PlanetTerasi

Think. Read. Write.

Catatan Mei 1998 (lagi)

Enda Nasution's Quiclinks enda

Menjawab pertanyaan di Milis ITB, beberapa minggu yang lalu tentang suasana dan kondisi waktu di bulan Mei 1998 (ketahuan umur heuheuehe), di bawah ini catatan dari yang masih saya ingat sekarang: Jaman 98 kayaknya milis ITB belum rame ya, saya ga inget ada dapat info atau memberitakan demo sepanjang 97-98 lewat milis. Sebelum menuju 98 … Continue reading "Catatan Mei 1998 (lagi)" The post Catatan Mei 1998 (lagi) appeared first on Enda Nasution's Weblog.

[[ This is a content summary only. Visit my website for full links, other content, and more! ]]

Resensi Buku: The Snowden Files

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Dua minggu lalu, saya dihubungi oleh seorang kawan. Katanya apakah saya bisa mereview sebuah buku. Soal baca buku – dan dikasih buku – tentu saja saya senang. Hanya saja saya belum pernah melakukan resensi buku di muka publik. Tapi, saya terima saya tantangan ini.

Buku yang diajukan adalah, The Snowden Files. Waw. Menarik. Ini buku terkait dengan teknologi dan security. Bidang saya. Semakin okelah. Kemon!

Buku saya terima sehari kemudian dan mulai saya baca dengan cepat. Akhir-akhir ini kecepatan baca saya menurut dengan drastis. Ini justru kesempatan untuk memaksa diri sendiri untuk lebih cepat dalam membaca.

Minggu lalu, hari Rabu pagi, acaranya dilakukan. Saya memberikan resensi buku saya. Sementara itu acaranya adalah tentang cybersecurity dan saya malah tidak bicara tentang itu. ha ha ha.

The Snowden Files bercerita tentang kasus Edward Snowden yang menjadi terkenal karena membocorkan rahasia dari NSA, salah satu agen keamanan di Amerika Serikat. Terkait dengan dokumen NSA itu ada banyak rahasia-rahasia negara lain. Maka ributlah dunia.

Sebetulnya sudah menjadi rahasia umum (artinya semua orang tahu) bahwa Amerika melakukan penyadapan ke seluruh dunia. Dokumen ini menunjukkan buktinya. Sah! Bahwa memang Amerika melakukan penyadapan terhadap seluruh dunia termasuk sekutunya dan partner dekatnya, Inggris. Seru.

Yang membuat Snowden membocorkan dokumen-dokumen NSA ini sebetulnya bukan penyadapan yang dilakukan Amerika terhadap negara lain, tetapi justru penyadapan yang dilakukan oleh Amerika terhadap warga negaranya. Ini merupakan tindakan yang tidak sah secara hukum di Amerika. Snowden sangat terusik dengan hal ini. Inilah yang membuat dia membocorkan dokumen-dokumen NSA yang berisiko tinggi kepada nyawanya dia.

Indonesia juga kesebut secara singkat. Bahwa pak SBY, sebagai presiden saat itu, disadap melalui Australia. Ya begitulah.

Yang menarik dari buku ini adalah cara menceritakannya. Tidak kering. Ceritanya seperti novel. Ini mengingatkan saya akan buku “Take Down: the pursuit of and capture of Kevin Mitnick, America’s Most Wanted Man“, yang bercerita tentang pengejaran hacker juga. Atau “The Cuckoo’s Egg: tracking a spy through the maze of computer espionage” karangan Clifford Stoll, yang menurut saya merupakan salah satu buku kesukaan saya.

Buku yang saya terima merupakan terjemahan. Biasanya saya paling sulit membaca buku terjemahan karena biasanya kualitasnya buruk. Terjemahan buku ini cukup baik sehingga saya bisa menyelesaikan bacaannya dalam waktu satu minggu.


Filed under: buku, creativity, Menulis, security, Teknologi Informasi

Tragedi di Dalam Otak

Wahyu Wijanarko Indonesia Wahyu Wijanarko


Kesadaran bahwa kita sadar adalah sesuatu yang selalu menjadi tantangan bagi banyak orang yang sadar bahwa mereka ingin sadar. Dalam keadaan tidak melakukan apa-apa pun, otak kita biasa tetap melakukan percakapan yang mengembara entah ke mana. Akhirnya, ini menjadi sebuah tantangan dalam membentuk diri yang fokus.
You can cut the corpus callosum and essentially have 2 minds that are both “you” living side by side in the same head (sumber)
Berdasarkan dari apa yang saya alami, di dalam otak ternyata banyak diskusi yang terjadi, baik itu disadari maupun tidak disadari. Ketika sebuah keputusan harus diambil, biasanya akan ada perdebatan sengit mengenai alasan rasional maupun alasan tidak rasional untuk melakukan sesuatu.

Perdebatan ini bisa menjadi berkat, namun jika tidak dikendalikan dengan baik, maka akan menjadi bencana jika terjadi tragedi di dalam otak, yaitu perdebatan di dalam pikiran sendiri yang tidak ada ujungnya, dan buntutnya malah tidak melakukan aksi apapun.

Selesaikan perdebatan dengan melakukan action, agar tidak terjadi tragedi demi tragedi di dalam hidup akibat adanya tragedi di dalam otak.

Tunjukkan Kodemu!

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Minggu lalu, tepatnya hari Rabu 11 Mei 2016, saya mengikuti peluncuran kompetisi “IBM Linux Challenge 2016” di Balai Kota Jakarta. Acara ini sebetulnya merupakan kelanjutan dari kompetisi yang pernah dilakukan tahun lalu. Jadi, ini yang kedua.

Intinya ini adalah kompetisi pembuatan software yang berbasis open source. Adapun fokus dari aplikasinya adalah hal-hal yang terkait dengan smart city dan finansial daerah. Untuk yang smart city, ada banyak aplikasi yang bisa dikembangkan. Aplikasi yang bagus (pemenangnya) akan diberi kesempatan ditampilkan / digunakan di Jakarta Smart City. Sementara aplikasi finansial daerah digunakan untuk meningkatkan transaksi UMKM melalui e-commerce.

26929749021_91fcc41d86_o

Bagi saya, ini adalah ajang untuk mencari bibit-bibit dan kelompok pengembang software yang keren-keren di Indonesia. Untuk menunjukkan bahwa Indonesia (dan orang Indonesia ) juga jagoan di dunia IT. Ayo … tunjukkan bahwa kita bisa!


Filed under: entrepreneurship, internet, open source, programming, Teknologi Informasi, TI Tagged: IBM, open source, postaday2016, programming, Start-up, Teknologi Informasi

Minor Redesign LABANA.id

Okto SiLaban Okto Silaban

Belakangan saya lebih banyak menulis di LABANA.id ketimbang di blog ini. Sudah lama memang saya kepingin memisahkan tulisan yang memang personal dengan tulisan yang rada serius. Setahun lalu, proyek eksperimen itu dimulai. Sempat berhenti, tahun ini eksperimennya berlanjut kembali. Belum tahu sampai kapan.

Dalam beberapa minggu saya bolak – balik mengubah desain blog LABANA ini (sambil tetap menulis tentunya). Tujuan akhir desain blog ini cuma 3:

  • Agar membaca blog ini (UI/UX-nya) nyaman, tidak terganggu elemen-elemen yang tidak penting.
  • Desainnya gak jelek-jelek amat.
  • Berlaku di desktop maupun di ponsel (kalau bisa tablet juga).

Hasilnya sementara ini seperti ini:

Halaman depan

Halaman detail artikel

Beberapa waktu ke depan, seiring bertambahnya konten, desain ini kemungkinan besar akan mengalami perubahan pula. Jangan kaget ya.

Oh iya, kalau ada yang sering baca tulisan saya yang rada-rada serius di sini dan masih kepengen baca tulisan lainnya, silahkan kunjungi LABANA aja.

Ini beberapa contoh tulisan saya di LABANA yang mungkin bisa dibilang rada-rada serius itu:

Selamat membaca.

Systematic Literature Review: Pengantar, Tahapan dan Studi Kasus

RomiSatriaWahono.Net Romi Satria Wahono

Systematic Literature Review

Systematic literature review atau sering disingkat SLR atau dalam bahasa indonesia disebut tinjauan pustaka sistematis adalah metode literature review yang mengidentifikasi, menilai, dan menginterpretasi seluruh temuan-temuan pada suatu topik penelitian, untuk menjawab pertanyaan penelitian (research question) yang telah ditetapkan sebelumnya (Kitchenham & Charters, 2007). Metode SLR dilakukan secara sistematis dengan mengikuti tahapan dan protokol yang […]

Trik WhatsApp Yang (Mungkin) Anda Belum Tahu

Blog Oom Yahya Oom Yahya

WhatsApp sudah lama menggeser BBM sebagai aplikasi chat yang populer. Kini bahkan WhatsApp jadi pemimpin pasar dengan pangsa 44% secara global. Jadi sangat besar kemungkinan Anda yang membaca artikel ini menggunakan WhatsApp juga. (ya iyalah) :p Namun meski sudah lama menggunakan WhatsApp, bisa jadi loh ada trik tertentu penggunaan WhatsApp yang Anda belum tahu. Nah, makanya sekarang tak kasih tahu, supaya Anda jadi tahu. (haha) Oh ya, trik WhatsApp ini berlaku untuk semua platform sistem operasi kecuali BlackBerry. Jadi bisa dipakai di iOS, Android, dan Windows Phone juga. Asal versi WhatsApp-nya yang terbaru ya.

Trik WhatsApp

Tebal, Miring, dan Coret

Font di WhatsApp sekarang bisa dibikin tebal, miring, dan coret. Bagaimana cara bikinnya? Mudah saja.

  • Apit dengan tanda bintang untuk membuatnya tebal. Contohnya *seperti ini*.
  • Apit dengan underscore untuk membuatnya miring. Contohnya _seperti ini_.
  • Apit dengan tilde untuk membuatnya dicoret. Contohnya ~seperti ini~.

 

Mematikan Centang Biru

Gak semua orang suka fitur centang biru di WhatsApp. Kepo amat sih, mau saya baca atau belum, atau sudah saya baca tapi gak mau segera saya balas, ya urusan saya toh. Nah, centang biru ini bisa dimatikan loh. Caranya? Nah itu sudah pernah saya tulis di sini.

 

Menyembunyikan Last Seen

Mirip seperti di atas, tidak semua orang juga suka kalau diketahui kapan terakhir dia online. Untuk menyembunyikan status Last Seen, masuklah ke Settings > Account > Privacy, lalu pada bagian Last Seen, ubahlah nilainya dari Everyone menjadi Nobody.

 

Menandai Pesan Penting

Di grup WhatsApp yang Anda ikuti seringkali ada member yang mengirimkan pesan penting atau tips bermanfaat. Namun karena grup tersebut sangat aktif, pesan bermanfaat tadi dengan cepat “hilang” dan Anda harus scroll jauh ke atas untuk menemukannya kembali.

Supaya pesan penting seperti itu mudah ditemukan kembali, Anda dapat menandai pesan tersebut. Di Android, cara menandai pesan adalah dengan menekan suatu pesan dalam jangan waktu agak lama hingga pesan tersebut seperti ditimpa sebuah lapisan warna tertentu (umumnya biru) dan pada keadaan demikian tekan tombol bertanda bintang yang muncul di bagian atas. Di Windows Phone, cara menandai suatu pesan adalah dengan menekan pesan tersebut dalam jangka waktu agak lama hingga muncul menu, pilih Star pada menu tersebut.

Untuk iOS saya tidak tahu tapi kemungkinan besar sama dengan Android. Barangkali ada yang mau menyumbang sebuah iPhone buat saya biar saya bisa lengkap kalau mereview aplikasi? (ngacir)

Anda bisa menandai banyak pesan sekaligus, tidak terbatas hanya satu pesan saja. Setelah ditandai, pesan tadi dapat dibuka kembali dengan mengakses triple dot menu > starred messages.

Kalau pesan tadi sudah tidak dianggap penting lagi bagaimana? Ya mudah saja, tinggal dihilangkan penandanya. Caranya sama dengan cara menandai, hanya saja sekarang tombol bergambar bintang menjadi bintang dicoret atau menu yang muncul adalah unstar.

 

Melihat Siapa Yang Sudah Baca Pesan di Grup

WhatsApp selalu memberikan fasilitas bagi orang-orang kepo. (lol) Kalau saat melakukan chat secara japri Anda bisa mengetahui apakah pesan sudah dibaca dengan tanda centang biru (kecuali sudah dinonaktifkan seperti dibahas sebelumnya), di gruppun Anda bisa mengetahui siapa saja yang sudah membaca pesan Anda.

Untuk Android, setelah mengirimkan pesan di grup, tekan pesan tersebut agak lama dan tekan tombol bergambar huruf i kecil dalam lingkaran. Untuk Windows Phone, setelah mengirimkan pesan di grup, tekan pesan tersebut agak lama hingga muncul menu, pilih info.

Dengan melakukan hal tersebut, akan muncul daftar Read by dan Delivered to. Daftar orang yang muncul di bawah read by berarti telah membaca pesan tersebut sedangkan daftar orang di bawah delivered to berarti sudah menerima pesan tetapi belum membacanya.

 

Mematikan Media Auto Download

Untuk menghemat kuota paket data internet, Anda bisa menonaktifkan fitur media auto download. Jadi saat Anda menerima media seperti gambar, audio, atau video, media tersebut tidak langsung didownload. Cara menonaktifkan fitur tersebut di Windows Phone adalah dengan masuk ke Settings > Chat and Calls > Media Auto Download. Di situ Anda bisa menentukan kapan setiap media akan otomatis didownload. Ada empat opsi yang tersedia, yaitu:

  • Never (tidak pernah otomatis didownload).
  • Wi-Fi (hanya saat berada di jaringan Wi-Fi).
  • Wi-Fi and cellular (saat berada di jaringan Wi-Fi dan seluler).
  • Wi-Fi, cellular, roaming (saat berada di jaringan Wi-Fi dan seluler serta berada pada posisi roaming).

 

Sedangkan untuk Android, caranya adalah masuk ke Settings > Data Usage. Di situ ada setingan media auto-download berdasarkan kondisi tertentu, yaitu:

  • When using mobile data (saat menggunakan paket data seluler).
  • When connected on Wi-Fi (saat terkoneksi ke Wi-Fi).
  • When roaming (saat roaming).

 

Pada setiap kategori, terdapat opsi pilihan media yang diijinkan untuk didownload otomatis.

 

Tidak Mengirim Pesan Bila Menekan Enter

Satu hal yang kadang menjengkelkan pengguna WhatsApp adalah pesan yang terkirim ketika tak sengaja menekan tombol Enter atau bisa jadi memang sengaja menekan namun maksudnya adalah ganti baris. Padahal pesan tersebut sebenarnya belum selesai diketik.

Untuk mengatasinya, non aktifkan saja opsi Enters sends a message.

Pada Windows Phone, buka Settings > Chat and Calls, lalu matikan opsi Enters sends a message.

Pada Android, buka Settings > Chats, lalu matikan opsi Enter is send.

 

Nah, semoga dengan trik ini, Anda semakin nyaman menggunakan WhatsApp.

The post Trik WhatsApp Yang (Mungkin) Anda Belum Tahu appeared first on Blog Oom Yahya.

Review NexDrive, TV Mobil buat Teman Macet di Jalan

dhiku Dhiku

gift box + remote + set-to-box

Sebagai warga Jakarta, kemacetan sudah menjadi hal yang umum. Perjalanan dari rumah ke kantor ditempuh dalam waktu lebih dari satu jam sudah biasa dijalankan sebagian besar yang kerja di Jakarta. Radio, social media seperti facebook, twitter, atau video streaming youtube, vidio sudah menjadi teman setia untuk menghabiskan waktu di jalan dengan gratis. Selain itu ada juga layanan berbayar seperti Netflix atau layanan tambahan on the go yang disediakan Pay TV seperti FirstMedia atau Indovision. Layanan video streaming membutuhkan kuota internet yang tidak sedikit apalagi bila macet yang berjam-jam, tontonan juga sering terputus atau buffer ketika koneksi internetnya tidak stabil.

Kini, warga Jakarta dan sekitarnya punya alternatif hiburan baru untuk menikmati beragam tayangan eksklusif dengan kualitas gambar yang jernih, tayangan yang stabil tidak putus-putus dan tidak perlu khawatir kehabisan kuota internet yaitu, NexDrive dari Nexmedia. Teknologi yang digunakan adalah DVB T2 dengan signal digital, teknologi yang juga digunakan oleh Nexmedia yang selama ini dikenal dengan kelebihannya bisa di pindah kemana aja dan pemasangannya yang mudah hanya dengan antena biasa.

Berbeda dengan Nexmedia, Nexdrive membutuhkan STB (Set Top Box) dan antena khusus yang bisa menerima sinyal digital ketika kendaraan bergerak dan menampilkannya ke layar monitor mobil. Dengan teknologi terrestrial ini, tidak ada pengaruh apabila banyak mobil lain yang menggunakan Nexdrive atau dalam keadaan cuaca yang tidak baik. Bahkan pihak Nexdrive mengatakan kualitas gambarnya akan tetap jernih dan stabil selama perjalanan sampai kecepatan 120 km per jam. Di atas kertas Nexdrive ini mempunyai kualitas gambar 1080i dengan resolusi bisa sampai 42″ dan compression MPEG4.

Kebetulan saya sudah mencoba duluan layanan Nexdrive ini selama sebulan. Apakah Nexdrive mampu memberikan hiburan baru buat kita warga Jakarta? Apakah layanannya benar-benar stabil di berbagai kondisi cuaca? Channel apa saja yang disediakan? Dan apakah perlu berlangganan layanan baru dari Nexmedia ini? berikut adalah review saya selama beberapa minggu menggunakan NexDrive.

Instalasi dan teknologi yang digunakan

Perlu diingat bahwa paket penjualan Nexdrive hanya berupa STB, smart card, antenna dan remote, jadi layar monitor mobil harus dibeli terpisah. Untuk instalasi, Nexmedia melakukan kerjasama dengan beberapa studio mobil di sekitar Jakarta. Studio tersebut juga biasanya menjual beberapa jenis monitor yang bisa digunakan jika mobil kamu belum ada monitornya. Untuk penumpang di belakang, ada beberapa jenis monitor yang bisa jadi pilihan, monitor headrest (namun biasanya ukuran layar kecil) atau di mount di atas plafon (ukuran layar cukup besar, bisa buat banyak penumpang tapi instalasinya cukup ribet dan biasanya harus bongkar mobil), atau jenis lain yang bentuknya clip yang ditempel di headrest. Berikut ini beberapa contoh dan harga monitor untuk mobil yang diambil dari website Nexdrive,

headrest-unit

Monitor jenis clip on menjadi pilihan saya karena ukurannya bisa cukup besar sekitar 10″ dan biasanya memiliki unit DVD sendiri. Total harganya tidak sampai 2 juta rupiah. Saya pasang di studio mobil Koko Ayung yang terletak di ITC Fatmawati dan hasil pemasangannya rapih, STB diletakkan di bawah kursi penumpang depan, sensor receiver remote control diletakkan di depan, cabling rapih, dan untuk audio dari STB juga bisa langsung disambungkan audio utama mobil. Untuk lokasi dealer resmi Nexdrive bisa dilihat di laman resmi Nexdrive di sini.

Screen Shot 2016-05-15 at 6.34.53 PM

 

Pilihan channel dan kualitas gambar

Nexdrive menyediakan banyak channel yang berkualitas, ada sekitar 26 channel internasional dan 14 channel lokal. Buat yang suka film drama, tv serial barat ada AXN, StarWorld, FoxCrime, Fox, dan Fox Movies Premium. Atau tayangan serial asia atau korea seperti Gem S, Celestial dan KBS World.

Adapula beragam pilihan tontonan untuk anak-anak seperti Disney Channel, Disney Junior, Nickelodeon, Cartoon Network. Dan juga tayangan yang mendidik seperti Discovery, National Geographic, dan Animal Planet.

Pencinta olah raga juga bisa dipuaskan dengan adanya channel Bein 1, 2, 3, Fox Sports 1 dan 2, dan Fight Sports. Atau buat yang tidak mau ketinggalan berita dalam dan luar negeri ada CNN, MetroTV dan TVOne. Dan tentunya tayangan TV lokal seperti SCTV, Indosiar, Ochannel, RCTI, Antv, Global TV, TransTV, Trans7, TVRI.

Untuk urusan gambar dan suara, pada kondisi dengan sinyal yang bagus, kualitas gambarnya sangat jernih di ukuran layar 10″. Tulisan-tulisan di channel CNN juga masih bisa terbaca dengan baik. Menurut spesifikasi, resolusi Nexdrive adalah 1080i jadi seharusnya tidak menemui masalah jika dipasang di monitor dengan ukuran yang lebih besar. 

Hasil pengujian di Jakarta dan sekitarnya

Kualitas gambar dan suara yang bagus tentunya tidak sempurna jika tayangannya tidak stabil. Setelah melakukan pengujian di beberapa lokasi di Jakarta dan sekitarnya, ternyata untuk area di bawah ini hasilnya stabil. Dibandingkan TV mobil lainnya atau nonton streaming di Internet, kualitaa dan stabilnya Nexdrive ini tidak bisa dibandingkan, karena cukup stabil bahkan di kecepatan yang tinggi.

  • Jakarta Selatan: Daerah sekitar Pondok Indah, Lebak Bulus, Bintaro dan juga sepanjang perjalanan Tol Pondok Indah ke BSD
  • Jakarta Pusat: Daerah MH Thamrin, Sudirman, Gatot Subroto dan sepanjang ruas tol dalam kota.
  • Jakarta Timur: Daerah Taman Mini dan Pondok Gede
  • Jakarta Utara: Daerah Tanjung Priuk dan sekitar Kelapa Gading
  • Tangerang dan sekitarnya: Daerah BSD, Serpong dan sepanjang jalan tol Kebon Jeruk sampai Alam Sutera.
  • Bekasi dan sekitarnya: Sepanjang jalan tol Bekasi sampai Cibitung

Hanya ada satu lokasi yang kurang bagus yaitu di sebagian ruas Tol Wiyoto Wiyono dekat daerah Rawamangun. Tapi menurut tim Nexmedia seharusnya masalah itu akan bisa diperbaiki setelah tower baru dibangun (yang katanya sekarang sedang dalam masa pembangunan)

Harga dan Kesimpulan

Recommended! itu adalah hasil review Nexdrive setelah mencobanya langsung sebulan terakhir. Gambar yang jernih, tayangan yang stabil dan beragam pilihan channel lokal dan internasional yang berkualitas menjadi alasan utama kenapa saya merekomendasikan Nexdrive. Tech reviewer lain, Ario Pratomo, yang lebih sering review gadget dari saya, juga mempunyai pendapat yang sama mengenai Nexdrive. Review-nya bisa dilihat disini.

Namun tentunya ada harga yang harus dibayar untuk sebuah kepuasan dan kenyamanan yang diberikan oleh Nexdrive, harga STB sebesar Rp 2.800.000 dan biaya berlangganan sebesar Rp 1.750.000  selama satu tahun untuk paket basic dan Rp 3.300.000 untuk semua channel. Ada juga pilihan paket yang lebih murah dengan berlangganan enam bulan. Dengan harga total sekitar 6.1 juta rupiah sekaligus biaya berlangganan selama setahun untuk paket all channel, menurut saya harganya cukup mahal apalagi jika belum mempunyai monitor tv di mobil. Tapi harga yang sepadan dengan kelebihan yang ditawarkan.

Mumpung masih baru launch, saya juga sarankan tidak melewatkan kesempatan harga promo Nexdrive melalui akun Facebook atau Twitter NexDrive. Saat ini ada promo yang sedang berlangsung untuk pemegang kartu kredit BCA di BCA Auto & Expo Show tangga 11 – 17 Mei 2016 dengan harga diskon berlangganan sampai 50%. Dengan harga diskon yang lumayan, saya menyarankan untuk mengambil paket Nexdrive dan segera menikmati hiburan eksklusif di mobil.

Screen Shot 2016-05-15 at 5.59.31 PM

 

Tentang Toko Musik Digital

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Saya akan berada di UNPAD pada tanggal 24 Mei 2016 ini untuk acara ENHARMONICS.

BR enharmonics.jpeg

Saya akan cerita tentang perjalan toko musik digital kami, Insan Music Store. Sebelum hadir, silahkan daftar dulu di toko musik kami. Silahkan coba download. Nanti kami tunjukkan cara pembeliannya dengan menggunakan Mandiri e-cash.

Jreng ah!


Filed under: Bisnis, music, Musik, Start-up, teknologi, Teknologi Informasi Tagged: music, Musik, postaday2016, Start-up, Teknologi Informasi

Kesibukan Minggu Ini

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Kuliah sudah selesai. Saya mengira kesibukan saya akan berkurang. Eh, malah makin sibuk. Minggu ini ternyata saya super sibuk.

Beberapa presentasi yang saya lakukan minggu ini antara lain:

  • Bedah buku “The Snowden Files”. Saya menceritakan mengenai buku ini dan implikasinya terhadap Indonesia.
  • Launching “IBM Linux Challenge 2016“, yaitu kompetisi open source. Ayo daftar.
  • Presentasi tentang pemanfaatan tanda tangan digital untuk aplikasi yang diprakarsai oleh Kominfo

Nanti cerita masing-masing akan saya coba tuliskan.

Acara-acara tersebut berlangsung di Jakarta dan ada yang dimulai sangat pagi sekali. Artinya saya harus berangkat pagi sekali dari Bandung, menginap, dan kembali lagi ke Bandung. Berangkat dari Bandung pukul 3:30 pagi. Ugh.

Nah, sekarang tinggal capeknya.


Filed under: Curhat, Teknologi Informasi Tagged: Curhat, postaday2016, Teknologi Informasi

Andrew Darwis Menanggapi Situasi Dunia Startup Indonesia Belakangan ini

Okto SiLaban Okto Silaban

Satu hal yang harus diingat, startup itu bukan “overnight success”, butuh pengorbanan waktu dan passion terhadap product tersebut.

Banyak startup yang baru dibuat (hanya bermodalkan) business plan, (lalu) “digoreng” -jual ke investor, jual lagi ke investor lebih besar, again… and again. It works and some startup doing it. Tapi gak semua bisa beruntung mendapatkan investor. Akhirnya startup yang tidak beruntung dan gagal harus gulung tikar. Dan (ini akhirnya) membuat kepercayaan terhadap industri startup kurang bagus.

~Andrew Darwis (founder Kaskus) menanggapi situasi startup di Indonesia belakangan ini.

Sumber: Techinasia

Tes Drive Kijang Innova dan Agya

Blog Oom Yahya Oom Yahya

Belum lama ini Toyota mengeluarkan model baru untuk Toyota Kijang Innova. Foto dan video tentang Kijang Innova tersebut bertebaran di mana-mana, mudah dijumpai, namun tentunya pengalaman mengendarainya tidak bisa didapat hanya dengan melihat foto dan video.

Jika Anda ingin menjajal langsung Toyota Kijang Innova serta mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda bisa mendaftar di sini.

Kijang Innova

Bagi Anda yang barangkali membutuhkan sebuah city car yang gesit dan irit menembus perkotaan, Anda juga boleh menjajal Toyota Agya dengan mendaftar di sini.

Toyota Agya

Selamat tes drive.

The post Tes Drive Kijang Innova dan Agya appeared first on Blog Oom Yahya.

Literature Review: Pengantar dan Metode

RomiSatriaWahono.Net Romi Satria Wahono

literature review

Literature review atau tinjauan pustaka adalah istilah yang sering diucapkan oleh mahasiswa ketika sedang mengerjakan skripsi, tesis atau disertasi. Dosen dan peneliti juga fasih menggunakan istilah ini karena kehidupan akademisi sangat dekat dengan perilaku literature review. Literature review atau tinjauan pustaka pasti akan kita lakukan misalnya ketika kita memulai memahami suatu topik penelitian baru, mengikuti trend […]

Kebanyakan Pesan

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

banjir pesanBanjir pesan (message). Ada beberapa orang yang kemarin ngirim pesan ke saya melalui WhatsApp atau Telegram. Sekarang sudah tidak muncul lagi di layar saya. Mungkin ada, tapi di baris ke 100-an. He he he.

Masalahnya, ada banyak orang yang kirim pesan ke saya. Bayangkan saja. Ada beberapa mahasiswa yang kirim pesan soal tugas-tugas mereka. Nama mereka langsung muncul di daftar yang kirim pesan. Maka ini akan mendorong ke bawah nama-nama yang kirim pesan sebelumnya.

Nampaknya aplikasi chat seperti WhatsApp dan Telegram tidak mampu untuk menangani kasus orang yang banyak pesan seperti saya. Mereka tidak didesain untuk itu ya? Padahal saya sudah menggunakan aplikasi di komputer untuk mencoba menangani data yang banyak ini. Gak ngejar juga. User interface (UI)-nya tidak cocok untuk itu.

Saya tidak bisa membalas semua pesan-pesan itu dengan segera. Kalau saya balasi semuanya, kerjaan saya yang lain (yang lebih penting) bakalan tidak selesai. Kerjaan membalas-balas pesan saja sudah menghabiskan waktu. Bayangkan kalau untuk membalas sebuah pesan membutuhkan waktu 1 menit. Kalau ada 100 pesan, berarti sudah hampir 2 jam! Itu hanya untuk membalas pesan yang ada saat ini. Setelah dibalas, pesan itu kembali memberikan jawaban. Kayak beranak aja. Jadi tambah banyak lagi pesan yang harus dibalas. he he he.

Jadi, bagi Anda yang sudah kirim pesan ke saya dan belum saya balas, ya inilah penyebabnya. Pesan Anda sudah tidak muncul di handphone / komputer / aplikasi saya.


Filed under: Curhat, Teknologi Informasi Tagged: Curhat, postaday2016, Teknologi Informasi

PowerBank Dengan Feature Fast Charging? Ya ZenPower Pro!

Blog Oom Yahya Oom Yahya

Asus selalu memberi kejutan buat saya. Saat saya butuh power bank, eh kok mendadak ada bapak kurir datang bawa kiriman power bank dari Asus. Mungkin habis ini saya harus berpikir bahwa saya butuh notebook ROG Series. *eh (ngacir)

Power bank yang saya terima ini berbeda dengan power bank Asus ZenPower yang terdahulu. Kali ini namanya ada embel-embel “Pro”-nya. Namun kelebihan yang ditawarkan bukan sekadar embel-embel belaka.

Nah, apa sajakah keunggulan Asus ZenPower Pro ini?

Kalau dari sisi kapasitas, Asus ZenPower Pro memiliki kapasitas energi sebesar 10.050 mAh, sama seperti kakaknya. Dari sisi fisik, meski ukurannya kurang lebih sama, namun pasti akan langsung terlihat bedanya.

Asus ZenPower Pro

Ya, Asus ZenPower Pro ini memiliki dua port USB sebagai gerbang untuk mengeluarkan daya serta 1 port mini USB untuk jalan pengisian ulang, plus sebuah LED besar yang bisa difungsikan sebagai senter, selain tentu saja empat buah LED kecil sebagai indikator kapasitas power bank.

Asus ZenPower Pro

Salah satu dari dua port USB tersebut memiliki feature fast charging, yaitu port sebelah luar. Secara kasat mata, port yang memiliki feature fast charging tersebut didesain seolah memiliki bingkai di sekeliling lubang port-nya.

Bukti bahwa feature fast charging tersebut berfungsi adalah munculnya notifikasi fast charging pada Zenfone 2 yang diisi dayanya menggunakan Asus ZenPower Pro.

PowerBank Dengan Feature Fast Charging

Ketika diuji untuk mengisi daya dari keadaan penuh, Asus ZenPower Pro ini mampu “menghidupi” Lumia 540 dalam 2 siklus pengisian dan Zenfone 2 dalam sekali siklus pengisian, sebelum akhirnya diisi ulang kembali.

Pengisian ulang Asus ZenPower Pro menggunakan charger Zenfone 2 membutuhkan waktu antara 4-6 jam hingga penuh.

Untuk menyalakan senternya, tekan dan tahan tombol power hingga LED menyala. Dalam keadaan LED menyala, tekan tombol power dua kali secara cepat untuk mengubah tingkat terangnya. Ada dua tingkat terang yang dimiliki oleh LED Asus ZenPower Pro.

Asus ZenPower Pro

Dari berbagai feature yang dimiliki oleh Asus ZenPower Pro ini, feature fast charging-nya lah yang paling sering saya manfaatkan. Maklum, kalau ngecharge Zenfone 2 pake power bank biasa membutuhkan waktu yang agak lama, bisa sampai 4 jam. Dengan Asus ZenPower Pro ini, cukup 2 jam seperti halnya menggunakan charger originalnya.

Oh ya, bagaimana tak sengaja mengisi ulang ponsel yang tidak memiliki feature fast charging melalui port fast charging yang dimiliki Asus ZenPower Pro ini? Tenang saja, Asus ZenPower Pro ini cukup cerdas untuk mengenali bahwa ponsel yang di-charge tidak memiliki feature fast charging sehingga meskipun menggunakan port fast charging tapi feature fast charging-nya tidak menyala.

 

Asus ZenPower Pro ini tersedia dalam berbagai warna unik, sehingga cocok juga dijadikan koleksi. (lol)

The post PowerBank Dengan Feature Fast Charging? Ya ZenPower Pro! appeared first on Blog Oom Yahya.

Borobudur

RendyMaulana.com Rendy Maulana

Last week i went to Borobudur Temple, Magelang, Central Java

Traffic Contribution to Indonesia Internet (End April 2016)

RendyMaulana.com Rendy Maulana

3 Weeks after my last post regarding Our Traffic, its grow very fast.

Traffic on 28 April 2016
Total Traffic on April 28, 2016, In = Out to Data Center, Out = Going inside Data center

Max In: 616.53Mb; Average In: 337.55Mb; Current In: 455.45Mb;
Max Out: 518.22Mb; Average Out: 81.92Mb; Current Out: 66.87Mb;

daily iix, 28 April 2016
Traffic to Indonesia Internet Exchange, April 28, 2016, In & Out = Normal Reading

Max In: 59.75Mb; Average In: 18.69Mb; Current In: 24.68Mb;
Max Out: 323.83Mb; Average Out: 199.53Mb; Current Out: 296.06Mb;

6 Mitos Kesalahan Pengembangan Software

RomiSatriaWahono.Net Romi Satria Wahono

sliderimage2

Menurut data statistik, tingkat kegagalan project software di dunia ini mencapai lebih dari 40%. Di Amerika, Standish Group mencatat kegagalan mencapai 42%, sedangkan General Accounting Office menemukan fakta bahwa kegagalan pengembangan software mencapai 53% (Dennis, 2012). Semakin besar ukuran dari software, semakin besar kemungkinan kegagalan dalam pengembangan dan penerapan. Ketika kita mencoba mengkritisi lingkungan di […]

Tempat Koleksi Foto Online

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Kehabisan disk melulu. Umumnya karena koleksi lagu dan foto. Nah, saya berniat untuk menghapus koleksi foto di komputer (disk) sendiri. Saya mau upload foto-foto saya ke tempat koleksi online (atau kalau terpaksa, disk online) kemudian saya HAPUS foto-foto itu dari disk saya.

Apakah langkah ini bijaksana?

Saya akan upload berkas-berkas foto tersebut ke beberapa tempat. Just in case. Khawatir kalau layanan tempat koleksi foto tersebut berubah atau malah tutup. Sementara ini saya mengandalkan layanan Google Photos dan Flickr. Ada juga sebagian yang saya upload ke Facebook. (Hanya kalau ke facebook, ukurannya jadi mengecil dan kualitasnya menjadi turun?) Memang yang saya cari adalah layanan yang gratisan. ha ha ha.

Apakah ada saran tempat upload foto lagi? Kalau bisa yang gratisan dan ukurannya bisa besar.


Filed under: foto, Opini, Teknologi Informasi, TI Tagged: foto, opini, postaday2016, Teknologi Informasi

Update Firefox di Kernel lawas

ophay ophay

Sabtu pagi sebelum keluar rumah nyempatin dulu ng-update-tin firefox biar tertap terkinikan. Filed under: /etc, oprekan

Masih Tentang “Buzzer” di Media Sosial

Enda Nasution's Quiclinks enda

Hari ini kita diributkan oleh opini di media sosial yang seolah-olah akademis dan didukung oleh data dengan tuduhan pada beberapa orang yang katanya adalah “BUZZERS” untuk kepentingan politik tertentu. Buzzer, sebutan untuk orang yang nge-“buzz” (1. Anything that creates excitement or stimulus. 2. The feeling experienced by someone in a stimulated state. 3. Gossip.) jadi … Continue reading "Masih Tentang “Buzzer” di Media Sosial" The post Masih Tentang “Buzzer” di...

[[ This is a content summary only. Visit my website for full links, other content, and more! ]]

Dear Future Generation, Sorry…

Aku Ingin Hijau Aku Ingin Hijau

 

sorry-high-2(klik pada gambar untuk menonton video)

Prince Ea, seorang motivator, membuat sebuah film mengenai masa depan yang suram akibat perusakan hutan dan ketidakpedulian orang terhadap perubahan cuaca global.

Banyak perusahaan merusak hutan dan menebang pohon demi keuntungan semata, politisi pun menyangkal adanya pemanasan global, orang banyak juga masih tidak peduli dengan lingkungan yang akan di turunkan ke generasi berikut.

Pemanasan global itu nyata. Perubahan cuaca yang ekstrim itu nyata. Dan kita tidak bisa terus menunggu aksi dari pemerintah untuk perubahan yang nyata. Bila kita satu per satu ikut serta untuk merawat dan menanam pohon, ikut peduli dengan lingkungan, maka dukungan orang banyak akan membawa perubahan yang sangat besar.

Sebarkan dan tonton videonya. https://www.youtube.com/watch?v=eRLJscAlk1M

Dibawah ini adalah pesan yang disampaikan dalam bentuk text. Semoga dapat menyentuh kita semua untuk beraksi.

Dear Future Generations,
I think I speak for the rest of us when I say,
sorry, sorry we left you our mess of a planet.
Sorry that we were too caught up in our own doings to do something.
Sorry we listened to people who made excuses,
to do nothing.
I hope you forgive us,
we just didn’t realize how special the earth was,
like a marriage going wrong,
we didn’t know what we had until it was gone.

For example,
I’m guessing you probably know what is the Amazon Desert, right?
Well believe it or not,
it was once called once called the Amazon Rain Forest,
and there were billions of trees there,
and all of them gorgeous and just um..
Oh, you don’t know much about trees, do you?
Well let me tell you that trees are amazing,
and I mean, we literally breath the air
they are creating, and they clean up our pollution,
our carbon, store and purify water,
give us medicine that cures ours diseases, food that feeds us.
Which is why I am so sorry, to tell you that,
we burned them down.
Cut them down with brutal machines, horrific,
at a rate of 40 football fields every minute,
that’s 50% of all the trees in the world all gone
in the last 100 years.
Why? For this.

And that wouldn’t make me so sad,
if there weren’t so many pictures of leaves on it.
You know when I was a child,
I read how the Native Americans had such consideration,
for the planet that they felt responsible,
for how they left the land for the next 7 generations.
Which brings me great sorrow, because most of us today,
don’t even care about tomorrow.
So I’m sorry, I’m sorry that we put profit over people,
greed over need, the rule of gold above the golden rule.
I’m sorry we used nature as a credit card with no spending limit.
Over drafting animals to extinction,
stealing your chance to ever see their uniqueness,
or become friends with them.
Sorry we poison the ocean so much that you can’t even swim in them.
But most of all, i’m sorry about our mindset,
cause we had the nerve to call this destruction,
“Progress”.

Hey Fox News, if you don’t think climate change is a threat.
I dare you to interview the thousands of homeless people in Bangladesh,
see while you was in your penthouse nestled,
their homes were literally washed away
beneath their feet due to the rising sea levels,
and Sara Palin, you said that you love the smell of fossil fuels,
well I urge you to talk to the kids of Beijing
who are forced to wear pollution masks just to go to school.
You see you can ignore this, but the thing about truth is,
it can be denied, not avoided.
so I’m sorry future generation,
I’m sorry that our footprints became a sinkhole and not a garden.
I’m sorry that we paid so much attention to ISIS,
and very little how fast the ice is melting in the arctic.
I’m sorry we doomed you
and I’m sorry we didn’t find another planet in time to move to.
I am s…

You know what, cut the beat, I’m not sorry.
This future I do not accept it,
because an error does not become a mistake,
until you refuse to correct it.
We can redirect this, how?
Let me suggest that if a farmer sees a tree that is unhealthy,
they don’t look at the branches to diagnosis it,
they look at the root, so like that farmer,
we must look at the root,
and not to the branches of the government,
not to the politicians run by corporations.
We are the root, we are the foundation, this generation,
it is up to us to take care of this planet.
It is our only home, we must globally warm our hearts
and change the climate of our souls
and realize that we are not apart from nature,
we are a part of nature.
And to betray nature is to betray us,
to save nature, is to save us.
Because whatever you’re fighting for:
Racism, Poverty, Feminism, Gay Rights,
or any type of Equality.
It won’t matter in the least,
because if we don’t all work together to save the environment,
we will be equally extinct.

Sorry.

 


Filed under: Bercocok Tanam, Berita Lingkungan Global, Fakta Lingkungan, Tokoh Hijau Tagged: prince-ea, video

2 Account (WhatsApp) dalam 1 handphone

ophay ophay

                Minggu kemaren Handphone Lani terpaksa harus diopname untuk beberapa hari, karena OS androidnya gagal boot, disamping aktivitas sekolah Lani yang cukup padat dan banyaknya kegiatan ekstakulikuler yang harus Lani ikuti terpaksa handphone lawas tersebut hanya tersimpan didalam lemari buku. Sementara disatu sisi Lani sangat membutuhkan nomor GSM […]

Cap Jidat yang akan Menyelamatkanmu

Business Software in the Cloud 1

Kalau ditanya 3 hal terpenting dalam membangun bisnis, maka jawabannya adalah: Skill - Credibility - Network.

Jika hanya menyisakan 1 hal yang terpenting, maka kredibilitas adalah yang paling utama di dunia bisnis.

Lantas apa itu Kredibilitas?

Kredibilitas adalah nama baik, kredibilitas yang dibangun dimasa lalu. Kalau elemen pembangun kredibilitas yang tepat, saya setuju memilih kata amanah, karena sudah mencakup seluruhnya, bahkan lebih daripada itu. Jika Kredibilitas yang diketahui orang hanya tampak dari permukaan, amanah sejatinya adalah kredibilitas yang dibangun untuk ‘bumi’ dan ‘langit’.

Contoh pembeda, seseorang bisa saja melakukan sesuatu yang benar (dan baik) di depan orang lain untuk tetap menjaga reputasinya sebagai ‘orang baik’. Kalau yang disebut amanah, dia melakukan bukan karena sedang dilihat oleh orang lain, namun sedang dilihat Allah. Jika tak ada fitnah, maka semestinya seorang yang amanah akan memiliki kredibilitas dunia dan surga. Sangat berat menggunakan kata amanah yang menjadi salah satu dari sifat Nabi. Semoga kita dapat meneladaninya.

Amanah bukan sekadar jujur (luar dalam), tapi ‘andal’. Orang yang jujur, tapi gak bisa diandalkan, akan sering mengecewakan saat mengemban tugas. Contoh kongkritnya: pernahkah Anda memiliki seorang kawan atau karyawan yang jujur, namun pemalas, baik malas kerja atau malas belajar? Maukah Anda mempekerjakan atau menginvestasikan uang Anda ke dia? Mikir kan..?!

Masalahnya bukan sesederhana itu, kredibilitas seseorang dibangun dari ratusan bahkan ribuan ‘tugas’ yang diamanahkan kepadanya atau tidak secara langsung. Bisa jadi atasan Anda tak melihat Anda bekerja keras, namun orang lain yang melihat, akan mencatat kredibilitas Anda. Selain tugas, sikap ringan tangan dalam membantu, ringan kaki dalam bersilaturahim, kerja keras, loyal, rendah hati, pemurah, itu semua membentuk penilaian orang terhadap kita. Itulah kredibilitas.

Sebaliknya, sikap banyak alasan, menyalahkan, khianat, penjilat, kikir (harta ataupun ilmu), malas, sombong, itu juga kredibilitas, tapi yang buruk.

Seseorang yang jatuh bangkrut, tergencet hutang dagang (tak disengaja), namun bertanggung jawab dan tidak lari, itupun membangun kredibilitas.

Jadi dimanapun kita berkarya, apapun posisi kita, bagaimanapun kondisi kita, sesungguhnya kita sedang membangun rapor kredibilitas kita. Tak heran jika dikatakan, “Nasibmu adalah hasil kebiasaanmu”. Seolah di mata orang yang mengenal kita, ada suatu Cap di Jidat.

Kira-kira, apa cap kebanyakan orang terhadap diri Anda? Dijawab dalam hati saja, karena hal itu bukan untuk orang luar, tapi untuk diri Anda sendiri.

Cap ini juga yang akan digunakan saat perekrutan dan mencari partner. Tanya kanan, kiri, atas, bawah, luar, dalam. Tak kan lepas kita terhadap apa yang pernah kita perbuat. Maka dari itu berhati-hatilah dalam bertindak. Apalagi di jaman internet dan media sosial, transparasi informasi tak dapat dibendung, kecuali oleh para hacker.

“Your quality will be known among your enemies, before ever you meet them, my friend..” ~ Kingdom of Heaven and earth

Jika orang tak mempercayai kita dan itu sering terjadi, tanyakan pada diri sendiri, kemungkinan besar itulah buah dari yang kita tanam dahulu. Atau mungkin kita belum banyak menanam, mungkin juga belum berbuah.

“You reap what you sow”

“I have long feared that my sins would return to visit me, and the cost is more than I can bear.”, Benjamin Martin, The Patriot.

Semoga Allah menutup segala aib kita dan membuka pintu hidayah kita, serta memberikan kesempatan bagi kita untuk memperbaiki amalan-amalan kita. Aamiin..

Jaya Setiabudi

Founder YEA dan Yukbisnis.com

"Buka OL-shop Gratis, langsung dapat 7 Video Tutorial ABC Toko Online, di Yukbisnis.com"

Nikola Tesla, Thomas Alva Edison dan Linus Torvalds

Okto SiLaban Okto Silaban

Mungkin sebagian dari kalian sudah familiar dengan cerita klasik Nikola vs Thomas Edison? Singkatnya banyak yang bilang penemuan-penemuan yang “diklaim” ciptaan Edison itu sebenarnya adalah hasil karya Tesla.

Larry Page (pendiri Google) sangat terinspirasi oleh cerita hidup Tesla. Ia sampai menangis ketika selesai membaca buku kisah hidupnya. Tesla adalah seorang penemu sejati. Tapi karena terlalu fokus pada teknologi, akhirnya “hanya dimanfaatkan” oleh Edison. Edison yang membuat temuan-temuan Tesla menjadi bisnis raksasa. Sementara itu Tesla akhirnya harus meninggal dunia dalam kondisi melarat. Konon itulah sebabnya Larry Page selalu berusaha memastikan Google (sekarang Alphabet) tetap besar sebagai bisnis sehingga Ia dan Sergey Brin bisa terus berinovasi dengan teknologi.

Lalu bagaimana dengan Linus Torvalds? Saya pribadi (tadinya) menyamakan dia seperti Tesla (minus melarat). Dia menciptakan sistem operasi Linux, yang digunakan di ratusan juta mesin-mesin server (termasuk yang digunakan Google, Yahoo, Facebook, dll), yang diberikan secara cuma-cuma. Tapi dalam sebuah acara wawancara TED Talks, Torvalds justru menyatakan (kurang lebih) “yang menemukan memang Tesla, tapi yang mengubah dunia ya Edison.” Dan dia menyatakan bahwa dirinya pada dasarnya lebih condong ke Edison. Mengejutkan buat saya.

Simak videonya di sini.

Tapi walau begitu Torvalds tetap pribadi yang sederhana. Satu lagi yang membuat saya kagum dengan kepribadian Torvalds, dia ternyata seorang “geek” abis. Selalu bekerja sendirian. Mengakui bahwa dia bukan “people person”, tidak nyaman berinteraksi dengan orang-orang banyak, apalagi tampil di depan publik. Dan yang paling mengejutkan dia mengakui bahwa dirinya bukan seorang visioner.

Banyak orang-orang yang melihat ke langit di atas sana, dan berpikir apa yang bisa dicapai di masa depan di angkasa sana, orang-orang visioner. Tapi Linus adalah orang yang melihat jalanan yang sedang diinjaknya, melihat jika ada lubang di jalan, apa yang bisa dia perbaiki agar jalan itu bisa mulus kembali dan bisa nyaman digunakan orang banyak.

Dunia ini memang semakin cepat bergerak “maju” karena banyak orang-orang visioner yang berpikiran jauh ke masa depan. Tapi dunia ini juga perlu orang seperti Torvalds, yang menyelesaikan masalah yang nyata yang kita hadapi saat ini, di sekitar kita.

Anda mau jadi seperti siapa? Tesla, Edison, Larry atau Torvalds?

Review Acer Liquid Z330, Ponsel Mungil Nan Cantik

Blog Oom Yahya Oom Yahya

Satu hape lagi mampir ke “meja redaksi” BOY, yaitu Acer Liquid Z330, sebuah hape mungil nan cantik dari Acer. Acer sepertinya masih tetap setia menyasar pasar entry level dengan prinsip value for the money. Ponsel cantik ini adalah penyempurnaan dari seri Acer Liquid Z320 yang kebetulan juga pernah diulas di sini. Berikut review Acer Liquid Z330 tersebut.

Design

Dari sisi body, tak ada perbedaan mendasar antara Acer Liquid Z320 dengan Acer Liquid Z330. Keduanya memiliki dimensi sama persis, yaitu 136.00 mm x 66.50 mm x 9.60 mm. Bobotnya pun sama, 142 gram. Jadi kalau kebetulan ada orang serumah yang memiliki baik Acer Liquid Z320 dan Acer Liquid Z330, awas hati-hati jangan sampai tertukar.

Acer Liquid Z330

Keunggulan dari dimensi body yang menampung layar 4.5 inci ini adalah kenyamanan digenggam, terasa pas saat dioperasikan, bahkan saat dioperasikan dengan hanya satu tangan. Tata letak tombol Acer Liquid Z330 ini lebih bersahabat dengan tangan kanan. Letak tombol power di atas kiri jadi lebih mudah dijangkau dengan jari telunjuk dan tombol volume di sisi kanan mudah dijangkau dengan jempol.

Dilihat dari belakang, speaker yang berbentuk bulat dan terletak di bawah memberi efek kamuflase, seolah kameranya ada dua.

Acer Liquid Z330

Yang mempercantik tampilan Acer Liquid Z330 ini adalah “sabuk” silver yang mengelilingi tepian body dan cover belakang yang memiliki corak garis-garis horisontal.

Acer Liquid Z330

Acer Liquid Z330 juga dilengkapi dengan LED notifikasi yang akan menyala apabila ada notifikasi, misalnya saat ada pesan baru di Facebook, ada mention Twitter, saat berada dalam keadaan dicharge, dan lain-lain.

 

Layar

Acer Liquid Z330 memiliki layar berukuran 4.5 inci dan resolusi 480 x 854 pixel. Resolusi yang cukup ideal untuk ukuran layar 4.5 inci. Tingkat keterbacaan dan kecerahannya juga baik karena mengusung teknologi IPS Wide View angle with BluelightShield. Namun untuk bisa nyaman digunakan outdoor, setidaknya pasanglah tingkat kecerahan pada angka 50%.

Hanya saja sejauh informasi yang saya dapat, layarnya belum dilapisi oleh Gorilla Glass. Jadi sepertinya pengguna Acer Liquid Z330 kudu memasang anti gores supaya lebih merasa aman dalam menggunakannya.

Yang menyenangkan, layar Acer Liquid Z330 responsif saat dioperasikan. Kesan yang saya dapat ini jauh lebih baik ketimbang kesan yang saya dapat saat mencoba generasi sebelumnya, Acer Liquid Z320.

 

Multimedia

Kemampuan multimedia Acer Liquid Z330 benar-benar membuat jaw drop. Saat digunakan untuk memutar video, hmmm okay dari sisi visual memang biasa saja mengingat ukuran layar dan resolusi, namun suara yang dihasilkannya sangat baik. Semua berkat teknologi DTS Studio Sound yang disematkan pada ponsel mungil nan cantik ini. Apalagi jika earphone-nya dipasang.

Jika Anda suka mendengarkan musik, Acer Liquid Z330 ini cocok digunakan sebagai pengganti MP3 player. Yang sedikit mengganjal barangkali adalah ruang simpannya yang hanya 8 GB, namun tak perlu khawatir karena tersedia slot kartu MicroSD yang siap memperluas ruang simpan hingga 32 GB.

 

Kamera

Kedua kamera yang disematkan pada Acer Liquid Z330 memiliki resolusi 5 MP. Kamera depannya lebih baik ketimbang generasi sebelumnya, Liquid Z320 yang hanya 2 MP. Acer melengkapi kamera di ponsel ini dengan teknologi Brigth Magic yang menjamin hasil tangkapan kamera lebih terang, bahkan di kondisi minim cahaya sekalipun.

Baik kamera depan maupun belakang, memberikan kinerja yang sama baik. Ditambah beberapa fitur pendukung yang membuat pengalaman berfoto via ponsel makin seru, seperti Sound Shutter, dan mode Presentasi yang berguna untuk mengambil foto untuk presentasi. Selain fitur, ada empat pilihan scene, yaitu pemandangan, mode malam, dan mode portrait standard.

Kamera Acer Liquid Z330 ini juga didukung kemampuan perintah suara. Jadi dengan mengucapkan “capture” atau “cheese”, kamera akan mengambil gambar. Hanya perhatikan logatnya ya, pastikan benar-benar berbunyi capture atau cheese layaknya pada Bahasa Inggris. (lol)

Kamera pada Acer Liquid Z330 juga dilengkapi beberapa efek gambar, sehingga kita bisa lebih berkreasi dengan filter foto yang lebih bervariasi, seperti sepia, B&W, negative (klise fil seluloid) dan lainnya.

Berikut beberapa contoh foto yang diambil dengan Acer Liquid Z330.

Acer Liquid Z330

Acer Liquid Z330

 

Koneksi

Perbedaan paling signifikan antara Acer Liquid Z320 dan Z330 adalah soal koneksi. Acer Liquid Z330 telah mendukung koneksi 4G LTE, sedangkan Z320 mampu maksimal hingga HSDPA. Tentu saja untuk memanfaatkan koneksi 4G LTE ini, Anda harus menggunakan operator yang sudah mendukungnya.

Berikut hasil tes kecepatan salah satu operator seluler yang dilakukan dengan Acer Liquid Z330.

Acer Liquid Z330

 

Baterai

Koneksi yang lebih cepat sudah pasti kudu dibayar dengan konsumsi baterai yang lebih banyak. Jadi dengan kapasitas baterai 2000 mAh, Acer Liquid Z330 mungkin akan terasa boros. Namun jangan khawatir, untuk penggunaan normal, Acer Liquid Z330 masih sanggup digunakan untuk pemakaian normal seharian penuh.

 

Performa

Meski hanya dibekali RAM 1 GB, Acer Liquid Z330 relatif mumpuni untuk mengerjarkan tugas-tugas harian. Hasil benchmark yang diberikan oleh Antutu adalah 20463, lebih unggul dari Acer Liquid Z320 di angka 17348.

Acer Liquid Z330

Acer Liquid Z330 dapat mudah ditemukan di berbagai gerai-gerai handphone seluruh Indonesia maupun online store dengan harga sekitar Rp 1 jutaan. Jika berminat, saat ini Acer sudah memiliki official e-store di Bhinneka.com, bisa kunjungi Acer e-Store di sini.

The post Review Acer Liquid Z330, Ponsel Mungil Nan Cantik appeared first on Blog Oom Yahya.

10 Mitos Penyebab Kegagalan Publikasi di Jurnal Terindeks

RomiSatriaWahono.Net Romi Satria Wahono

Research Publication

Publikasi ilmiah adalah salah satu rangkaian research life cycle yang wajib dilakukan oleh peneliti. Sudah menjadi rahasia umum bahwa apabila hasil penelitian tidak kita publikasikan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa bahwa memang tidak pernah dilakukan. Seperti dikatakan oleh (Miller, 1993), “If it wasn’t published, it wasn’t done“. Makna sama dengan redaksi berbeda juga diungkapkan oleh […]

Algoritma Go-Jek yang Terbalik

Okto SiLaban Okto Silaban

Kemarin malam saya berada di Ratu Plaza, daerah Senayan. Saya hendak ke suatu tempat di daerah Cidodol. Karena males kena macet, saya pesan lah Go-Jek. Setelah pesan saya tidak perhatikan lagi aplikasinya. Sibuk mengunyah makanan.

Tak lama saya mendapatkan panggilan telpon. Ternyata pengemudi Go-Jek. Saya belum cek lagi aplikasinya. Dia bilang paling lama 10 menit baru nyampe. Saya menduga dia di sekitar Senayan, tapi terjebak macet. Ya sudahlah.

5 menit kemudian, baru saya cek aplikasinya. Posisi si pengemudi di daerah Cidodol. Lah?? Itu tujuan saya toh. Saya mau batalkan kok kasihan juga dia sudah datang jauh-jauh.

Lebih dari 15 menit, pengemudi Go-Jek nya baru sampai. Dan dia mengkonfirmasi, benar dia tadi Cidodol. Duh.

Saya enggak ngerti logika aplikasi di Go-Jek ini. Seringkali saya melihat di depan mata saya paling tidak ada 10 orang pengemudi Go-Jek yang sibuk memperhatikan ponselnya, siap menunggu orderan. Tetapi ketika saya memesan jasa Go-Jek, yang mendapatkan pesanan malah berjarak 2 km dari lokasi saya.

Inilah sebabnya terkadang saya terpaksa membatalkan pesanan saya, dan coba pesan lagi. Apesnya, jika membatalkan pesanan sampai 5x dalam sehari, akun kita akan dibekukan sementara. Dan ini tanpa pemberitahuan. Saya sendiri pernah mengalami. Karena komplain via telponlah saya baru tahu penyebabnya.

Gak ngerti deh gimana sebenarnya algoritma yang digunakan Go-Jek. Semoga pengemudi UberMotor cepat bertambah banyak. Saya (dan mungkin banyak orang lainnya) butuh alternatif.

*Kenapa gak pakai GrabBike? Karena GrabBike harus dibayar tunai langsung. Saya malas berhadapan dengan “modus tidak ada kembalian”. Sekali dua kali tidak apa-apa, kalau berpuluh kali ya nyesek juga.

Saling Berbagi Perusahaan Teknologi di Indonesia

Okto SiLaban Okto Silaban

[Foto: adders | flickr.com]
Saya pernah tahu ada acara-acara sharing session tentang topik spesifik yang disponsori oleh perusahan “teknologi” di Indonesia. Misal topik tentang NodeJS, PHP atau Python misalnya. Tetapi saya jarang mendengar sharing session tentang bagaimana teknologi di perusahaan itu sendiri. Baik tentang arsitektur teknologinya, cara mengatur orang dan fungsi-fungsinya, atau perangkat lunak/keras apa saja yang dipakai.

Kalau di luar negri ini seperti sudah jadi kegiatan rutin. Di YouTube banyak video-videonya. Jaman saya masih senang otak-atik dunia pemrograman, saya sering lihat video-video ini.

Blibli.com salah satu contoh yang baik. Minggu lalu mereka mengadakan acara sharing session. “Buka-bukaan” tentang teknologi yang digunakan mereka. Silakan baca detailnya di LABANA.ID.

Dengan acara seperti ini, efeknya bagus juga bagi para pelaku industri ini. Selain mendapatkan pengetahuan yang lebih banyak, paling tidak mereka bisa mendapatkan informasi untuk peluang karir berikutnya. 😀

Nilai Akuisisi Startup Media di Indonesia

Okto SiLaban Okto Silaban

Rangkuman akuisisi yang saya ingat:

  • Detikcom (berdiri tahun 1999) dulu dibeli Trans Corp dengan harga sekitar Rp 500 M.
  • Kaskus (berdiri tahun 1999) gosipnya dibeli GDP (Djarum Group) dengan harga sekitar Rp 500 – 600 M.
  • KapanLagi (berdiri tahun 2003), valuasinya (gosip juga) sekitar Rp 1 T ketika sebagian sahamnya dibeli MediaCorp.
  • Hipwee (berdiri tahun 2014), nilai akuisisinya oleh Migmee adalah Rp 5,4 M. Situs ini sering disebut-sebut sebagai BuzzFeed nya Indonesia.

Semua contoh di atas adalah startup yang kriterianya didirikan di Indonesia, dan target pasarnya juga Indonesia. Hanya saja mereka masuk dalam kategori industri media online. Khusus 3 teratas, mereka didirikan di sekitar waktu tahun 1999 – 2003, sekitar 13 tahun lalu.

Sekarang lihat startup dengan dengan kriteria yang sama, tetapi bukan media online, alias mereka yang disebut “startup teknologi”.

Tokopedia (didirikan tahun 2009, 7 tahun lalu) – Pertama didirikan digelontorin dana Rp 2,4 M untuk 80% saham. Artinya valuasinya waktu baru berdiri sudah Rp 3 M. Sekarang? Dengan suntikan dana baru hampir Rp 2T, tentunya valuasinya sudah di angka triliunan Rupiah.

Go-Jek (berdiri tahun 2010, tapi baru aktif kembali sekitar tahun 2012 akhir) – Dikabarkan mendapatkan investasi ratusan juta dollar oleh Bloomberg.

Kesimpulannya, startup media di Indonesia memang angkanya gak bombastis kayaknya ya.

Jam Pulang Kerja di Excellent

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Setelah ujicoba beberapa waktu, akhirnya saya ambil 2 keputusan terkait standarisasi di Excellent :

  1. Efektif mulai 1 April 2016, jam pulang kantor di Excellent diset menjadi pkl. 16.30 WIB, setiap hari. Tidak terbatas hari Jumat saja. Tujuannya agar ada waktu lebih untuk sampai di rumah/jalan-jalan sore. Supaya ada waktu lebih bersama keluarga/bersama pasangan/mencari pasangan
  2. Memastikan menu sarapan pagi selalu tersedia di markas Excellent Emerald Spring. Ditambah dengan buah yang selalu berganti dan ada opsi minuman segar (jeruk peras atau juice). Rencananya beberapa waktu kedepan beli blender/juicer supaya lebih mudah dalam membuat minuman segar yang disukai.

jam-kerja

Untuk hal lain seperti “free day” di hari Jumat, makan siang bersama di hari Jumat dan hal lain yang sifatnya baik untuk kesehatan dan kebersamaan internal team Excellent, insya Allah tetap dijalankan.

Dari ujicoba 3 bulan pertama di 2016, peningkatan benefit bagi team berkorelasi positif buat order yang masuk ke Excellent. Paling tidak Excellent menambah beberapa klien kelas premium untuk layanan Excellent Zimbra VPS/Cloud, beberapa klien kelas basic/silver/gold dan ada tambahan klien-klien yang mengambil opsi premium maintenance, terutama dari beberapa group perusahaan perbankan besar.

Target berikutnya adalah terkait review besaran tunjangan transport dan asuransi kesehatan. Semoga Excellent tetap maju, berkah dan berkembang sehingga target-target tersebut bisa diaktifkan tanpa menunggu waktu terlalu lama.

Untuk eksternal, tantangannya adalah memperbaiki tingkat respon disisi Excellent sekaligus memperbaiki kualitas layanan. Jangan sampai menulis artikel di blog kemudian dapat komplain di bagian komentarnya 😛 . Kalaupun ada, itu jadi bahan briefing buat besok 😀

Hati-Hati ROM “Palsu” Xiaomi Redmi Note 3

Okto SiLaban Okto Silaban

Sewaktu saya membeli Xiaomi Redmi Note 3, importir besar seperti Era Jaya belum menjual produk ini. Jadi yang saya beli di pusat perbelanjaan itu barang palsu? Ya.., enggak juga. Kalau kata orang-orang ini masih “versi distributor”, bukan yang garansi resmi dari Xiaomi. Walaupun kalau kita nanya di toko-toko yang menjual produk dari “distributor” ini, pasti dibilang “Ini resmi kok. Ada service center resminya.”

Waktu itu saya beli Redmi Note 3 yang RAM 2GB. Prosesornya Mediatek ya, bukan yang Qualcomm. Karena ternyata ada 2 jenis. Beda prosesor.

Salah satu yang membuat saya agak curiga dengan ponsel ini adalah beberapa aplikasinya tidak bisa berjalan. Misalnya fitur Themes, fitur Fonts, dll. Pokoknya yang butuh koneksi dengan Xiaomi lah. Selain itu cek updatenya juga gagal.

Kalau tidak salah versi ROM yang saya pakai waktu itu (kalau tidak salah) 7.2.16. Saya lihat di webnya MIUI, versi terbaru ROM nya adalah 7.2.30. Saya bingung kenapa saya coba update dengan aplikasi bawaannya Updater, kok gagal?

Akhirnya saya download saya file ROM-nya. Lumayan gede, sekitar 800-an MB. Lalu saya coba install dari menu Updater dengan menggunakan “Choose Package”. Tapi ROM nya tidak dikenali, gagal juga. Selalu keluar error “Can’t verify update“. Mencurigakan.

Baru setelah itu saya baca-baca di forum MIUI, ternyata ada beberapa laporan yang bilang kalau ROM versi 7.2.16 itu masih versi abal-abal dari distributor, bukan resmi dari Xiaomi. Ooo.., sepertinya ini yang membuat banyak fitur yang saya coba gunakan gagal.

Akhirnya saya instal ROM versi resmi dari MIUI nya. Caranya agak ribet sih. Apalagi saya tidak memiliki komputer dengan sistem operasi minimal Windows 7. Kalau pakai Mac OS? Hmmm… Lupain deh.

Menggunakan laptop seorang teman, akhirnya saya berhasil melakukan “flash” ulang ROM Redmi Note 3 saya dengan versi resmi dari Xiaomi. Versinya 7.2.3.0.

Tampaknya memang ROM sebelumnya memang abal-abal. Setelah menggunakan ROM resmi ini, saya merasa keseluruhan aplikasi dan fitur di ponsel saya menjadi lebih “smooth”. Entahlah, kalau cuma persepsi aja ya. Yang jelas fitur Theme, Font, Updater, dll di sini sudah berjalan normal. Apalagi belakangan saya pun bisa upgrade lagi ke ROM terbaru dari Xiaomi, versi 7.2.5.0 secara OTA (Over the Air).

Kalian gimana? Pake Redmi Note 3 yang versi ROM abal-abal, atau sudah yang resmi dari MIUI?

Yahoo Once Upon a Time

Okto SiLaban Okto Silaban

Nemu poster ini dari tumpukan arsip berkas. Ini kalau tidak salah dari Yahoo OpenHack di Jakarta tahun 2009.

Berapa banyak dari services ini yang masih hidup ya?

image

Don’t Judge a Book by its Cover

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Mulai awal bulan ini, team Excellent kedatangan team PKL (Praktek Kerja Lapangan/Prakerin) SMK yang baru, menggantikan para cheerleaders Mega Silviana​, Erni Indriana​ dan Fitra Syaharani​

Dengan generasi berkualitas sejak angkatan Trisha Ardiansyah​, Rizky Pratama​ dan Zainun Kamal Ramadhan​ kemudian dilanjutkan angkatan Fajar Mukharom​, Iman Agus Trianto​ dan Aan Sharullah​, tentu ada harapan team PKL yang baru bisa beradaptasi seperti halnya rekan mereka sebelumnya.

Saat datang, team baru ini memiliki penampilan yang berbeda-beda. Ada yang kelihatan seperti capek dan lelah, ada yang kelihatan seperti suka bully temannya, ada juga yang kelihatannya butuh olahraga agar bisa lebih lincah bergerak.

insight

Tapi sejak saya membangun Excellent, saya jarang menjadikan penampilan dan sikap awal sebagai titik tolak penentuan keputusan saya.

Memang ada beberapa staff dan team PKL yang dari penilaian awal saya kelihatannya chemistry-nya cocok dengan Excellent. Punya kemampuan diatas rata-rata dibanding rekan-rekannya.

Meski demikian, saya juga percaya bahwa anak muda masih bisa berubah (bunglon kaleeee 😛 ) dan saya tidak ingin menolak mereka atau membuang kesempatan memberikan peluang bagi mereka untuk memperbaiki kualitas hidup dan rencana masa depan mereka. Tsah, saya menulis seolah-olah saya udah baik bener, hehehe…

Jadi saat briefing pertama saya dengan team PKL yang baru saya sampaikan beberapa hal :

  1. Saya tidak peduli kalian gendut atau kelihatan kurus. Yang penting sehat dan usahakan secara bertahap bisa proporsional. Gendut bukan kutukan, kurus juga bukan sesuatu yang memalukan. Meski demikian, kalian juga jangan jadikan hal ini sebagai pembenar. Bentuk badan proporsional bisa tetap diusahakan agar bisa lebih sehat dan berpenampilan menarik (ini cocoknya sih ucapan saya pada diri sendiri sebenarnya, hehehe…)
  2. Kalian tidak perlu khawatir pada asumsi awal saya atau pandangan awal dari pihak lain. Yang penting kalian bisa berusaha lebih baik dari waktu ke waktu. Manusia bisa berubah, apalagi kalau mau berusaha
  3. Jangan terlena dan jangan ikuti arus yang negatif. Sepanjang kalian berusaha positif, saya akan bantu agar kalian bisa menyiapkan diri kalian lebih baik untuk masa depan kalian sendiri
  4. Di Excellent ada beberapa istilah. Misalnya : “Tidak tahu cukup sekali. Tidak boleh berkali-kali”. Harus berani mencoba sesuatu yang positif dan mengembangkan karakter positif. Jangan jadi anak penakut dan maunya didalam kepompong terus
  5. Istilah lain di Excellent adalah “Hidup kita milik kita, susah maupun senang, kita juga yang menjalaninya”. Jangan menyalahkan orang tua atau orang lain untuk nasib buruk maupun situasi hidup kita. Saya sampaikan pada mereka bahwa mereka harus bangga bisa sekolah sampai level SMK. Itu artinya orang tua sudah menyediakan pondasi awal yang cukup baik buat masing-masing. Tugas masing-masing untuk berusaha lebih baik lagi dan bisa membahagiakan orang tua.

    Lahir miskin itu takdir, mati miskin itu kebodohan. Kira-kira begitu istilahnya :-)

Diakhir briefing saya sampaikan bahwa saya ini mungkin calon psikolog gagal dan calon khatib yang terlalu banyak mikir. Jadi jangan heran jika tiap kali briefing saya terlalu banyak petuah, hehehe…

Harapan saya, siapapun yang masuk ke Excellent, mereka bisa dicelupkan kedalam mindset pemikiran untuk bisa mandiri, berinisiatif, kreatif dan bisa mempersiapkan bekal kehidupannya dimasa mendatang lebih baik lagi.

Selalu semangat, Amri, Irul dan Alwi!

Linux [bash] di Windows

ophay ophay

Long time no blogging, long time no blogwalking!!! itulah sepenggal kata bijak yang perlu untuk diucapkan…., tanpa sebuah alasan, he..he..he…!!! Begitupun tentang kisah si Lani. (kisahnya akan tetap ada koq…mudah-mudahan pada tulisan berikutnya). Lanjut……..ah…, ternyata eh ternyata banyak kejadian penting yang terlewatkan. Salah satunya adalah kejadian dimana Linux sudah ada di dalam Microsoft Windows 10…(oooopppsss…!kenapa […]

Qwords.com Surabaya – Cloud Web Hosting Indonesia Provider

RendyMaulana.com Rendy Maulana

On September 2015, we launch a new office in Surabaya, this is the 4th Qwords Office, after Bandung, Jakarta, and Yogyakarta.

View from the Deck
View from the Deck

 

Qwords.com Office Surabaya
(Please Ignore the Bottle)

Our Surabaya Location is:

PT Qwords Company International
Intiland Tower, 2nd Floor Suite #10B
Jl.Panglima Sudirman no.101-103
Surabaya 60271 – Indonesia

 

 

Qwords.com Server Room @ Surabaya – Indonesia

RendyMaulana.com Rendy Maulana

Surabaya Server - Qwords.com

A Few weeks ago, we setup our First Server In Surabaya, East Java – Indonesia. Its only 4 U Casing, with 4x 4 TB disk and 1 TB disk 16GB ram with Intel i7 Processor, we use this for online backup from Our Jakarta Data Center (using Rsync) to Surabaya. Currently we need to build 30TB disk array for Backup in One Site.

 

Traffic in 2010

RendyMaulana.com Rendy Maulana

I StumbleUpon net and found some images from 2010 about Traffic to our Server in 2010

2010indo

(Above : Local Traffic to Indonesia, Below: International Traffic)

2010intl

Graphic above taken at Monday, May 17 2010

I think at that moment we have 12 Servers, and The DC provider, bill us USD 700 / Month for 1Mbps International Bandwidth and USD 2000 / Month for 1GBPS Bandwidth to Indonesia (They Give free for 100Mbps) exclude rack monthly free.

The Quality of Bandwidth is very low, and support is very terrible, that’s why on 1st October 2010, we decide to make our Home-brew server room in our Office and start migrating our server (10 october 2010)

Startup Kecoa dari Indonesia

Okto SiLaban Okto Silaban

[Foto: stevebethell | flickr.com]
Kebanyakan startup lokal (yang baru berdiri) yang saya baca atau temui masih versi idealis. Jadi startupnya dibangun “mungkin” setelah banyak menelan cerita di media yang kurang lebih mengatakan: “Startup X itu awalnya cuma produk iseng. Terus dikembangkan aja pokoknya. Marketnya belum ada siih bukan masalah, justru dia yang bikin marketnya. Urusan ntar duitnya dari mana, belakangan. Yang penting growth-nya bagus. Growth hacking, bro!”

Seringkali mereka lupa, startup itu (seharusnya) adalah perusahaan. Bukan proyek akhir pekan, iseng-iseng berhadiah, atau sekadar mengisi waktu luang -kaya blog saya ini.

Tapi di Echelon 2016 kemarin, saya ketemu 2 startup yang berbeda. Konsepnya jelas, tim pendirinya juga kompeten, dan ini yang paling menarik, bisnisnya memang sudah jalan dan memiliki penghasilan. Ini kalau kata saya startup dengan paket lengkap. Mereka adalah NATAProperty, dan InsanMedika. (InsanMedika bisnis offline nya sudah jalan lama sih sebenarnya).

Di Sillicon Valley kan fokus investor sudah mulai bergeser dari “startup unicorn” ke “startup kecoa”. Startup kecoa itu artinya: realistis, tidak perlu besar-besar banget growthnya, tapi sustain terus dan bisa bertahan melewati berbagai situasi ekonomi. Kaya kecoa beneran, habis perang nuklir pun kemungkinan masih bisa hidup. Bahkan kepalanya dipotong aja masih bisa hidup lama. Dan kedua startup tadi masuk kriteria startup kecoa ini menurut saya.

Kalian mau jadi yang mana? Kecoa atau Unicorn?

Traffic Contribution to Indonesia Internet (April 2016)

RendyMaulana.com Rendy Maulana

About 1.5 Years ago, i posted about Internet Traffic in our Data Center. Surprisingly demand for dedicated server and cloud is double from last 1.5 years.

Daily Traffic

Max In: 578.17Mb; Average In: 268.17Mb; Current In: 260.74Mb;
Max Out: 503.27Mb; Average Out: 75.69Mb; Current Out: 93.17Mb;

Weekly Traffic

Max In: 794.83Mb; Average In: 279.76Mb; Current In: 296.77Mb;
Max Out: 227.20Mb; Average Out: 75.19Mb; Current Out: 89.64Mb;

(for 2 Graphics above, In = Data going out from Our DC, Out = Data going in to our DC)

Good News is few months ago, we change our Backbone from 1Gbps to 10Gbps (Qwords Cyber 1, 3rd Floor to 1st Floor APJII) in order to fulfill performance.

And the result, we pass more than 200Mbps to APJII – Indonesia Internet Exchange Network

Daily Traffic to Apjii

Max In: 105.94Mb; Average In: 11.98Mb; Current In: 11.24Mb;
Max Out: 219.29Mb; Average Out: 117.28Mb; Current Out: 129.50Mb;

Here is Current Traffic to OpenIXP

Daily Traffic to OpenIXP

Max In: 27.58Mb; Average In: 11.08Mb; Current In: 7.45Mb;
Max Out: 69.71Mb; Average Out: 31.08Mb; Current Out: 28.10Mb;

(for 2 Graphics above, In = Going Inside our DC, Out = Going Outside Our DC)

Number of Servers today is around 300+, If you remember, in 2009, we only have 3 Servers (and 1 other customer server). So We plan to upgrade our AC to new one in MAY – JUNE 2016

This is AC Outdoor Size compare to man, the new AC outdoor size will exactly same size with that

IMG_9792

That means we can put extra servers in our current DC, with higher density rack, and more power.

I Will update as soon as there is a good news regarding this Upgrade.

One Step Ahead

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Beberapa waktu yang lalu ada salah satu member milis Excellent yang bertanya mengenai layanan IP PBX di kantornya. Dia bertanya apakah ada yang bisa provide layanan tersebut?

“Assalamualaikum…
Permisi juragan milis, IPPBX kami mengalami kerusakan. Dan kalau gak berhasil direcovery, kami berencana untuk menggantinya. Jika ada rekan milis yang berkenan atau yang punya link untuk menjadi referensi silahkan dibisikkin….email japri.

Makasih
Wassalam”

business-proposal

Ada cukup banyak respon dari member milis. Bahkan member yang biasanya pasif dan jarang muncul juga tiba-tiba respon :-)

Hanya saja saya perhatikan responnya hampir seragam, misalnya : “Kami provide layanannya. Silakan hubungi kami saja…”

atau :

“Kami ada rekanan, silakan hubungi kami”

Gatal karena balasan-balasan email tersebut, saya mengirimkan email dengan subject : “One Step Ahead (was : Re: [Excellent:36520] IPPBX)” dengan isi :

“Halo all,

Saran saya, one step ahead. Daripada onliner di milis minta calon klien untuk japri, mengapa tidak coba satu langkah kedepan, yaitu kontak klien secara japri dan menginformasikan opportunity yang bisa digarap.

Jadi kita tidak menunggu hujan turun dari langit, juga tidak membasahi milis dengan reply-reply sebaris, hehehe…

Sorry to say kalau saya ngomong terlalu lugas, saya hanya gemes saja kenapa klien disuruh menghubungi vendor padahal vendor bisa kontak klien (actually, saya juga tadi sempat begitu tapi kepikiran juga, kenapa klien yang susah payah cari referensi vendor kalau vendor bisa ambil kesempatan untuk menawarkan layanannya).

Ayolah, 1 step ahead supaya bisa selangkah didepan kompetitor lainnya”

Saya memang gemas karena kok kecenderungannya minta pihak klien untuk menghubungi si Vendor. Mengapa nggak dibalik saja. Mengapa nggak coba inisiatif untuk langsung menghubungi si klien, bukan meminta klien menghubunginya.

Pertimbangan saya, kita sebagai penyedia layanan jika perlu jemput bola gelar karpet merah buat klien. Mempermudah klien mendapatkan informasi, jika perlu membantu mempermudah kesulitan klien. Jika kita mempermudah atau malah bisa menyelesaikan kesulitan klien, secara logika klien tentu akan lebih memilih kita dibandingkan vendor lain.

Saya paham mungkin ada sebagian rekan-rekan yang reply email dimilis kemudian juga japri menghubungi calon klien, jadi bisa saja saya salah berasumsi. Meski demikian, saya tetap menuliskannya disini sebagai pengingat agar Excellent sendiri bisa lebih responsif dalam menangani request/kebutuhan klien.

Salah satu tantangan terbesar menulis artikel seperti ini adalah : “Kamu kelihatannya banyak nasihat tulisan-tulisan kamu tapi jangan-jangan kamu sendiri nggak menjalankannya”, hehehe…

To be honest, tulisan ini sebagai pengingat pribadi dan acuan agar Excellent bisa lebih baik lagi.

Apa yang tidak Mematikan Kita, akan Mendewasakan Kita

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Beberapa hari yang lalu, salah satu staff engineer Excellent melakukan kesalahan yang cukup fatal. Ia melakukan modifikasi konfigurasi pada salah satu cluster cloud server yang digunakan oleh banyak klien Excellent.

Tujuannya baik, untuk meningkatkan kualitas dan performa sistem, namun lupa aspek prosedural yang seharusnya dijalani, antara lain :

  1. Untuk perubahan/modifikasi konfgurasi sistem production, harus ada approval terlebih dahulu
  2. Harus ada tahap simulasi/sandbox. Ujicoba terlebih dahulu di server simulasi dan ada stress testing sebelum live
    Harus ada monitoring pasca perubahan sistem. Jadi tidak bisa dan tidak boleh berasumsi segalanya baik-baik saja
  3. Karena mengabaikan aspek diatas, akibatnya timbul gangguan yang tidak perlu ke sisi klien. Mulanya satu dua klien yang menginformasikan adanya gangguan, namun beberapa menit kemudian muncul pesan dari klien lain terkait adanya gangguan sistem. Setelah saya check, ternyata ada perubahan konfigurasi sistem yang featurenya belum diaktifkan. Meski akhirnya bisa diatasi, namun hal ini membuktikan ada prosedur yang harus distandarisasikan di Excellent.

insight

Disisi lain, staff engineer ini jadi merasa bersalah. Mungkin karena melihat pesan-pesan saya di telegram group internal Excellent dan juga kontak saya via telp yang sifatnya urgent dan mendesak, sepertinya jadi terlihat seperti kalap, hehehe.
Terus terang hal yang tidak perlu terjadi ini membuat saya kecewa, namun bukan berarti saya kecewa pada si staff melainkan kecewa karena tidak bisa 100% menjaga kualitas dan reputasi layanan Excellent.

Meski demikian, saya menulis singkat di Telegram group untuk jawaban permintaan maafnya : “Tidak masalah. Apa yang tidak mematikan kita akan mendewasakan kita”.

Caelah, sok puitis banget, hehehe…

Maksudnya adalah, tidak usah meratapi dan menyesali imbas yang sudah terjadi, asalkan kita bisa belajar dan memetik hikmah dari kejadian yang ada. Berbekal kesalahan tersebut, Excellent bisa memperbaiki prosedur dan bisa mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan sejenis dimasa mendatang.