombol saja, yaitu tombol Office Remote. Tombol tersebut terbagi menjadi dua bagian, yaitu bagian atas dan bagian bawah. Jika bagian atas diklik, fitur Office Remote akan diaktifkan, sedangkan bila bagian bawah yang diklik, akan muncul menu berisi tiga buah item, yaitu Turn On (atau Turn Off, tergantung apakah saat itu fitur Office Remote sudah on atau belum), Install On My Windows Phone, dan Learn More. Tentunya mudah untuk memahami arti masing-masing item.

OK, kini aktifkan Bluetooth di Lumia bila belum aktif (bila perlu pastikan sudah pairing dengan komputer yang digunakan) dan jalankan aplikasi Office Remote. Mula-mula Office Remote akan mendeteksi ada berapa file Office yang terbuka dan mempersilakan penggunanya untuk memilih file mana yang akan dikendalikan dengan Office Remote.

Lumia Office Remote

Bila sebuah file PowerPoint dipiilh, maka otomatis tampilan slide show file tersebut akan ditampilkan dan presentasi siap dijalankan. Pada layar Lumia akan muncul dua tanda panah yang digunakan untuk menggerakkan langkah slide presentasi maju atau mundur.

Lumia Office Remote

Seperti biasa, opsi-opsi lebih lanjut tersedia dengan mengetuk tombol-tombol yang ada di bagian bawah layar. Yang menarik, ada tombol laser di sana. Jika tombol tersebut diketuk, layar Lumia akan menampilkan slide yang saat itu sedang tampil di layar monitor atau proyektor dan bila Anda mengetukkan jari ke layar Lumia, maka pada bagian yang diketuk akan muncul bulatan warna merah seolah-olah pointer laser diarahkan ke sana.

Aplikasi Office Remote ini juga bisa berlaku untuk dokumen Word atau spreadsheet Excel. Untuk dokumen Word, Anda bisa melakukan navigasi dokumen dan melakukan zoom. Sedangkan untuk Excel, Anda bisa melakukan navigasi spreadsheet, melakukan zoom, serta mengelola Slicer, PivotTable, dan Filter.

Untuk Sebuah Pengalaman Baru – Spin Activ

Enda Nasution's Quiclinks enda

Mencoba sesuatu yang baru selalu merupakan pengalaman menyenangkan. Kita mungkin suka, mungkin juga tidak, tapi selama pengalaman itu baru dan belum pernah kita coba sebelumnya tetap menyenangkan karena menjadi sebuah pengalaman baru buat kita, sekecil apapun pengalaman tersebut. Begitu juga ketika gue nyobain test drive Chevrolet Spin Activ di Senayan, pengen tahu, pengen nyobain dan […] The post Untuk Sebuah Pengalaman Baru – Spin Activ appeared first on Enda Nasution's Weblog.

[[ This is a content summary only. Visit my website for full links, other content, and more! ]]

Social Engineering

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Tadi pagi saya memberikan presentasi tentang “social engineering” (rekayasa sosial). Apa itu seocial engineering?

Upaya-upaya atau kegiatan  membujuk seseorang untuk melakukan sesuatu. Dalam konteks keamanan informasi, social engineering ditujukan agar target membocorkan informasi rahasia (seperti misalnya password, PIN).

Target dari social engineering memang manusia. Ada tiga faktor dalam keamanan informasi; manusia, proses, dan teknologi. Aspek manusia seringkali merupakan aspek yang paling lemah dalam mata rantai pengamanan informasi,

Teknik-teknik yang digunakan dalam social engineering berbeda dengan teknik penyadapan data, misalnya. Untuk mengetahui password seseorang, kita dapat mengirimkan email yang mengatakan bahwa sistem email target sedang bermasalah sehingga target harus mengganti passwordnya. Ternyata banyak orang yang percaya terhadap email ini dan mengubah passwordnya sesuai dengan instruksi. Padahal instruksinya itu justru membocorkan passwordnya. Misalnya, target diminta untuk mengunjungi situs tertentu untuk mengubah passwodnya. Situs tertentu ini merupakan milik penyerang.

Cara lain yang juga dapat dilakukan adalah membuat berita-berita dengan topik yang sedang populer (trending topic). Target secara tidak sadar mengklik link tertentu yang mengantarkan mereka ke halaman yang berisi malware (malicious software). Tanpa mereka sadari, mereka memasang software trojan horse sehingga komputer mereka dapat dikendalikan dari jarak jauh,

Pencurian identitas (identity theft) juga merupakan salah satu teknik social engineering. Kalau di Indonesia, pencurian identitas ini banyak terjadi di Facebook. Apa yang dapat dilakukan setelah mendapatkan identitas seseorang? Yang lazim dilakukan penyerang adalah … meminta uang (berpura-pura ada yang sakit) atau meminta pulsa. hi hi hi.

Ada beberapa hal yang membuat manusia mudah diserang;

  • suka dipuji-puji – penyerang memulai dengan memuji-muji sehingga mendapat kepercayaan dari target;
  • sopan / sungkan / tidak tega / tidak ingin menyakiti orang – dimanfaatkan oleh penyerang yang tidak tahu malu dan mengeksploitasi “kelemahan” ini;
  • takut kepada atasan (authority) – penyarang berpura-pura jadi atasan (atau pihak yang berwenang) dan memberi instruksi tertentu.

Filed under: security, Teknologi Informasi Tagged: postaday2014, security, Teknologi Informasi

Komunitas SDNRG ITB dan kelanjutannya

Admin Juga Manusia 2.0 (tm) » Computer & Networks affanzbasalamah

Salam,

Kesibukan membuat saya belum mengupdate blog ini untuk memberikan informasi terkini kegiatan saya di komunitas SDNRG ITB.

Ya, sudah sebulan berlalu dari tanggal 1 November sejak SDNRG ITB mengadakan meetup pertama. Aktivitasnya dapat dilihat di:

Presentasi yang saya sampaikan adalah presentasi pengenalan tentang apa itu SDNRG ITB. Saya upload ke Slideshare dan saya embed di bawah ini.

Lalu apa kelanjutan dari kegiatan SDNRG ITB ini? Beberapa rencana SDNRG ITB setelah meetup dapat dilihat di halaman SDNRG ITB ini.

Ada beberapa insight tentang perkembangan teknologi SDN yang saya ingin sampaikan, namun itu saya cadangkan untuk posting di lain waktu.

Mudah-mudahan berguna,

Wassalam,

-affan


Menjuri Di APICTA 2014

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Beberapa hari ini saya menghilang dari blog karena super sibuk menjadi juri di APICTA 2014 yang diselenggarakan di Jakarta. Menjuri. he he he. Dari hari Kamis sampai Minggu, kami dikurung di hotel Harris Suite di FX.

IMG_6874 judgeSebetulnya ceritanya ada banyak, tetapi saya belum sempat menuliskannya dan sudah keburu banyak tugas lain yang harus diselesaikan. Ini juga baru sampai di kampus ITB, langsung dari stasiun kereta api.

Pada APICTA kali ini saya melihat kemajuan yang pesat dari peserta lain, misalnya dari Pakistan. Bagus-bagus. Sementara itu, yang dari Indonesia tertinggal cukup lumayan. Yang paling tertinggal adalah teknik presentasi dan bahasa Inggris dari peserta-peserta Indonesia. Peserta negara lain dengan percaya diri memberikan presentasinya. Para juri menjadi paham apa yang mereka sampaikan dan tentunya memberi nilai dengan baik. (Meskipun ada juga yang nilainya sangat buruk walaupun presentasinya baik. Kalau produknya buruk, ya tetap saja hasilnya buruk.)

Kembali ke soal teknik presentasi, nampaknya ini harus diajarkan kepada mahasiswa ya? Saya sebetulnya tanya ke coach (pelatih) dari tim Indonesia. Kata mereka, sebetulnya peserta Indonesia sudah di-coach, tetapi banyak yang tidak mau nurut kepada para coach itu rupanya. hi hi hi.

Lain kali lebih baik.


Filed under: Teknologi Informasi Tagged: Curhat, postaday2014, Teknologi Informasi

Onim

Retas Ivan Lanin

Onim

Akhiran -onym dalam bahasa Inggris umumnya digunakan untuk menyebut kelompok kata tertentu atau hubungan antarkata. Akhiran ini diambil dari bahasa Yunani onoma yang berarti “nama” atau “kata”. Bahasa Indonesia menyerap akhiran ini menjadi -onim. KBBI III mencantumkan tiga belas lema berakhiran -onim, antara lain akronim dan sinonim.


Berikut daftar kata berakhiran -onim dalam KBBI III:

  1. akronim: kependekan yang berupa gabungan huruf atau suku kata atau bagian lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar, misal mayjen (mayor jenderal), rudal (peluru kendali), dan sidak (inspeksi mendadak)
  2. alonim: varian dari nama, misal Dullah adalah alonim dari Abdullah
  3. anonim: tanpa nama; tidak beridentitas; awanama
  4. antonim: kata yang berlawanan makna dengan kata lain, misal cepat merupakan antonim lambat
  5. eponim: kata atau nama yang dibentuk menurut nama orang, misal srikandi (nama istri Arjuna dalam kisah wayang) untuk menyebut atlet wanita
  6. heteronim: salah satu dari dua kata atau lebih yang dieja sama, tetapi bermakna atau berlafal lain, mis. bisa (heteronim makna) dan apel (heteronim lafal)
  7. hiponim: hubungan antara makna spesifik dan makna generik atau antara anggota taksonomi dan nama taksonomi, misal kucing, anjing, kambing disebut hiponim dari hewan
  8. homonim: kata yang sama lafal dan ejaannya, tetapi berbeda maknanya karena berasal dari sumber yang berlainan, misal hak pada hak asasi dan hak sepatu
  9. matronim: nama yang dimiliki orang berdasarkan nama ibunya, misal Kaunteya berarti anak laki-laki dari Kunti (dalam cerita Mahabharata)
  10. paronim: kata yang bentuknya sama dengan kata seasal dalam bahasa lain, misal mahal dalam bahasa Tagalog dan bahasa Indonesia
  11. pseudonim: nama yang digunakan seseorang, seperti penulis, pengarang untuk menyembunyikan identitas sebenarnya; nama samaran
  12. sinonim: bentuk bahasa yang maknanya mirip atau sama dengan bentuk bahasa lain, misal kualitas dan mutu
  13. teknonim: nama ayah atau ibu berdasarkan nama anaknya

Selain kata-kata yang sudah diserap “resmi” oleh KBBI tersebut, ada beberapa -onim lain dalam bahasa Inggris yang perlu ditambahkan ke dalam bahasa Indonesia. Berikut beberapa di antaranya:

  1. hiperonim (Ing: hyperonym): kata yang memiliki makna lebih generik dari kata lain; lawan dari hiponim, misal hewan adalah hiperonim dari kucing.
  2. holonim (Ing: holonym): kata yang menamai bagian yang besar yang disusun oleh kata lain sebagai bagian; lawan dari meronim, misal kepala adalah holonim dari mata dan hidung.
  3. meronim (Ing: meronym): kata yang menamai bagian dari sesuatu yang lebih besar; lawan dari holonim, misal mata dan hidung adalah meronim dari kepala.
  4. tautonim (Ing: tautonym): kata yang terdiri atas dua bagian identik, misal yoyo. Catatan: KBBI sudah mencantumkan kata tautonimi.
  5. toponim (Ing: toponym): nama tempat, misal Tanjungpriok dan Bandarlampung. Catatan: KBBI sudah mencantukan kata toponimi.

Daftar lebih lengkap kata bahasa Inggris berakhiran -onym dapat dilihat di Wikipedia, Nym Words, atau Onyms.

Telkom wants more revenue from digital business

BudiPutra.com - Tech blog Budi Putra

Telkom_indonesia_corporate_logoWith its money and infrastructure, Telkom should be able to do this, easily. Yes, easily!

Judging from the company’s previous and existing digital products’ perfomances, I think Telkom should try another approach instead: to find and hire outsiders to build their digital empire. And lets see how it goes.

Publicly listed telecommunications company PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) is stepping up efforts to expand its digital services in a bid to boost income.

Telkom acting president director Indra Utoyo said his firm aimed to maintain double-digit growth in its digital service business next year.

“We estimate that our digital service business will still grow by double-digits next year.

It will contribute 9 percent to our projected revenue total of Rp 100 trillion [US$8.2 billion] next year,” he said Tuesday after the launch of Jakarta Digital Valley, which is aimed at developing local Internet-based startup companies.

[Source: The Jakarta Post]

Menjadi Juri APICTA Lagi

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Dalam dua (atau tiga) hari ke depan saya bakalan disibukkan dengan tugas untuk menjadi juri di APICTA, Asia Pacific ICT Award. Acara ini merupakan lomba karya ICT di berbagai bidang untuk orang-orang di lingkungan Asia Pacific. Tahun lalu acara ini digelar di Brunei.

Ada beberapa kategori yang dilombakan dan dengan peserta yang bervariasi (ada dari pendidikan, penelitian, sampai ke startup). Lengkapnya saya tidak ingat. hi hi hi. Nanti sambil jalan saya perbaharui tulisan ini dengan daftarnya. Saya sendiri menjadi juri di dua bidang.

Nah, sekarang saya mau membaca manual untuk para juri dahulu. Iya, ada manualnya. hi hi hi.

Doakan agar acaranya lancar ya … jreng! Lho kok jreng?


Filed under: Teknologi Informasi Tagged: postaday2014, Teknologi Informasi

Menjajal Kemampuan Wine 1.7

ophay ophay

Lama sudah saya tidak mengikuti perkembangan aplikasi Wine. Sepintas tentang aplikasi Wine dapat dibaca disini.

Saat ini wine sudah mengeluarkan versi 1.7  (masih pengembangan) dan versi stabilnya 1.6.2. Saya lebih tertarik mencoba versi 1.7, walaupun statusnya masih dalam tahap development.

ophay in wine

Eksplorasi pertama dimulai dengan bernostlagia dengan pumatar musik winamp, saya coba memasang paketnya dari awal serta memainkan beberapa lagu, dan ternyata cukup menarik, tidak ada error log yang dihasilkan saat instalasi maupun masalah yang timbul saat memainkan lagu.

Eksplorasi berikut saya coba memasang paket game cadas “Ghost Recon 2001″ , awalnya saya ragu, karena beberapa tahun silam game tersebut belum stabil untuk dimainkan dari aplikasi wine. Namun ternyata keraguan saya ditepis ketika tampilan yang disajikan begitu sempurna, (seperti memainkan game secara Native). Tidak ada slow motion, tampilan yang blur ataupun membuat aplikasi yang dijalankan berhenti tiba-tiba alias hang.  Pokoknya Wine 1.7 keren dech…:)

Penyempurnaan dari wine, ternyata membuat Linux bisa lebih powerfull karena mampu mengemulasi file executable yang begitu terikat dengan dependency dapat berjalan mulus diatasnya.

Yang mau mencoba dapat langsung mengunduhnya disini

Bagi yang mau ngoprek program, berikut beberapa program yang sudah dapat diemulasikan oleh wine :

1..NET Framework 3.5
2..NET Framework 2.0
3.Visual Studio 2008 (9.0)
4.WinterMute Engine 1.7.x
5.Visual FoxPro 9
6.Unity 4.x
7.Visual Studio 2005 (8.0)
8..NET Framework 4.0
9..NET Framework 3.0

silahkan bereksplorasi….:)

 

 

 


Mantle dan FreeSync dari AMD Mengubah Segalanya

Blog Oom Yahya Oom Yahya

OK, melanjutkan cerita saya kemarin tentang teknologi terbaru yang diusung oleh AMD. Jika kemarin saya bercerita soal Carizzo, prosesor mobile AMD, kali ini saya akan bercerita soal Mantle dan FreeSync yang semakin memantapkan AMD sebagai prosesornya para gamer.

Mantle adalah Application Programming Interface (API) yang mampu meningkatkan performa dan kualitas visual khususnya untuk aplikasi game. Tentunya peningkatan performa ini juga harus diimbangi oleh monitor yang mumpumi, kalau gak ya percuma. (upss)

Karena itu perlu menggunakan monitor yang diperlengkapi dengan teknologi FreeSync.

Salah satu pihak yang sudah memanfaatkan teknologi Mantle adalah Capcom, pengembang game dari Jepang. Mantle secara signifikan meningkatkan performa engine Panta-Rhei yang dikembangkan oleh Capcom, padahal aslinya engine itu dikembangkan untuk platform konsol.

Perwakilan dari Capcom juga hadir untuk menyampaikan kesan-kesan mereka terhadap Mantle ini.

Untuk mengimbangi performa dahsyat dari Mantle ini, AMD mengembangkan teknology FreeSync untuk monitor dan monitor produksi massal pertama yang menggunakan teknologi tersebut adalah Samsung UD590 (23.6-inch dan 28-inch) dan UE850 (23.6-inch, 27-inch, dan 31.5-inch). Bahkan nantinya seluruh jajaran monitor UHD (Ultra High Definition) dari Samsung akan menggunakan teknologi FreeSync.

Dengan kombinasi Mantle-FreeSync tersebut, dijamin main game akan jauh lebih mengasyikkan karena gambar yang muncul gak bakal patah-patah.

AMD Mantle

Monitor-monitor tersebut bakal bisa dinikmati sekitar Maret 2015. Jadi bagi yang sudah mau beli monitor (dan PC) baru, mending ditahan dulu dah, 4 bulan gak lama kok. (upss)

Mematikan Centang Dua Biru di WhatsApp

Blog Oom Yahya Oom Yahya

Fasilitas baru di WhatsApp, yaitu centang dua biru, ternyata menimbulkan kegalauan bagi sebagian penggunanya. Banyak yang menganggap hal tersebut sebagai gangguan terhadap privacy. Pengembang WhatsApp ternyata tanggap dan di versi WhatsApp yang terbaru, yaitu mulai 2.11.44, fasilitas centang dua biru tersebut bisa dinonaktifkan.

Jadi dengan mematikan fasilitas tersebut, pengirim pesan tidak dapat melihat apakah Anda sudah membaca pesan atau belum tetapi juga berlaku sebaliknya, Anda tidak bisa melihat apakah pesan Anda sudah dibaca oleh orang yang Anda kirimi pesan. Fair jadinya.

Nah masalahnya, versi terkini WhatsApp di Google Play Store masih 2.11.352, versi yang belum bisa diatur fasilitas centang dua birunya. Trus gimana dong? Ya update manual saja. Caranya?

Gampang kok. Pastikan Android Anda bisa membuka paket instalasi dari sumber selain Google Play Store. Masuklah ke Settings > Security dan aktifkan opsi Unknown Source (Allow installation of apps from unknown sources). Jika ada peringatan dari Android, ketuk OK.

Sudah? Sekarang downloadlah file APK WhatsApp terbaru tersebut dari situs resminya, yaitu www.whatsapp.com/android. Buka alamat tersebut dengan browser ponsel Anda dan kemudian ketuk tombol Download Now.

Setelah berhasil di-download, ketuk file APK tersebut untuk melakukan instalasi. Anda tidak perlu menguninstal versi yang lama karena data yang ada di dalamnya akan hilang.

Setelah WhatsApp versi terbaru ini berhasil diinstal, lakukan langkah berikut:

  1. Jalankan WhatsApp
  2. Ketuk gambar tiga buah titik di kanan atas.
  3. Ketuk menu Settings.
  4. Masuklah ke Account > Privacy.
  5. Non-aktifkan opsi Read receipts

Naaaah, kini centang dua biru sudah tidak lagi menjadi masalah buat Anda.

Instalasi VM Windows pada Proxmox Menggunakan Virtio Driver Bagian 2

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Pada tutorial sebelumnya : Instalasi VM Windows pada Proxmox Menggunakan Virtio Driver, sudah dibahas mengenai persiapan dan setting awal VM Windows Server 2008 R2 64 bit yang diinstall diatas Proxmox VE versi 3.3. Tutorial kali ini akan berlanjut dengan proses instalasinya.

LANGKAH 3 : MENAMBAHKAN CD/DVD VIRTUAL VIRTIO DRIVER

Sebelum menjalankan VM, tambahkan 1 buah CD/DVD ROM, pilih iso dan set agar merujuk ke file iso virtio (virtio-win-0.1-81.iso) :

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-9

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-15

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-16

Posisi saat ini, ada 2 buah CD/DVD yang ada dalam VM, yaitu 1 DVD virtual untuk installer Windows 2008 R2 dan 1 DVD virtual berisi virtio driver.

LANGKAH 4 : INSTALASI WINDOWS VM

Pada tahap ini, langkahnya cukup mengikuti wizard sebagaimana proses instalasi Windows Server secara normal.

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-10

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-11 vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-12

Pilih model instalasi Custom/Advanced saat ditanyakan pilihan tipe instalasi

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-13

Saat melakukan deteksi hardware, kemungkinan besar Windows installer tidak mendeteksi adanya harddisk. Tidak apa-apa, karena kita perlu melakukan load driver virtio.

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-14

Pilih menu Load Driver, kemudian pilih Browse dan masuk ke folder ke folder CD/DVD ROM,  Win7, AMD64. Saat memilih folder, sesuaikan dengan versi Windows yang digunakan. Untuk Windows Server 2012 misalnya, pilih folder WIN8 karena Windows Server 2012 usia release-nya sama dengan Windows 8, minimal mereka berdua seumuran :-P

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-17

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-18

Pilih seluruh driver yang ada dengan cara menekan tombol SHIFT dan memilih driver yang tersedia, setelah beberapa saat, semestinya Windows installer bisa mendeteksi harddisk berbasis Virtio driver, termasuk network cardnya.

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-19 vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-20

Lanjutkan proses instalasi sebagaimana mestinya proses instalasi Windows Server dilakukan, hingga selesai.

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-21 vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-22

Jika sebelumnya pernah menggunakan VM berbasis Windows pada Proxmox versi awal, semestinya cukup appreciate pada perkembangan Proxmox saat ini karena VM Windowsnya berjalan secara responsif dan cepat. Ini berarti Proxmox lebih dari cukup dan sangat memadai untuk dijadikan sebagai host virtualization baik untuk VM berbasis Windows maupun VM berbasis Linux.

Iklan : Bagi rekan-rekan yang tertarik untuk mempelajari Proxmox, Excellent memiliki schedule training di bulan Desember 2014 : Training Mastering Proxmox VE (iSCSI/NFS/DRBD Cluster & High Availability), 13-14 Desember 2014 

Instalasi VM Windows pada Proxmox Menggunakan Virtio Driver Bagian 1

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Beberapa tahun yang lalu-saat masih memakai Proxmox versi 1.4-1.5-performa Windows VM diatas Proxmox rasanya tidak terlalu memuaskan. Performanya masih kalah dibandingkan dengan VirtualBox. Apalagi jika dibandingkan dengan VMware vSphere.

Masa dan tahun berlalu, kini performa VM Windows server diatas Proxmox VE lebih trengginas. Saya sempat kaget saat beberapa hari yang lalu memberikan special class training Proxmox dan melakukan simulasi Windows Server 2008 R2 64 bit, hasilnya responsif dan berjalan dengan cepat.

Bagi rekan-rekan yang hendak mencoba implementasi Windows Server/Desktop diatas Proxmox, berikut adalah beberapa tips yang bisa digunakan :

  1. Pilih Bus/device Virtio untuk Storage
  2. Pilih Virtio/Paravirtualized untuk Network Card
  3. Pilih Cache : Write Back
  4. Pilih Tipe Storage : Raw

Berikut adalah proses pembuatan VM berbasis Windows Server 2008 R2 diatas Proxmox, sengaja saya buatkan dalam bentuk screenshot agar mudah dipahami.

 LANGKAH 1 : PERSIAPAN

  1. Install 1 buah server Proxmox. Tutorial ini menggunakan Proxmox VE versi 3.3 yang diinstall diatas HP server Proliant ML-370 G5
  2. Installer Windows 2008 R2 64 bit, bisa berbentuk DVD atau bisa juga dalam bentuk ISO. Sesuaikan dengan lisensi yang dimiliki
  3. Driver virtio dalam bentuk .iso, bisa didownload dari sini : http://alt.fedoraproject.org/pub/alt/virtio-win/latest/images/. Tutorial ini menggunakan file iso driver virtio-win-0.1-81.iso yang bisa digunakan hingga Windows 8 atau Windows 2012 Server

LANGKAH 2 : PEMBUATAN VM

Buat 1 buah VM berbasis Windows 7/2008, set memory, socket/core dan harddisk sesuai dengan keinginan.

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-1vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-2

Untuk installer bisa menggunakan iso installer Windows Server 2008 atau bisa juga menggunakan DVD installer yang ditempatkan pada DVD ROM server Proxmox.

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-3

Jangan lupa pilih Bus/Device : VIRTIO dengan format RAW disk image untuk harddisk. Cache bisa pilih Writeback  atau bisa juga pilih default Proxmox (tanpa cache)

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-4vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-5vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-6

Pilih network card model VirtiO (paravirtualized) untuk network card. Contoh berikut menggunakan skema bridge network default.

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-7

Berikut adalah tampilan default VM saat pertama kali baru dibuat.

vavai-proxmox-simulasi-windows-2008r2-64-8

Tahap berikutnya kita akan menambahkan 1 buah CD/DVD ROM untuk dijadikan sebagai CD/DVD virtual yang memuat driver virtio. Tutorialnya akan berlanjut pada : Instalasi VM Windows pada Proxmox Menggunakan Virtio Driver Bagian 2

Iklan : Bagi rekan-rekan yang tertarik untuk mempelajari Proxmox, Excellent memiliki schedule training di bulan Desember 2014 : Training Mastering Proxmox VE (iSCSI/NFS/DRBD Cluster & High Availability), 13-14 Desember 2014 

Menentukan Upah Minimum

Wahyu Wijanarko Indonesia Wahyu Wijanarko

Dalam bulan ini, sebagian besar Pemerintah Daerah sudah mulai menetapkan besaran upah minimum bagi pekerja. Tentu saja hal ini akan menjadi sesuatu yang saling tarik menarik, yaitu antara pemberi kerja dan pekerja di perusahaan. Pekerja ingin memperoleh penghasilan maksimal, sedangkan pengusaha ingin menekan biaya pegawai. Dalam tulisan ini saya membatasi bahwa penentuan upah minimum itu adalah untuk pekerja/buruh yang memiliki kemampuan (skill) rendah, yaitu yang tidak memerlukan kemampuan atau pelatihan khusus untuk melakukan pekerjaan yang ditugaskan.

Di beberapa diskusi yang saya ikuti, rekan-rekan saya mengatakan bahwa persoalan ini akan dapat diselesaikan ketika persepsi bahwa tenaga kerja adalah cost diubah menjadi sebuah persepsi bahwa tenaga kerja adalah kapital. Istilah ini dalam bukunya Cohen (2005) disebut Human Capital. Semua aset dalam perusahaan, kecuali sumber daya manusia, bersifat pasif dan tidak dapat bergerak tanpa campur tangan manusia. Sumber daya pasif ini memerlukan manusia untuk dapat menghasilkan nilai. Kunci untuk menjaga keberlangsungan perusahaan agar dapat mencetak laba adalah produktivitas dari tenaga kerjanya, yaitu modal manusia (Wijanarko, 2013).

Pengeluaran untuk pengembangan sumber daya manusia merupakan salah satu hal yang sulit untuk dikapitalisasi (Damodaran, 2002: 590). Hal itu karena pengeluaran sumber daya manusia dapat tersebar ke dalam berbagai jenis laporan keuangan perusahaan dan untuk memisahkan pengeluaran dari gaji dan tunjangan karyawan adalah sesuatu yang sulit untuk dilakukan. Modal manusia bukan sekedar aset biasa, karena mengandung risiko kematian yang unik dan membawa potensi pada hilangnya pendapatan masa depan dan upah karena peristiwa kematian.

Kembali ke kasus upah minimum, misalnya persepsinya dipidah menjadi human capital, masih akan ada masalah yang mengikuti, yaitu pada proses valuasi dari human capital ini. Dalam dunia penilaian aset, cara untuk memperoleh nilai suatu benda apapun, baik yang berwujud maupun tidak berwujud ada 3, yaitu: pendekatan pasar, pendekatan pendapatan, dan pendekatan biaya.

Pendekatan pasar digunakan dengan membandingkan nilai transaksi yang terjadi di pasar untuk aset yang sejenis. Biasanya pendekatan pasar ini akan terkait dengan penawaran (supply) dan permintaan (demmand) di pasar. Mengenai tenaga kerja, apa yang saya lihat adalah permintaan tenaga kerja berkemampuan rendah jumlahnya adalah terbatas, sedangkan pencari kerja melimpah. Dalam hal ini pengusaha yang memerlukan pekerja berkemampuan rendah berada pada posisi tawar yang lebih tinggi. Boleh dikatakan, dalam benak pengusaha adalah “jika tidak mau dengan gaji segitu ya kita cari orang lain”, karena persediaan di pasar tenaga kerja masih banyak. Untung saja pekerja ini dilindungi dengan upah minimum oleh Pemerintah.

Pendekatan pendapatan biasanya digunakan untuk menilai sebuah perusahaan. Namun, dalam dunia tenaga kerja, pengusaha bisa menilai dengan memperkirakan pendapatan yang sudah atau akan diperoleh jika mengambil seorang karyawan untuk bekerja di perusahaannya.

Pendekatan biaya dalam human capital digunakan untuk menilai karyawan berdasarkan biaya yang diperlukan sampai karyawan yang dimaksud bisa bekerja sesuai dengan skill yang diharapkan. Misalnya biaya transfer/pembelian pemain (dalam perusahaan/klub olah raga), biaya pelatihan, dan biaya lain yang dikeluarkan untuk dapat memperoleh karyawan tersebut untuk siap bekerja. Pendekatan biaya juga termasuk menghitung besaran uang yang diperlukan untuk mempertahankan karyawan tersebut. Nah, mengenai persepsi cost diubah menjadi capital ini akan menjadi infinite loop di sini, karena ternyata salah satu metode untuk menilai human capital adalah dengan pendekatan biaya.

Kesimpulan saya, permasalahan upah minimum ini akan selesai ketika jumlah permintaan melebihi jumlah penawaran tenaga kerja. Perusahaan akan mempertahankan staf dengan memberi gaji yang bagus agar tidak berpindah, sedangkan karyawan akan memiliki ‘harga diri’ untuk berani berkata, “Saya resign dan pindah dari sini karena gaji di sini menurut saya terlalu kecil!” Dan di dunia pekerja dengan keterampilan rendah, hal ini belum akan terjadi, karena penawaran tenaga kerja terus melimpah. Itu saja yang dari dalam negeri, belum buruh dari luar negeri yang ingin bekerja di Indonesia.

Nah, apakah para pekerja yang sekarang ini berdemo di jalan meminta kenaikan upah minimum itu akan berani berkata seperti itu? Tentu saja bisa, asalkan mau meningkatkan skill, dengan melihat peluang pada bidang-bidang tertentu yang permintaan tenaga kerjanya masih cukup tinggi, sehingga dengan permintaan tinggi, ‘harga jual’ diri kita akan tinggi.

Selamat berjuang!

Referensi:

  • Cohen, J.A. 2005. Intangible Assets: Valuation and Economic Benefit. Willey Finance, USA.
  • Damodaran, Aswath. 2002. Investment Valuation: Tools and Techniques for Determining the Value of Any Asset. John Willey & Sons Inc., New York.
  • Wijanarko, W. 2013. Analisis Perlindungan Aset Tidak Berwujud pada Perusahaan Rintisan di Bidang Teknologi Informasi di Indonesia. MEP UGM.

Masalah Pengiriman Email pada OwnCloud

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Salah satu virtual server OwnCloud yang digunakan oleh Excellent mengalami kendala saat mengirimkan email notifikasi, misalnya notifikasi untuk informasi share dokumen. Saat dicheck via Apache status, hasilnya adalah sebagai berikut :

owncloud-logo

cloud:~ # service apache2 status
apache2.service – The Apache Webserver
Loaded: loaded (/usr/lib/systemd/system/apache2.service; enabled)
Active: active (running) since Fri 2014-11-21 11:48:57 WIB; 12h ago
Main PID: 844 (httpd2-prefork)
Status: “Total requests: 0; Current requests/sec: 0; Current traffic: 0 B/sec”
CGroup: /system.slice/apache2.service
|- 844 /usr/sbin/httpd2-prefork -f /etc/apache2/httpd.conf -D SYSTEMD -DFOREGROUND -k start
|- 4183 /usr/sbin/httpd2-prefork -f /etc/apache2/httpd.conf -D SYSTEMD -DFOREGROUND -k start
|- 4197 /usr/sbin/httpd2-prefork -f /etc/apache2/httpd.conf -D SYSTEMD -DFOREGROUND -k start
|- 4212 /usr/sbin/httpd2-prefork -f /etc/apache2/httpd.conf -D SYSTEMD -DFOREGROUND -k start
|- 4248 /usr/sbin/httpd2-prefork -f /etc/apache2/httpd.conf -D SYSTEMD -DFOREGROUND -k start
|- 5203 /usr/sbin/httpd2-prefork -f /etc/apache2/httpd.conf -D SYSTEMD -DFOREGROUND -k start
|- 5820 /usr/sbin/httpd2-prefork -f /etc/apache2/httpd.conf -D SYSTEMD -DFOREGROUND -k start
|- 6610 /usr/sbin/httpd2-prefork -f /etc/apache2/httpd.conf -D SYSTEMD -DFOREGROUND -k start
|- 6812 /usr/sbin/httpd2-prefork -f /etc/apache2/httpd.conf -D SYSTEMD -DFOREGROUND -k start
|-11161 /usr/sbin/httpd2-prefork -f /etc/apache2/httpd.conf -D SYSTEMD -DFOREGROUND -k start
|-11162 /usr/sbin/httpd2-prefork -f /etc/apache2/httpd.conf -D SYSTEMD -DFOREGROUND -k start
|-11194 /usr/sbin/sendmail -t -i -oi [email protected] -t
`-11195 /usr/sbin/postdrop -r

Nov 21 23:51:06 cloud postfix/postdrop[11195]: warning: mail_queue_enter: create file maildrop/846358.11195: Permission denied
Nov 21 23:51:16 cloud postfix/postdrop[11195]: warning: mail_queue_enter: create file maildrop/846622.11195: Permission denied
Nov 21 23:51:26 cloud postfix/postdrop[11195]: warning: mail_queue_enter: create file maildrop/846870.11195: Permission denied
Nov 21 23:51:36 cloud postfix/postdrop[11195]: warning: mail_queue_enter: create file maildrop/847103.11195: Permission denied
Nov 21 23:51:46 cloud postfix/postdrop[11195]: warning: mail_queue_enter: create file maildrop/847342.11195: Permission denied
Nov 21 23:51:56 cloud postfix/postdrop[11195]: warning: mail_queue_enter: create file maildrop/847590.11195: Permission denied
Nov 21 23:52:06 cloud postfix/postdrop[11195]: warning: mail_queue_enter: create file maildrop/847835.11195: Permission denied
Nov 21 23:52:16 cloud postfix/postdrop[11195]: warning: mail_queue_enter: create file maildrop/848106.11195: Permission denied
Nov 21 23:52:26 cloud postfix/postdrop[11195]: warning: mail_queue_enter: create file maildrop/848396.11195: Permission denied
Nov 21 23:52:36 cloud postfix/postdrop[11195]: warning: mail_queue_enter: create file maildrop/848672.11195: Permission denied

Hal ini terjadi karena hak akses postdrop dan postqueue dari engine Postfix tidak memiliki hak akses sebagaimana mestinya. Jika dicheck dengan perintah :

postfix check

Hasilnya adalah :

cloud:~ # postfix check
postfix/postfix-script: warning: not owned by group maildrop: /usr/sbin/postqueue
postfix/postfix-script: warning: not owned by group maildrop: /usr/sbin/postdrop
postfix/postfix-script: warning: not set-gid or not owner+group+world executable: /usr/sbin/postqueue
postfix/postfix-script: warning: not set-gid or not owner+group+world executable: /usr/sbin/postdrop

Untuk mengatasi hal ini, lakukan perintah berikut (jangan lupa sesuaikan posisi path folder masing-masing) :

chgrp maildrop /usr/sbin/postqueue
chgrp maildrop /usr/sbin/postdrop
chmod g+s /usr/sbin/postqueue
chmod g+s /usr/sbin/postdrop
systemctl start postfix
postfix check
service apache2 restart
service apache2 status

Setelah dilakukan penyesuaian folder dan hak akses, email bisa lancar dikirimkan dan notifikasi masuk inbox email dengan baik.

Prosesor Masa Depan AMD

Blog Oom Yahya Oom Yahya

Sudah pada tahu khan ya kalo kemarin saya ke Singapore menghadiri acara AMD yang bertajuk Future of Compute. (upss) Sekaligus ini permohonan maaf saya kalau saya belum menanggapi komentar-komentar di blog ini.

Dalam acara ini AMD mempresentasikan inovasi mereka yang diyakini akan mengubah proses komputer di masa depan. Ada banyak hal yang mereka presentasikan, sebagian kecil sudah bisa dibaca melalui live blogging saya di tulisan sebelumnya.

Nah, salah satu yang mereka telurkan adalah prosesor yang bakal menjadi trend di masa yang akan datang, yaitu APU (Accelerated Processing Unit) generasi terbaru mereka, Carrizo.

Seperti apa Carrizo itu?

Carrizo adalah system-on-chip (SOC) berperforma tinggi dan merupakan bagian dari keluarga AMD Mobile APU di tahun 2015. Carrizo memiliki adik yang relatif lebih rendah performanya (supaya lebih “umum”) dan diberi nama Carrizo-L.

Yang menarik, perhatikan kata “Mobile” yang muncul di sana. Ya, meski rada telat, akhirnya AMD nyebur juga ke kategori ini.

Di event ini, ada juga pembicara yang berasal Microsoft dan Samsung, serta hadir pula beberapa petinggi Acer dan Asus. Jadi sepertinya bisa diduga bahwa ke depan bakal hadir ponsel atau tablet dari berbagai pabrikan yang bermesinkan AMD.

Sepertinya bakal klop. Klop gimana? Ponsel atau tablet bagi sebagian penggunanya adalah alat untuk bermain game, padahal AMD selama ini dikenal sebagai produsen prosesor yang digemari oleh gamer. Apalagi Carizzo bakal mendukung Microsoft® DirectX 12, OpenCL® 2.0, AMD’s Mantle, AMD Freesync, dan bakal mendukung juga Windows 10.

Apalagi prosesor baru AMD ini bakal lebih hemat energi. Sejak 2008, AMD mampu menekan konsumsi energi hingga 10 kali lipat. Pasti josss kalo dipakai di gadget. Main game terus tapi baterai gak habis-habis.

Nah, sepertinya itu dulu yang bisa saya ceritakan. Maklum sudah capek. Besok lanjut lagi ya.

Tips Mengirim Email agar tidak Masuk Junk/Spam

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Berikut adalah beberapa tips bagi rekan-rekan yang ingin berkomunikasi via email, baik untuk melamar pekerjaan, korespondensi resmi ataupun sebagai bagian dari syarat suatu pendaftaran. Tips ini saya sarikan dari pengalaman menangani email server, termasuk mengamati banyaknya email false positive, yaitu email normal yang ditag sebagai spam oleh anti spam appliance karena satu atau lain hal.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain :

  1. Baca petunjuk cara mengirim email yang diminta. Perhatikan penulisan subject, isi email maupun batasan maksimum jumlah attachment. Jika attachment dibatasi hanya 1 MB misalnya, umumnya email diatas kapasitas tersebut akan otomatis direject. Ingat, perusahaan/lembaga menerima banyak sekali lamaran, jangan sampai lamaran sudah terkena blacklist padahal belum dibaca sama sekali
  2. Sebaiknya Menulis Subject dalam Pola Title Case : Misalnya “Lamaran Pekerjaan Staff IT : Muhammad Rivai Andargini”. Jangan menulis CAPS LOCK alias HURUF KAPITAL semua karena anti spam biasanya memberikan penalti beberapa score point untuk penggunaan huruf kapital
  3. email-logo (1)Gunakan alamat email yang baik dan jangan menggunakan nama yang “nyeleneh”. Meski mungkin ingin menunjukkan jati diri, belum tentu pihak penerima memahami maksud si pengirim, apalagi jika digunakan untuk email komunikasi resmi. Contoh alamat email nyeleneh misalnya : nita_cantique, An4k_4l4y :-)
  4. Selalu isi subject email. Email tanpa subject biasanya terkena blacklist atau dipenalti sebagai spam
  5. Selalu isi body email, minimal kalimat sopan pengantar isi email. Email tanpa body akan menerima beberapa point pemberatan dan dicurigai sebagai spam
  6. Hindari menggunakan attachment dalam format aneh seperti .exe, .scr, .pps dan lain-lain karena biasanya ditumpangi virus. Mail server yang baik otomatis akan memblokir/mereject email dengan attachment tersebut
  7. Hindari menggunakan attachment gambar dalam format .bmp. Ukurannya besar sekali (rata-rata 3 MB). Sebaiknya gunakan .jpg atau .png
  8. Jika menggunakan email yang disediakan gratis oleh penyedia layanan (misalnya Gmail, Hotmail dan Yahoo), sebaiknya gunakan Gmail. Tidak ada statistik valid sih, tapi biasanya koneksi dari dan ke mail server gmail relatif lebih lancar (note, ini rekomendasi pribadi, silakan diabaikan jika merasa kurang sreg, jangan sampai saya dimusuhi oleh Yahoo atau Hotmail gara-gara menulis tips ini :-D)
  9. Jika memungkinkan, gunakan format email Plain Text. artinya tidak ada embel-embel format HTML seperti warna-warni, bold, italic, underline dll. Memang sih format email HTML lebih menarik, namun success rate kiriman lebih rendah daripada format plain text karena sebagian anti spam biasanya memberikan score penalti jika menggunakan format HTML
  10. Hindari attachment dalam format yang tidak umum, apalagi jika dipassword pula . Sebagian anti spam memblock email zip/rar/pdf berpassword. Format PDF sudah cukup standard, tampilan tidak berubah, namun sebaiknya jangan dipassword. Kita kan bukan hendak kirim slip tagihan kartu kredit kita ke perusahaan tempat kita melamar.

Sebagai penutup, tips ini sekedar saran, silakan diikuti dan silakan pula diabaikan, gunakan preferensi pribadi. Saya menulis tips ini karena sejak beberapa hari yang lalu memperhatikan pola pengenalan spam dari beberapa anti spam dan melihat score masing-masing email yang masuk. Siapa tahu bermanfaat.

Akhir Dari Sebuah Pencarian

Enda Nasution's Quiclinks enda

Ada dua bentuk perjalanan biasanya, sebuah pelarian atau sebuah pencarian. Kita melakukan perjalanan untuk lari dari sesuatu, atau kita melakukan perjalanan untuk mencari sesuatu. Kita lari dari kesibukan untuk mencari sesuatu, sebuah perasaan yang hilang, atau sebuah suasana yang jarang kita dapatkan lagi. Di Episode 4 dari Online Drama persembahan Chevrolet Spin Activ ini, yang […] The post Akhir Dari Sebuah Pencarian appeared first on Enda Nasution's Weblog.

[[ This is a content summary only. Visit my website for full links, other content, and more! ]]

Update Firmware pada Server HP/Compaq Proliant-Bagian 2

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Setelah proses mendapatkan iso firmware dan HP Service Pack for Proliant (SSP), saya siap melakukan proses update firmware. Untuk melakukan update firmware ini, saya melakukannya 2x. Yang pertama menggunakan DVD yang berisi hasil burning file firmware-10.10-0.iso. Berikut adalah langkah-langkahnya :

  1. Hidupkan server dengan posisi boot via CD/DVD ROM
  2. Karena tidak mau repot, saat pilihan pertama, saya pilih automatic (bertolak belakang dengan tampilan screenshot dibawah ini :-D) :
    vavai-update-firmware1
  3. Tunggu hingga update firmware selesai dijalankan. Prosesnya butuh waktu sekitar 5-15 menit
  4. Setelah selesai, restart server dan jangan lupa keluarkan DVD firmware yang sebelumnya dimasukkan

Setelah update firmware tahap 1, saya melakukan update ulang menggunakan DVD Service Pack for Proliant (SSP) versi 2014.06.0. Kali ini saya berusaha menjadi SysAdmin sejati dengan memilih menu interactive :-D. Berikut adalah beberapa screenshot yang saya ambil siapa tahu bisa membantu sebagai gambaran prosesnya. Mohon maaf kalau foto-nya agak miring karena tangan saya kesemutan (ahlesyan :-P)

vavai-update-firmware2

vavai-update-firmware3

vavai-update-firmware4

vavai-update-firmware5

Setelah proses update, saya melakukan restart server dan menggunakan CD/DVD HP Start Smart untuk melakukan konfigurasi RAID storage. Berikut adalah prosesnya :

20141116_091211

Setelah booting dan masuk ke menu, pilih menu Maintenance

20141116_091413

Pada pilihan berikutnya, pilih menu HP Array Configuration and Diagnostics

20141116_091446

Pada pilihan Select an available device, pilih RAID Controller yang tersedia

20141116_091509Pada menu Available Tasks, pilih menu Controller settings, Arracy Accelerator Settings dan Physical Driver Write Cache Settings, kemudian aktifkan write cache ratio dan nobatterywritecache pada masing-masing pilihan yang tersedia. Lihat screenshot berikut untuk gambar lebih jelas.

20141116_091541

20141116_091550

20141116_091603

20141116_091614

Sebagai tambahan informasi, pilihan nobatterywritecache bisa diaktifkan, namun HP akan memperingatkan bahwa jika tiba-tiba power off, data yang sedang diproses bisa jadi akan hilang karena tidak disimpan sementara di battery backup. Artinya, jika pilihan ini dijalankan, pastikan server dilindungi oleh UPS dari kemungkinan mati listrik mendadak.

Contoh diatas saya menggunakan skema RAID-0. Ini hanya ilustrasi, rekomendasinya adalah menggunakan RAID 1+0 untuk production server, terutama untuk data yang sifatnya penting.

Berikut adalah hasil test kecepatan setelah proses update firmware, dengan menggunakan perintah yang ada di artikel ini : Tips Mengecek Kecepatan dan Performa Baca-Tulis Harddisk

vavai-hp-proliant-write-performance

Update Firmware pada Server HP/Compaq Proliant-Bagian 1

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Salah satu masalah utama pada 2 unit server HP Proliant ML 370 G5 yang tiba di markas Excellent beberapa waktu yang lalu adalah lambatnya akses write pada harddisk yang menggunakan RAID Controller P400. Masya kecepatan write hanya 4 MB/s??

Saya sudah coba menggunakan beberapa kombinasi baik RAID 1+0, RAID 5, RAID 1 bahkan RAID 0, hasilnya tetap poor performance. Saat mengeceknya menggunakan HP Smart Start maupun HP ACUCLI, diketahui bahwa kombinasi cache ratio = 100% read, 0% write, pantas saja kemampuan write-nya ngeselin :-P.

Saat saya coba aktifkan pilihan nobatterywritecache dan mengubah pilihan cache ratio via hpacucli dengan perintah :

controller slot=1 modify nobatterywritecache=enable
ctrl slot=1 modify cacheratio=25/75

Pesan errornya adalah bahwa perintah kedua tidak bisa diterapkan. Baca-baca literatur lebih detail, untuk meningkatkan kecepatan write, rekomendasinya adalah menambahkan BBWC alias Battery Backup Write Cache, yang sialnya tidak include didalam server yang saya beli ini.

logo

Saya sudah hendak menyerah dan berniat membeli BBWC di Ebay atau Amazon namun sempat terpikir, kenapa tidak mencoba update firmware, siapa tahu bisa jadi clue untuk perbaikan performa. Akhirnya saya coba download HP Service Pack for Proliant (SSP). Saat tulisan ini saya buat dan saat saya lagi oprek server tersebut, versi SSP terbaru adalah 2014.09.0, yang sialnya, sudah tidak lagi support HP server Proliant G5. Saya coba cari di archive SSP, versi terakhir yang support Server Proliant G5 adalah SSP versi 2014.06.0. Okelah, saya akan coba download file iso ini yang berukuran sekitar 3.5 GB.

Masalah berikutnya muncul. Untuk download SSP, HP meminta syarat adanya garansi/support yang masih berlaku. Lha ini server lama, sudah tidak ada garansi support lagi. Akhirnya saya coba cari di Google dan mendapatkannya. Untuk mendapatkannyapun mesti berjuang, saya mesti mendownloadnya via server cloud Excellent yang ada di Singapore karena download langsung dari markas Excellent lambat sekali.

hp-ml-370-g5

SSP sudah didapatkan, saat dijalankan ternyata tidak berjalan secara normal, dalam arti tidak mau melakukan update firmware. Saya sempat membaca dari beberapa referensi, ternyata saya mesti melakukan update dulu menggunakan file ISO lainnya, nama file iso-nya : firmware-10.10-0.iso. File ini saya dapatkan dari browsing di Google dan saya download via server cloud Excellent yang ada di Singapore kemudian baru saya download via server Jakarta dan Bekasi.

Setelah kedua file ISO tersebut saya dapatkan, saya burning ke DVD dan saya siap melakukan update firmware. Perjalanan yang panjang hanya untuk update firmware, tapi saya no retreat no surrender ;-). Seperti moto openSUSE : Have a lot of fun :-D

Tulisan ini akan berlanjut ke bagian kedua, karena saya butuh mengumpulkan screenshot :-)

Bagian kedua tulisan ini bisa dibaca disini : Update Firmware pada Server HP/Compaq Proliant-Bagian 2

Mengecek Kondisi Bandwidth dan Kualitas Network dengan Iperf

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Iperf adalah alat untuk mengukur bandwidth dan kualitas link jaringan, tersedia pada sistem Linux, berukuran kecil dan dapat diinstall dengan mudah. Pada openSUSE atau SLES, perintahnya adalah :

zypper in iperf

Pada distro Debian atau Ubuntu perintah zypper in bisa diganti menjadi apt-get install menjadi :

apt-get install iperf

Sedangkan pada distro Red Hat, CentOS, Fedora dan turunan Red Hat lainnya, iperf bisa diinstall dengan perintah yum :

yum install  iperf

contoh-koneksi-network

 

Jika saya ingin mengecek kualitas koneksi dan bandwidth antara 2 buah komputer, misalnya antara server IP 192.168.2.22 dengan klien IP 192.168.2.21, maka saya melakukan instalasi dikedua komputer dan  menjalankan perintah berikut melalui terminal/konsole di server :

iperf -s

Kemudian disisi klien menjalankan perintah untuk koneksi :

iperf -c 192.168.2.22

Setelah itu, coba test melakukan penyalinan data antara server dengan klien, misalnya data sebesar 1-2 GB, maka iperf window akan menampilkan rata-rata bandwidth diantara kedua komputer seperti screenshot berikut ini :

vavai-iperf1

vavai-iperf2

Kedua screenshot diatas menampilkan koneksi diantara 2 buah server virtualization berbasis Proxmox yang masing-masing memiliki 2 buah network card. Network card pertama digunakan untuk manajemen sedangkan network card kedua terhubung dengan switch gigabit untuk keperluan storage.

Selain digunakan untuk hal sederhana seperti diatas, Iperf juga memiliki beberapa parameter yang bermanfaat untuk digunakan, salah satu contohnya ada pada panduan di artikel ini : iperf: a simple but powerful tool for troubleshooting networks. Iperf juga bisa dikombinasikan dengan aplikasi jperf berbasis Java untuk menampilkan kondisi bandwidth secara visual.

VMware VIB : Menambahkan, Menampilkan Daftar & Menghapus File Driver Tambahan

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Saya punya 1 project pribadi yang sudah lama menjadi agenda utama ngoprek, yaitu meggunakan Infiniband Card untuk koneksi antar host di VMware vSphere. Infiniband ini semacam network card, namun punya kecepatan rata-rata yang lebih tinggi. Minimal kecepatannya adalah 10 GB/s. Versi terbaru (Gen 4) malah punya kecepatan 100 GB/s. Wow, keren sekali kan :-)

Yap, memang keren, karena harganya pun keren. Beberapa bulan yang lalu saya sempat membeli 3 buah Infiniband card di ebay.  Infiniband ini memiliki kecepatan rendah, yaitu 10 GB/s . Meski rendah, cukuplah untuk testing home lab di markas Excellent DJ.

Karena driver default dari vSphere tidak mengenali Infiniband card ini, saya perlu memasukkan drivernya agar bisa dikenali. Terkait hal ini, saya bertemu dengan konsep VIB dan penggunaannya di vSphere. Sebenarnya sih pernah ketemu juga sewaktu awal-awal belajar vSphere, yaitu saat menggunakan vSphere Customizer untuk memodifikasi file ISO installer vSphere agar turut memasukkan driver yang diinginkan.

vavai infiniband card

VIB pada dasarnya adalah package untuk ESXi/vSphere engine. Istilah VMware, A VIB is an ESXi software package. VMware and its partners package solutions, drivers, CIM providers, and applications that extend the ESXi platform as VIBs. VIBs are available in software depots. You can use VIBs to create and customize ISO images or to upgrade ESXi hosts by installing VIBs asynchronously onto the hosts.

Ada 4 level tipe VIB yang bisa diterima oleh vSphere/Acceptance Level, yaitu VMware Certified, VMware Accepted, Partner Supported dan Community Supported

VMwareCertified
The VMwareCertified acceptance level has the most stringent requirements. VIBs with this level go through thorough testing fully equivalent to VMware in-house Quality Assurance testing for the same technology. Today, only IOVP drivers are published at this level. VMware takes support calls for VIBs with this acceptance level.

VMwareAccepted
VIBs with this acceptance level go through verification testing, but the tests do not fully test every function of the software. The partner runs the tests and VMware verifies the result. Today, CIM providers and PSA plugins are among the VIBs published at this level. VMware directs support calls for VIBs with this acceptance level to the partner’s support organization.

PartnerSupported
VIBs with the PartnerSupported acceptance level are published by a partner that VMware trusts. The partner performs all testing. VMware does not verify the results. This level is used for a new or nonmainstream technology that partners want to enable for VMware systems. Today, driver VIB technologies such as Infiniband, ATAoE, and SSD are at this level with nonstandard hardware drivers. VMware directs support calls for VIBs with this acceptance level to the partner’s support organization.

CommunitySupported
The Community Supported acceptance level is for VIBs created by individuals or companies outside of VMware partner programs. VIBs at this level have not gone through any VMware-approved testing program and are not supported by VMware Technical Support or by a VMware partner.

Agar bisa menginstall driver tambahan dari komunitas, kita perlu mengaktifkan akses SSH dan ESXi CLI melalui vSphere Client | Configuration | Security Profile dan kemudian menurunkan “Acceptance Level” ke Community Supported dengan perintah melalui SSH/Putty :

esxcli software acceptance set --level=CommunitySupported

Untuk menambahkan sebuah driver, misalnya driver Mellanox untuk Infiniband card, salin file driver yang diinginkan (bisa berbentuk .vib atau .zip) kemudian jalankan perintah sebagai berikut :

esxcli software vib install -d /tmp/mlx4_en-mlnx-1.6.1.2-offline_bundle-471530.zip --no-sig-check

Hasilnya :

Installation Result
Message: The update completed successfully, but the system needs to be rebooted for the changes to be effective.
Reboot Required: true
VIBs Installed: Mellanox_bootbank_net-mlx4-en_1.6.1.2-1OEM.500.0.0.406165
VIBs Removed:
VIBs Skipped:

Untuk menampilkan daftar driver termasuk driver yang baru saja kita install, perintahnya adalah :

esxcli  software vib list

Hasilnya adalah daftar VIB driver seperti contoh berikut ini :

vavai-list-vib

Untuk menghapus driver yang pernah diinstall, jalankan perintah remove dengan mengacu pada nama driver yang diinginkan. Misalnya untuk menghapus driver tools-mlnx-mft, perintahnya adalah :

esxcli software vib remove -n=tools-mlnx-mft

Meski terlihat mesti “ngoprek”, perintah-perintah terhadap VIB tidak terlalu sulit untuk dipelajari dan bermanfaat jika suatu waktu ada network card atau storage yang tidak dikenali secara langsung oleh VMware vSphere.

Debian 7 Wheezy, HP Proliant ML 370 G5 & Broadcom NetXtreme II/bnx2 driver

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Akhir pekan ini saya stand by di markas Excellent, selain untuk memulihkan kesehatan karena “my body is not delicious” :-), saya juga ingin test install Proxmox VE diatas HP Proliant ML 370 G5 (jangan bosan mendengarnya, karena kebetulan saya cuma punya server ini, hehehe…).

Instalasi Proxmox yang saya ingin coba adalah instalasi via Debian 7 Wheezy. Instalasi Proxmox 3.3 via Proxmox Installer berjalan dengan normal, sukses mengenali network card maupun RAID Controller, namun instalasi menggunakan Debian baik via netinstall ISO maupun via DVD gagal karena tidak mengenali driver Broadcom.

Saya sempat heran, saat dulu masih Debian 6 “Squezee”, saya juga sempat gagal install karena hal yang sama. Saya pikir kebangetan banget sih si Debian, nggak ada update driver di versi berikutnya. Ternyata driver Broadcom itu tidak dikenali bukan karena Debian nggak update melainkan karena by design memang sengaja tidak dimasukkan oleh Debian karena bukan aplikasi free. Tidak disertakan pada CD maupun DVD karena tidak secara default fit dengan lisensi open source yang digunakan oleh Debian.

Debian-logo

Meski demikian, kita bisa tetap melakukan instalasi driver tersebut. Dari semua cara, yang paling mudah adalah dengan menggunakan bantuan aplikasi Unetbootin dan menggunakan USB sebagai Debian Live Installer. Cara ini bisa diterapkan baik untuk Debian NetInstall ISO maupun Debian CD/DVD Installer.

Caranya adalah sebagai berikut :

  1. Siapkan file ISO Netinstall, CD atau DVD Debian 7
  2. Siapkan USB flash disk, sesuaikan kapasitasnya dengan ukuran file ISO yang digunakan
  3. Download file driver Broadcom network card untuk Debian 7http://packages.debian.org/wheezy/all/firmware-bnx2/download
  4. http://packages.debian.org/wheezy/all/firmware-bnx2x/download
  5. Download aplikasi Unetbootin disini : http://unetbootin.sourceforge.net/. Unetbootin tersedia baik untuk Windows, Linux maupun Mac
  6. Jadikan USB flashdisk sebagai USB live installer menggunakan Unetbootin :vavai-debian-unetbootin
  7. Setelah selesai, masukkan file driver (.deb) yang sudah didownload ke dalam folder firmware dari USB. Tidak usah diekstrak karena installer Debian bisa secara otomatis mendeteksinya
  8. Install server dengan menggunakan USB live installer, semestinya tidak ada komplain mengenai driver network card Broadcom dan installer berjalan dengan normal hingga selesai.

Jika menggunakan CD/DVD installer, prosesnya agak sedikit lebih rumit, karena file driver harus dimasukkan kedalam file iso sebelum diburning. Untuk melakukannya bisa menggunakan beberapa tools modifikasi ISO yang tersedia.

Samsung to launch a new mobile video service

BudiPutra.com - Tech blog Budi Putra

samsung_phone_by_gizmodoLooks like Samsung is trying to be a media company, too — just like jumping into the crowded bandwagon.

The South Korean company is rebooting its mobile video strategy with “tens of millions of dollars” investment, the Information reports.

The idea is to create a short-form video as a new mobile service. Think Netflix, but lower-budget and probably without Kevin Spacey,” wrote Gizmodo. According to CNET, as a comparison, Netflix’s original content budget is roughly $350 million.

Samsung has ditched its Video Hub last year, because of conflicts with Google’s Play Store, but it apparently hasn’t given up. This move is Samsung’s another attempt in finding a way to deliver consumer media services.

Konfigurasi Waktu Deferred Email/Queue Life Time pada Zimbra 8.51

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Zimbra 8.5 merupakan update “setengah” major dari aplikasi Zimbra Collaboration Suite. Saya menyebutnya update setengah major karena dari sisi versi merupakan bagian dari update minor Zimbra versi 8.x.x namun perubahan yang terjadi cukup frontal karena disiapkan sebagai intermediate update sebelum rilis Zimbra versi 9.

Salah satu yang berubah frontal adalah setting/modifikasi terhadap konfigurasi Postfix sebagai engine mail server Zimbra. Sebagian besar perintah yang awalnya bisa menggunakan postconf nama parameter atau menggunakan perintah postconf postfix_nama_parameter berubah menjadi prefix Zimbra.

Salah satu masalah yang terjadi adalah saat saya hendak mengurangi waktu queue.

Secara default, parameter queue lifetime pada sistem Zimbra mail server adalah 5 hari. Ini berarti jika ada email yang gagal terkirim (misalnya over quota, salah tulis alamat email, masalah disisi tujuan), email akan tetap dipertahankan oleh Zimbra didalam queue selama  5 hari. Jika selama 5 hari masih gagal dikirim, email akan dikembalikan ke pengirim dengan pesan “Mailer Daemon”

Feature ini bermanfaat jika masalah ada disisi server tujuan, agar jangan sampai email langsung bounce jika server tujuan mengalami gangguan sesaat. Lebih bijak jika server berusaha mengirimkannya beberapa kali sebelum akhirnya menyatakan menyerah :-)

logo-zimbra

Meski demikian, pemberitahuan gagal kirim yang terjadi setelah 5 hari berselang dianggap terlalu lambat oleh sebagian SysAdmin. Jika merasakan hal yang sama, kita bisa mengubah parameter queue life time pada Zimbra agar proses mailer daemon bisa lebih cepat meresponnya.

Contoh, default postfix untuk perintah Queue Life Time adalah :

postconf bounce_queue_lifetime

Panduan settingnya bisa dibaca disini : Tips Zimbra : Konfigurasi Waktu Deferred Email (Queue Life Time/Mailer Daemon)

Sedangkan pada Zimbra 8.x (sebelum Zimbra 8.5), perintah untuk menggantinya adalah dengan perintah :

zmlocalconfig -e bounce_queue_lifetime

yang akan mengubah parameterpostfix_bounce_queue_lifetime.

Pada Zimbra 8.5, hal diatas berubah lagi karena konfigurasi Postfix sekarang dimasukkan ke  LDAP. Untuk mengurangi waktu bounce time sehingga email yang gagal kirim bisa langsung mailer daemon undelivered ke pihak pengirim-misalnya usia antrian maksimal 1 jam dan jika belum terkirim akan muncul pesan undelivered, perintahnya adalah sebagai berikut :


zmprov ms mail.excellent.co.id zimbraMtaBounceQueueLifetime 1h

Sedangkan untuk mengecek isi konfigurasi apakah sudah benar atau belum, bisa menggunakan perintah zmprov gs :


zmprov gs mail.excellent.co.id zimbraMtaBounceQueueLifetime

Jika ada yang curious mengapa sih ada perubahan-perubahan perintah yang bisa jadi membingungkan Admin yang menggunakan versi sebelumnya, kemungkinan besar hal ini karena Zimbra mengkonsolidasikan setting agar lebih mudah dikonfigurasi. Semua konfigurasi dipusatkan di LDAP dan bisa tetap ada meski ada proses upgrade.

Tips Mengecek Kecepatan dan Performa Baca-Tulis Harddisk

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Hard-DiskBeberapa waktu yang lalu, saya membeli 2 buah server bekas, HP Proliant ML-370 G5. Karena berasumsi server branded punya kapabilitas baca-tulis yang lebih baik daripada server rakitan, dengan PD saya melakukan instalasi VMware vSphere 5.5 diatasnya, kemudian membuat 1 buah VM yang diinstall Linux SUSE, 1 buah VM berisi Linux Ubuntu. Proses instalasi berjalan saaaaaangat lambat.

Dengan mengacu pada perilaku dan lamanya proses instalasi, kemungkinan ada masalah di storage, tapi bagaimana caranya saya tahu performa dan kecepatan harddisk sehingga yakin masalahnya ada disitu. Saya butuh tools atau perintah yang bisa saya gunakan untuk mengecek kecepatan harddisk.

Pada sistem Linux, hal ini sangat mudah dilakukan. Cukup menjalankan perintah berikut :


dd if=/dev/zero of=testfile bs=1M count=1024

Perintah diatas akan melakukan copy data “palsu” sebesar 1 GB. Nantinya akan tampil kecepatan penulisan data ke harddisk.

Ternyata hasilnya adalah kecepatan menulis adalah 4 MB/s. Gile lu Ndro, kalau kecepatan penulisan hanya 4 MB/s, kapan selesainya jika diminta melakukan penulisan data sebesar 1 GB. Pasti useless.

Sebagai pembanding, berikut adalah kecepatan baca tulis harddisk pada laptop saya. Sesuai yang saya tuliskan pada artikel sebelumnya : Instalasi openSUSE 13.2 pada laptop ASUS A46C, laptop saya menggunakan 2 buah harddisk terdiri dari 1 buah harddisk SSD Intel 120 GB dan 500 GB harddisk SATA 5400 RPM. openSUSE aya install pada harddisk SSD dan performanya sangat responsif.

Kecepatan penulisan data pada harddisk SATA :

vavai-performa-write-data-sata

Kecepatan penulisan data pada harddisk SSD:

vavai-performa-write-data-ssd

Terlihat pada screenshot diatas, kecepatan penulisan data pada harddisk SSD hampir 10X dari  kecepatan penulisan data pada harddisk SATA. Meski demikian, kecepatan harddisk SATA ini bahkan masih sekitar 25X lebih cepat daripada kecepatan penulisan data pada harddisk yang ada di server HP Proliant ML-370 G5.

Selain dengan perintah diatas, kita juga bisa melakukan instalasi aplikasi hdparm dengan perintah :


zypper in hdparm

Kemudian menjalankan pengecekan dengan perintah :


hdparm -t /dev/sda

Contoh hasilnya sebagai berikut :

Harddisk SATA :

hdparm-sata

Harddisk SSD :

hdparm-ssd

Dari beberapa hasil pembanding diatas, saya mengambil kesimpulan bahwa ada sesuatu yang perlu diimprove disisi server HP Proliant ML-370 G5. Data diatas juga bisa menjadi pertimbangan jika saya hendak membeli harddisk antara kapasitas besar dengan performa yang tinggi.

Proses improvement terhadap kualitas baca-tulis pada storage HP Proliant ML-370 G5 akan saya tuliskan pada artikel berikutnya. Semoga saya bisa menyempatkan diri menuliskannya :-)

Mounting Folder Remote Server via SSHFS

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Sebagian server yang saya kelola berbasis Linux Server. Server-server tersebut bisa diakses menggunakan SSH yang biasanya menjadi default akses pada server Linux. Adakalanya saya ingin menggunakan resource/folder/data yang ada pada salah satu server untuk digunakan sementara waktu namun tidak ingin menyalinnya ke harddisk lokal. Jika disalin ke folder lokal, selain akan membebani kapasitas disk, tentu akan sekaligus membutuhkan waktu untuk melakukan prosesnya, terutama jika datanya cukup besar.

Daripada melakukan proses penyalinan data, akan lebih mudah jika saya melakukan mounting network share tersebut ke harddisk lokal. Hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan protokol SSHFS. Prosesnya sangat mudah dan hanya membutuhkan beberapa perintah untuk mengaktifkannya. Berikut adalah cara mengaktifkannya pada openSUSE/SLES. Cara yang sama dengan sedikit perbedaan pada proses instalasi paket aplikasi dapat diterapkan pada distro Linux lainnya seperti CentOS, Ubuntu, Debian, Fedora dan lain-lain.

storage_4

INSTALASI

Jalankan perintah berikut pada openSUSE/SLES.


zypper install sshfs

Pada Ubuntu/Debian, cukup mengganti perintah zypper dengan apt-get sedangkan pada CentOS/Fedora/Red Hat cukup mengganti perintah zypper dengan yum. Contoh :


apt-get install sshfs

atau


yum install sshfs

PENGGUNAAN

Untuk menggunakan sshfs, cukup melakukan perintah mounting dengan format sebagai berikut :


sshfs user@server:/folder-server /folder-lokal

Jika menggunakan port lain selain port default SSH (port 22), tambahkan parameter -p


sshfs user@server:/folder-server /folder-lokal   -p 10212

 

Misalnya saya ingin melakukan mounting folder /srv pada server 192.168.1.254 dengan user name root ke folder lokal /home/vavai/data maka perintahnya adalah :


sshfs [email protected]:/srv     /home/vavai/data

Saat perintah diatas dijalankan, sshfs akan melakukan koneksi ssh dan meminta masukan password. Agar bisa diakses oleh user normal (bukan root), perintah sshfs diatas harus dijalankan dengan user tersebut. Jika dijalankan oleh user root, hasil mounting hanya bisa diakses oleh user root juga. Jika proses mount ingin berjalan secara otomatis tanpa butuh masukkan password, lakukan setting SSH tanpa password dengan  merujuk pada panduan ini : Panduan Konfigurasi SSH tanpa Password

UNMOUNT
Setelah selesai digunakan, kita bisa melepas mount dengan perintah :


unmount /home/vavai/data

SSHFS ini sangat bermanfaat karena proses komunikasi data dilakukan melalui jalur secure shell, mudah dikonfigurasi dan setelah dimount, kita bisa bekerja terhadap data didalamnya sebagaimana jika data tersebut ada pada harddisk lokal.

Ariana – Rock The Future

Enda Nasution's Quiclinks enda

Kalau di episode-episode sebelumnya kita lebih mengenal tokoh ayah, maka di episode 3 ini kita mengikuti cerita sang anak Ariana. Ceritanya Ariana ditelpon oleh pacarnya (temen deketnya), yang anak band, rupanya mobil grup band-nya ini mogok dan Ariana yang rupanya sang organizing comittee merangkap manajer datang menyelamatkan dengan Chevy Spin Activ bokapnya. Santaai, mobilnya gampang […] The post Ariana – Rock The Future appeared first on Enda Nasution's Weblog.

[[ This is a content summary only. Visit my website for full links, other content, and more! ]]

Instalasi HP Array Configuration Utility CLI (HPACUCLI) pada CentOS 6.6 64 bit

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Terkait dengan kedatangan 2 buah HP Server Proliant ML-370 G5, saya membutuhkan tools untuk mengecek kapabilitas dan kemampuan server ini. Saya sudah mendownload dan menggunakan HP SmartStart untuk mengakses Array Configuration Utility sekaligus melakukan setup RAID disk. Untuk melakukan manajemen dan mengecek konfigurasi Array Controller dan RAID via server Linux, saya melakukan instalasi aplikasi HPACUCLI.

Centos-Logo

HPACUCLI atau HP Array Configuration Utility CLI adalah tools berbasis Command Line Interface/CLI yang bisa digunakan melalui Linux untuk mengecek dan memodifikasi konfigurasi sistem HP Array/RAID Controller. Berikut adalah panduan instalasi menggunakan CentOS 6.6 64 bit :

  1. Gunakan konfigurasi default dari server
  2. Install CentOS 6.6 64 bit minimal server
  3. Pastikan sistem CentOS bisa mengakses internet dengan baik
  4. Jalankan perintah berikut dengan hak akses root :
    wget http://downloads.linux.hp.com/SDR/downloads/bootstrap.sh
    chmod +x bootstrap.sh
    ./bootstrap.sh -d centos -r 6.5 -a x86_64 MCP
    

    Contoh tampilannya adalah sebagai berikut :[root@localhost opt]# ./bootstrap.sh -d centos -r 6.5 -a x86_64 MCP
    warn : cannot find command : lsb_release
    note : You must read and accept the License Agreement to continue.
    Press enter to display it …
    END USER LICENSE AGREEMENTPLEASE READ CAREFULLY: THE USE OF THE SOFTWARE IS SUBJECT TO THE TERMS AND CONDITIONS THAT FOLLOW (“AGREEMENT”), UNLESS THE SOFTWARE
    IS SUBJECT TO A SEPARATE LICENSE AGREEMENT BETWEEN YOU AND HP OR ITS SUPPLIERS. BY DOWNLOADING, INSTALLING, COPYING, ACCESSING, OR US
    ING THE SOFTWARE, OR BY CHOOSING THE “I ACCEPT” OPTION LOCATED ON OR ADJACENT TO THE SCREEN WHERE THIS AGREEMENT MAY BE DISPLAYED, YOU
    AGREE TO THE TERMS OF THIS AGREEMENT, ANY APPLICABLE WARRANTY STATEMENT AND THE TERMS AND CONDITIONS CONTAINED IN THE “ANCILLARY SOFT
    WARE” (as defined below). IF YOU ARE ACCEPTING THESE TERMS ON BEHALF OF ANOTHER PERSON OR A COMPANY OR OTHER LEGAL ENTITY, YOU REPRES
    ENT AND WARRANT THAT YOU HAVE FULL AUTHORITY TO BIND THAT PERSON, COMPANY, OR LEGAL ENTITY TO THESE TERMS. IF YOU DO NOT AGREE TO THE
    SE TERMS, DO NOT DOWNLOAD, INSTALL, COPY, ACCESS, OR USE THE SOFTWARE, AND PROMPTLY RETURN THE SOFTWARE WITH PROOF OF PURCHASE TO THE
    PARTY FROM WHOM YOU ACQUIRED IT AND OBTAIN A REFUND OF THE AMOUNT YOU PAID, IF ANY. IF YOU DOWNLOADED THE SOFTWARE, CONTACT THE PARTY
    FROM WHOM YOU ACQUIRED IT.QUANTITY OF DEVICES:

    1. GENERAL TERMS

    a. You and Your refer either to an individual person or to a single legal entity.

    b. HP means Hewlett-Packard Company or one of its subsidiaries.

    c. HP Branded means Software products bearing a trademark or service mark of Hewlett-Packard Company or any Hewlett-Packard Compan
    y Affiliate, and embedded HP selected third party Software that is not offered under a third party license agreement.

    d. Software means machine-readable instructions and data (and copies thereof) including middleware and related updates and upgrade
    s You may be separately authorized to receive, licensed materials, user documentation, user manuals, and operating procedures. “Ancill
    ary Software” means all or any portion of Software provided under public, open source, or third party license terms.

    e. Specification means technical information about Software products published in HP product manuals, user documentation, and tech
    nical data sheets in effect on the date HP delivers Software products to You.

    f. Transaction Document(s) means an accepted customer order (excluding pre-printed terms) and in relation to that order, valid HP
    Do you accept? (yes/no) yes

  5. Jalankan perintah install aplikasi hpacucli :
    yum install hpacucli
    

    Contoh hasil instalasi :
    [root@localhost opt]# yum install hpacucli
    Loaded plugins: fastestmirror
    Setting up Install Process
    Loading mirror speeds from cached hostfile
    HP-MCP | 1.9 kB 00:00
    HP-MCP/primary_db | 8.4 kB 00:00
    Resolving Dependencies
    –> Running transaction check
    —> Package hpacucli.x86_64 0:9.40-12.0 will be installed
    –> Finished Dependency Resolution
    Dependencies Resolved======================================================================================================================================
    Package Arch Version Repository Size
    ======================================================================================================================================
    Installing:
    hpacucli x86_64 9.40-12.0 HP-MCP 6.5 MTransaction Summary
    ======================================================================================================================================
    Install 1 Package(s)

    Total download size: 6.5 M
    Installed size: 19 M
    Is this ok [y/N]: y
    Downloading Packages:
    hpacucli-9.40-12.0.x86_64.rpm | 6.5 MB 00:59
    Running rpm_check_debug
    Running Transaction Test
    Transaction Test Succeeded
    Running Transaction
    Installing : hpacucli-9.40-12.0.x86_64 1/1

    DOWNGRADE NOTE: To downgrade this application to any version prior to 9.10.x.x, the current RPM must be manually uninstalled using the “rpm -e” command before any prior versions can be installed.

    LOCKING NOTE: The locking mechanism starting with versions 9.10.X.X, are not compatible with prior versions of the applications. Therefore, mixing older and newer versions of the various applications (ACU, HPACUCLI, HPACUSCRIPTING) is not recommended.

    Verifying : hpacucli-9.40-12.0.x86_64 1/1

    Installed:
    hpacucli.x86_64 0:9.40-12.0

    Complete!

  6. Untuk mencobanya, cukup menjalankan perintah hpacucli, nantinya akan ada prompt perintahnya. Sebagai contoh, pada prompt yang tersedia, saya menjalankan perintah : ctrl all show config yang akan menampilkan isi RAID Controller. Untuk perintah detail lainnya bisa merujuk ke tulisan disini : HPACUCLI Examples.
    [root@localhost opt]# hpacucli
    HP Array Configuration Utility CLI 9.40.12.0
    Detecting Controllers…Done.
    Type “help” for a list of supported commands.
    Type “exit” to close the console.
    => ctrl all show configSmart Array P400 in Slot 1 (sn: PAFGL0R9SX81JP)

    array A (SATA, Unused Space: 0 MB)

    logicaldrive 1 (465.7 GB, RAID 1+0, OK)

    physicaldrive 1I:1:1 (port 1I:box 1:bay 1, SATA, 250 GB, OK)
    physicaldrive 1I:1:2 (port 1I:box 1:bay 2, SATA, 250 GB, OK)
    physicaldrive 1I:1:3 (port 1I:box 1:bay 3, SATA, 250 GB, OK)
    physicaldrive 1I:1:4 (port 1I:box 1:bay 4, SATA, 250 GB, OK)

Selain untuk CentOS, hpacucli juga tersedia untuk distro Linux lainnya, selengkapnya bisa merujuk kesini : http://downloads.linux.hp.com/SDR/downloads/MCP/

Kedatangan 2 Unit HP Server Proliant ML-370 G5 di Markas Excellent

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Beberapa waktu yang lalu, salah satu rekan saya menawarkan 2 unit HP Server lama, Rack Server 5U HP Proliant ML-370 G5. Saya pikir tadinya semua server tipe ML adalah tipe tower sedangkan tipe DL adalah tipe rack. Sewaktu rekan saya tersebut bilang HP Proliant ML tipe rack, saya pikir ia bercanda atau salah lihat spesifikasi.

Server Proliant ini didapatkan dari hasil refurbished. Saya tertarik membelinya karena memang sedang butuh server untuk simulasi Virtualization technology sekaligus test OpenStack/CloudStack di markas Excellent.

Saat datang, ternyata spesifikasi RAM dibawah harapan. Defaultnya hanya 2 GB. Sulit untuk saya gunakan sebagai server virtualization, karena VMware vSphere 5.5 saja butuh memory minimal 4 GB. Saya tanya ke beberapa rekan dan juga update status di FB apakah ada yang punya stock memory server tipe ECC ini. Ternyata agak sulit mendapatkannya. Kalaupun ada, 1 keping hanya 1 atau 2 GB, padahal saya ingin minimal 1 keping 4 GB, jadi dari total 8 slot memory per socket bisa mendapatkan 32 GB. Jika 1 socket processor saya tambahkan dan slot memory saya penuhi, bisa mendapat 64 GB memory. Cukup memadai untuk simulasi training dan trial sistem.

hp-ml-370-g5

Untuk menambahkan memory, saya membelinya via Ebay dan membayarnya menggunakan PayPal. Agar tidak kecewa, saya membeli 4 * 4 GB, jadi total 16 GB memory, jaga-jaga jika memory tidak cocok atau kualitasnya tidak bagus. Saya pesan sekitar 3 minggu yang lalu dan tiba di markas Excellent pekan lalu. Saat saya pasang, semua memorynya cocok, jadi saat ini 1 server memiliki 18 GB memory.

Server ini juga punya RAID Controller hardware, dengan 4 buah harddisk masing-masing berkapasitas 250 GB. Dengan RAID 1 atau RAID 10, saya bisa mendapatkan kapasitas 500 GB, lebih dari cukup untuk sekedar simulasi training. Apalagi untuk virtualization saya bisa menggunakan shared storage/storage external.

Nantinya kedua server ini akan saya samakan spesifikasinya. Minimal RAM 32 GB dengan kapasitas disk minimal 500 GB. Saya juga hendak melengkapi socket processor, memenuhi slot harddisk dan sekaligus membeli battery-backup untuk write cache RAID controller agar performa write data lebih maksimal.

Jadi ingat masa-masa awal punya komputer, saya mesti mencicil beli CPU terlebih dahulu, baru kemudian monitor, keyboard, mouse dan lain-lain :-).

Share Pengalaman : Upgrade Mail Server Multi Node

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Beberapa waktu yang lalu, saya bersama team Excellent berangkat ke kantor klien untuk melakukan proses upgrade mail server. Upgrade mail server sebenarnya bukan sesuatu yang baru bagi team Excellent, namun upgrade mail server dalam skema multi server memiliki pressure yang lebih tinggi. Selain karena jumlah server ada sekitar 20 VM, jumlah account sekitar 30 ribu dan trafik yang cukup tinggi membuat proses upgrade harus direncanakan dan dijalankan dalam tenggat waktu yang ketat. Upgrade ini juga mutlak diperlukan karena ada beberapa celah keamanan sistem pada versi sebelumnya yang dikhawatirkan akan menjadi sumber exploit yang digunakan untuk mengganggu operasional sistem.

Untuk keperluan tersebut, saya berangkat dengan team Excellent secara komplit. Membawa kendaraan sendiri dan membuat simulasi sebelumnya di markas Excellent. Meski persiapan sudah cukup lama dan simulasi sudah dilakukan, saya tetap merasa khawatir karena proses rollback jika terjadi kegagalan upgrade tidak terlalu mudah dilakukan.

maintenance

Masalah rollback ini tidak mudah dilakukan karena proses backup secara snapshot dan cloning tidak memungkinkan untuk dilakukan. Alasannya simple dan klasik. Kapasitas disk untuk menampung tidak mencukupi, karena kapasitas masing-masing mailbox sebesar 2 TB dan kapasitas storage untuk backup masih dalam proses pengadaan. Plan B yang saya lakukan terhadap hal ini adalah melakukan rsync data seluruh folder mailbox sebagai tindakan antisipasi jika suatu waktu ada keperluan recovery.

Proses upgrade rencananya dilakukan pada hari Sabtu malam atau Minggu dini hari. Untuk keperluan ini perlu ada down time sistem karena prosesnya harus dilakukan secara berurutan dan simultan. Saya minta waktu antara 6-8 jam namun manajemen klien hanya memberikan waktu maksimal 5 jam, mulai pukul 01.00 dini hari hingga pukul 06.00 WIB. Pemilihan waktu hari Sabtu malam atau Minggu dini hari diambil berdasarkan data statistik 1-2 minggu terakhir yang menunjukkan pada periode tersebut trafik email relatif sepi, dalam kisaran 10 ribu hingga 20 ribu email per jam dibandingkan saat peak yang bisa mencapai 50 ribu hingga 150 ribu email per jam.

Team Excellent berangkat ke kantor klien sekitar pukul 09.00 WIB dan tiba di sekitaran lokasi sekitar pkl. 12.00 WIB. Perlengkapan di drop dulu di hotel sekaligus istirahat sejenak dan kami baru keluar untuk makan siang sekaligus berangkat ke kantor klien sekitar pkl. 16.00 WIB. Waktunya memang masih agak lama karena proses upgrade sendiri baru akan dilaksanakan jam 1 malam namun saya memerlukan waktu pengecekan akhir jadi memutuskan untuk tiba di kantor klien lebih awal.

Setelah proses pengecekan akhir selesai dilakukan, saya menemukan ada beberapa VM yang tidak bisa diupgrade secara mulus. Salah satunya adalah VM LDAP replica yang menjadi sumber authentikasi account bagi mailbox server dan MTA server. Saya coba 2-3 kali ternyata hasilnya masih sama dan saya merasa ini bisa menjadi batu sandungan saat proses upgrade sebenarnya dilakukan, meski ada harapan bahwa masalah itu terjadi karena skema network simulasi berbeda dengan skema server production.

Proses upgrade dilaksanakan tepat pukul 01.00 WIB, dengan urutan sebagai berikut :

  1. Shutdown service sistem mail server, non aktif auto service saat sistem booting
  2. Power off VM
  3. Penyesuaian standarisasi spesifikasi VM, terutama mencakup memory/RAM, processor/vCPU dan kapasitas disk masing-masing VM
  4. Power on semua VM
  5. Upgrade VM dimulai dari LDAP master, LDAP replica, semua VM proxy dan MTA dan terakhir VM mailbox server

Sesuai dengan perkiraan, ada masalah upgrade LDAP replica, persis dengan situasi simulasi sebelumnya. Setelah saya coba beberapa tips perbaikan tidak berhasil sedangkan waktu terus berjalan dan proses uprade VM lain menunggu upgrade LDAP replica, akhirnya saya memutuskan skenario kedua, yaitu membangun ulang LDAP replica.

Proses pembangunan ulang LDAP replica ini berhasil dilakukan dan saya bisa melanjutkan proses upgrade ke tahap selanjutnya.

Saat waktu sudah berjalan hingga pukul 03.00 WIB, sudah ada sekitar 8 VM yang berhasil diupgrade. Pukul 04.00 WIB sudah ada 14 VM yang berhasil diupgrade. Masih ada sekitar 6 VM yang belum diupgrade dan semuanya merupakan VM krusial karena berisi data mailbox semua user. Sempat agak ragu apakah prosesnya bisa selesai tepat waktu pukul 06.00 WIB atau tidak, namun saya putuskan untuk melanjutkan proses upgrade karena andaikan melakukan proses roll back, waktu yang dibutuhkan juga cukup lama.

vavai-skema-multi-server

Contoh skema multi server

Upgrade mailbox server pertama gagal karena ada pesan kegagalan koneksi ke LDAP replica. Hmmmh, saya mencoba mengecek pesan error yang terjadi namun karena tidak bisa konsentrasi mengingat tenggat waktu yang ketat, akhirnya saya coba skip mailbox server pertama dan melakukan upgrade ke mailbox server kedua. Ternyata upgrade mailbox server kedua hingga terakhir berjalan dengan lancar sesuai harapan, meski waktunya meleset dari jadwal maksimal. Minimal, sebagian user sudah bisa menggunakan sistem dan hanya sebagian user yang masih menunggu karena masih dalam proses upgrade.

Setelah semua mailbox server selesai diupgrade, saya kembali menangani mailbox server pertama. Karena sudah bisa berkonsentrasi, saya bisa memastikan sumber masalah yang terjadi dan kemudian menyelesaikannya. Menjelang pukul 07.00 WIB, semua sistem berhasil diupgrade.

Selesai proses upgrade, saya dan team melakukan proses monitoring log, memastikan akses kirim, terima dan koneksi mail server berjalan dengan lancar. Ujicoba via webmail, email client, mobile devices dan lain-lain berjalan dengan lancar. Mailing list sempat bermasalah karena ada perubahan format dan mekanisme penyimpanan data konfigurasi namun akhirnya bisa diselesaikan dengan baik.

Sekitar pukul 8.00 WIB, proses monitoring masih dijalankan namun saya sudah bisa makan dan minum dengan hati yang tenang. Sebelumnya saya nggak kepingin makan sama sekali, paling minum saja supaya tidak dehidrasi :-). Sambil makan, saya minta team Excellent membereskan semua perlengkapan dan merapikan catatan untuk keperluan laporan pekerjaan.

Sekitar pukul 09.00 WIB, saya berdiskusi dengan pihak pendamping dari team IT klien. Mereka confirmed terhadap pekerjaan yang sudah dilakukan dan proses monitoring bisa dilanjutkan secara remote dari hotel. Kami kembali ke hotel dan saya tidur serasa pingsan mulai dari jam 11 siang sampai sekitar pukul 13.00 WIB.

Menulis pengalaman seperti ini serasa deja vu karena saya pernah menuliskan pengalaman sejenis : Share Pengalaman : Tanggung Jawab & Kekhawatiran Saat Migrasi Sistem. Secara prinsip, semua pekerjaan memang ada resiko masing-masing. Kita boleh dan pantas khawatir pada kegagalan, karena hal tersebut akan membuat kita lebih berhati-hati dan mempersiapkan segalanya secara lebih lengkap.

OwnCloud Appliance : Membangun Sendiri Dropbox/Google Drive

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Salah satu aplikasi cloud yang banyak dipakai untuk menyimpan file adalah aplikasi sejenis Dropbox, Google Drive, iCloud  dan OneDrive. Kesemua layanan tersebut memberikan kapasitas penyimpanan data antara 2 hingga 50 GB secara gratis.

Lantas, apakah hanya gratis yang menjadi pemicu populernya layanan-layanan tersebut?  Tentu saja lebih dari itu. Dropbox dan aplikasi sejenisnya menarik karena memudahkan kita menyimpan data secara seamless, dalam arti bahwa proses penyimpanan data berlangsung secara otomatis tanpa perlu melakukan konfigurasi yang rumit.

Kita cukup mendaftar untuk mendapatkan account, kemudian melakukan instalasi aplikasi pada Laptop/PC/Tablet/Smartphone dan otomatis kesemua perangkat tersebut saling melakukan sinkronisasi data. Kita juga dapat melakukan sharing file atau folder ke pihak-pihak atau rekan tertentu.

Jika demikian, mengapa ada keperluan membuat sendiri layanan cloud file sharing jika kesemua layanan gratis tersebut sudah lebih dari cukup untuk digunakan secara cuma-cuma. Ada beberapa alasan untuk itu, antara lain :

  1. Kapasitas Data. Dropbox misalnya, saat ini menyediakan kapasitas sebesar 2 GB sebagai kapasitas awal saat melakukan pendaftaran yang kemudian berkembang secara bertahap hingga 50 GB setelah kita melakukan beberapa tahap awal konfigurasi, misalnya melakukan instalasi aplikasi pada device yang berbeda. Jika kita menggunakan layanan cloud file sharing sendiri, kita bisa menggunakan kapasitas harddisk sebesar yang bisa kita sediakan
  2. Kecepatan Upload dan Sinkronisasi. Jika digunakan di lingkungan perusahaan misalnya, proses sinkronisasi antar perangkat akan lebih mudah dan cepat karena berlaku secara lokal meski tentu saja bisa juga diset untuk sinkronisasi non lokal melalui jalur internet
  3. Keamanan dan Privacy. Tidak semua orang merasa nyaman dengan aspek keamanan data dan privacy, misalnya scanning otomatis terhadap data untuk menampilkan iklan yang dianggap relevan.

Salah satu aplikasi yang bisa dimanfaatkan untuk menggantikan layanan sharing file online seperti Dropbox dan kawan-kawan adalah OwnCloud.

OwnCloud is free and open source software that operates as a very simple way to set up your own syncing, Dropbox-like cloud storage system on your own server or web site. 

ocsplash

OwnCloud bisa diinstall secara manual dengan merujuk pada panduan install : http://owncloud.org/install/ namun akan lebih mudah jika menggunakan OwnCloud Appliance yang sudah membundel dan melakukan konfigurasi sistem secara otomatis.

OwnCloud appliance merupakan hasil cloning dari OwnCloud in a Box, berbasis openSUSE 13.1 dan dibangun menggunakan SUSE Studio. Saya melakukan cloning untuk memudahkan proses download, meningkatkan kapasitas default untuk disk maupun spesifikasi memory dan swap sekaligus memudahkan proses penambahan file tertentu jika diperlukan.

owncloud-logo

OwnCloud appliance bisa didownload pada link berikut ini : http://mirror.linux.or.id/appliance/owncloud/ atau bisa juga pada link ini : https://susestudio.com/a/veav1Y/owncloud-appliance

OwnCloud terdiri dari berbagai macam format yang bisa dipilih untuk deployment, baik instalasi via LiveCD, Preload ISO, USB maupun deployment file virtual seperti OVF, VMware Image, Xen dan lain-lain. Details mengenai perbedaan masing-masing file dan penggunaanya bisa dibaca pada link ini : http://mirror.linux.or.id/appliance/owncloud/appliance-format.html atau https://susestudio.com/help/create/appliance-formats.html.

Setelah sistem dideploy dan dijalankan pertama kali, OwnCloud Appliance akan menggunakan alamat sesuai DHCP. Buka alamat http://[ip-appliance]/owncloud meggunakan browser dan ikuti panduan/wizard yang diberikan.

Jika mengalami kendala saat melakukan deployment, silakan mendiskusikannya melalui fasilitas komentar.

openSUSE 13.2 VLC : No suitable decoder module for MP4

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

VLC adalah salah satu aplikasi multimedia player yang pertama kali saya install setiap kali melakukan instalasi openSUSE desktop. Demikian halnya saat saya melakukan instalasi openSUSE 13.2 beberapa hari yang lalu.

Instalasi VLC 13.2 dapat dengan mudah dilakukan via 1-Click-Install pada website http://opensuse-community.org/, hanya saja VLC memberikan pesan error saat hendak digunakan untuk menjalankan file MP4. Pesan errornya adalah sebagai berikut :

No suitable decoder module: VLC does not support the audio or video format “mp4v”. Unfortunately there is no way for you to fix this.

vlc

Untuk mengatasinya, cukup install aplikasi vlc-codecs dengan cara menambahkan repositori Packman melalui menu YaST | Software Repositories | Add | Community Repositories | Packman, kemudian install vlc-codecs melalui menu YAST | Software Management.

Menginap di Bandara

Wahyu Wijanarko Indonesia Wahyu Wijanarko

Transit di bandara merupakan salah satu cara untuk menyambungkan penerbangan dari kota satu ke kota lain. Biasanya transit diperlukan jika tidak ada rute langsung yang melayani antara bandara keberangkatan dan bandara tujuan. Misalnya, saya saat ini sedang transit di Makassar karena melakukan  perjalanan dari Yogyakarta ke Jayapura. Beberapa bandara hub yang bisa menyambungkan antara Jogja dan Jayapura adalah Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Makassar dengan berbagai pilihan maskapai di antaranya adalah: Lion Air, Sriwijaya Air, Batik Air, dan Garuda Indonesia.

Transit biasanya akan memakan waktu antara 30 menit sampai berjam-jam. Nah, tantangan akan timbul ketika transit dilakukan lebih dari 4 jam. Beberapa rekan saya bercerita bahwa mereka memilih untuk sewa taksi lalu jalan keliling kota. Beberapa lagi memilih untuk bertahan di bandara.

Di  bandara Sultan Hasanuddin (UPG) di Maros, atau bahasa dagangnya adalah di Makassar, banyak fasilitas yang bisa dimanfaatkan selama transit, baik yang gratis maupun berbayar. Untuk fasilitas gratis, penumpang transit bisa memanfaatkan waktu dengan duduk di ruang tunggu atau berjalan keliling area terminal. Di siang hari ada live performance musik khas dari Sulawesi Selatan. Bagi yang badannya terasa lengket karena perjalanan panjang, tersedia fasilitas shower untuk mandi di dalam terminal. Bagi yang sudah menyisihkan uang untuk transit, di dalam bandara ada kedai kopi, restoran, executive lounge, dan juga hotel transit.

Hotel transit d'Prima by Home Inn ini terletak di dekat area keberangkatan nomor 5. Menurut informasi yang saya peroleh, tarif hotel ini dihitung untuk per 6 jam, dengan asumsi bahwa biasanya transit yang normal dilakukan tidak lebih dari 6 jam. Dengan menginap di hotel transit ini penumpang maskapai bisa istirahat di dalam kamar di area bandara tanpa terganggu privasinya.

Saya pernah sekali merasakan menginap di hotel transit ketika di Medan, namun belum pernah mencoba fasilitas hotel transit di bandara Makassar ini karena tidak transit lebih dari 4 jam. Saya juga belum pernah menggunakan fasilitas shower karena saya yakin bahwa badan masih terasa segar.

Instalasi openSUSE 13.2 64 bit pada Laptop Asus A46C

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Beberapa hari yang lalu openSUSE 13.2 dan SUSE Linux Enterprise 12 telah dirilis. Kebetulan saya hendak membersihkan laptop Asus A46C yang selama ini jarang dipakai karena saya banyak menggunakan MacBook Air yang lebih ringan jika dibawa-bawa.

Saya memindahkan data-data penting laptop ke server data milik Excellent yang nantinya diubah menggunakan skema Owncloud (semacam private Dropbox/Drive). Setelah selesai memindahkan data, saya mencopot DVD writer yang selama ini terpasang (dan rentan sekali bermasalah, salah satunya tidak bisa membaca atau melakukan proses write) dan menggantinya dengan harddisk SSD. Jadi saya punya 2 buah harddisk, 1 buah harddisk SSD yang saya pasang sebagai harddisk utama dan harddisk SATA 320 GB.

large

Harddisk SSD yang saya pakai ini awalnya digunakan untuk sistem VMware vSphere. Setelah dilepas dan dipasang di laptop ASUS, awalnya performanya berjalan tidak sebagaimana mestinya. Terlalu lambat dan rasanya kurang stabil. Saya juga mendapat peringatan mengenai format partisi dalam bentuk GPT yang tidak secara sempurna dikelola oleh YAST.

Untuk mengatasinya, saya menggunakan Linux LiveCD PartedMagic untuk melakukan format ulang, masuk ke konsole/terminal dan menjalankan perintah :

parted /dev/sda
mklabel msdos
quit

Perintah diatas akan menghapus secara total data dan partisi yang ada pada hardisk pertama (/dev/sda) dan memformatnya ulang dengan standard partisi MSDOS yang dikenali dengan baik oleh Linux, dalam hal ini oleh tool manajemen disk di SUSE.

Proses instalasi berjalan dengan halus dan lancar. Wifi juga otomatis terdeteksi saat hendak melakukan instalasi, jadi saya bisa menambahkan repositori tertentu secara on the fly.

sysinfo

memory

Setelah proses instalasi selesai, performa sistem berjalan dengan responsif, sesuai dengan pengalaman saya selama ini menggunakan harddisk SSD.

Kembali ke openSUSE ibarat kembali ke kampung halaman, habitat yang menyenangkan dan menenteramkan. Minimal, saya masih hapal perintah-perintah dan workaround jika satu waktu mengalami kendala.