PlanetTerasi

Think. Read. Write.

Barusan ngerasain Firefox Quantum…

ophay ophay

Pagi ini barusan ngerasain Firefox versi terbaru untuk Linux, walaupun proses pemasangannya masih melalui kompilasi manual, tapi so far so god….performance yang ditawarkan jauh berbeda dengan versi sebelumnya. Kenceng abis. Yang mau coba silahkan download dan kompilasi sendiri ya…:) https://www.mozilla.org/en-US/firefox/new/   Advertisements Filed under: /etc, Android, oprekan

[SOLVED] Masalah Touchpad pada Lenovo Ideapad320

ophay ophay

Bagi pengguna linux, tentunya kerap jengkel ketika hendak memasang linux pada suatu perangkat tapi banyak fitur yang tidak dapat digunakan [BUG]. Hal ini membuat kesan linux menjadi angker bahkan tidak familiar dengan perangkat yang ada dijual dipasaran. Kejadian ini juga saya alami, katika memasangkan linux pada perangkan Lenovo Ideapad320. Touchpadnya tidak berfungsi, padahal pada OS […]

Delapan Digital Life Skills yang Dibutuhkan Anak-anak Zaman Now

Wahyu Wijanarko Indonesia Wahyu Wijanarko

Pada zaman sekarang, IT dan media digital menjadi salah satu kompetensi inti untuk dapat berhasil di semua lini karir. Beda halnya dengan zaman dulu di mana kemampuan IT adalah sesuatu yang khusus dan hanya dimiliki oleh segelintir orang.

Mungkin kita sudah mengenal istilah IQ, EQ atau bahkan SQ. Yuhyun Park dari infollutionZERO Foundation di situs World Economic Forum menulis mengenai DQ: digital itelligence. DQ dibagi menjadi 3 tingkatan:

Level 1: Digital citizenship / kewarganegaraan digital
Kemampuan untuk menggunakan teknologi digital dan media dalam cara yang aman, bertanggung jawab, dan efektif.

Level 2: Digital creativity / kreativitas digital
Kemampuan untuk menjadi bagian dari eksositem digital dengan membuat ulang konten baru dan menjadikan ide menjadi realitas dengan mengunakan perangkat digital.

Level 3: Digital entrepreneurship / kewirausahaan digital
Kemampuan untuk menggunakan media digital dan teknologi untuk menyelesaikan tantangan global atau untuk menciptakan peluang baru.

Saat ini, kreativitas digital paling diperhatikan oleh dunia pendidikan, karena semakin banyak sekolah berusaha memberi anak-anak ilmu mengenai media digital, pemrograman dan bahkan robotika, yang kesemuanya terlihat berhubungan langsung dengan kemampuan kerja dan penciptaan lapangan kerja di masa depan.

Kewirausahaan ​​digital juga telah didorong secara aktif, terutama dalam pendidikan tinggi. Banyak universitas terkemuka telah mengadopsi dan mengembangkan kursus atau inisiatif baru seperti hobi technopreneurship untuk mendorong budaya inovasi.

Tetapi, kewarganegaraan digital sering diabaikan oleh seolah maupun pemerintah. Padahal, seorang anak harus mulai belajar kewarganegaraan digital sedini mungkin, idealnya ketika seseorang mulai secara aktif menggunakan permainan digital, media sosial atau perangkat digital lainnya.

Dalam penelitian yang telah dilakukan, ada 8 keterampilan khusus yang perlu diajarkan kepada anak-anak sebagai bagian dari kewarganegaraan digital.
  1. Digital citizen identity: kemampuan membangun dan mengelola identitas yang sehat secara online dan offline dengan integritas
  2. Screen time management: kemampuan mengelola waktu layar seseorang, multitasking, dan keterlibatan seseorang dalam game online dan media sosial dengan penuh pengendalian diri
  3. Cyberbullying management: kemampuan untuk mendeteksi situasi penindasan maya dan menanganinya dengan bijak
  4. Cybersecurity management: kemampuan untuk melindungi data seseorang dengan membuat password yang kuat dan untuk mengelola berbagai serangan cyber
  5. Privacy management: kemampuan untuk menangani semua informasi pribadi yang dibagikan secara online untuk melindungi privasi diri sendiri dan orang lain
  6. Critical thinking: kemampuan untuk membedakan antara informasi yang benar dan yang salah, konten yang baik dan berbahaya, dan kontak online yang dapat dipercaya
  7. Digital footprints: Kemampuan untuk memahami sifat jejak digital dan konsekuensi kehidupan nyata mereka dan untuk mengelolanya secara bertanggung jawab
  8. Digital empathy: kemampuan untuk menunjukkan empati terhadap kebutuhan dan perasaan orang lain secara online.
Yang terpenting, perolehan kemampuan ini harus berakar pada nilai-nilai kemanusiaan seperti rasa hormat, empati dan kehati-hatian. Nilai-nilai ini memudahkan penggunaan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab. Menumbuhkan kecerdasan digital yang didasarkan pada nilai-nilai kemanusiaan sangat penting bagi anak-anak kita untuk menjadi tuan dari teknologi, alih-alih malah dikuasai oleh teknologi itu sendiri.

Sumber: World Economic Forum

Why Content is Important in SEO?

JalanSutera.com™ Angela Moore

Having a business is not easy when there have been so many competitions especially when you have to go online and you compete with other businesses. Don’t worry because all you need is just to work hard and make strategy to ensure that you can boost it. There are many ways to boost your local business when you want to use internet marketing strategies. Simply set list of things to do to boost and apply some strategies. As there are so many ways to apply in internet marketing, you have to learn about SEO. SEO is search engine optimization where you can use it to give your business more recognition online. We all know that almost everyone can go online so it is good for people to use internet marketing. If you want to boost your local business, you have to know about local SEO. If you don’t have time to go with it, simply hire SEO experts to do your local SEO. If you don’t have enough budgets, try to maximize the content first. Why content is important and why should you work with a San Jose SEO Company?

First, content is indeed to give your buyer information about your business. There is no reason not to give content because it is the most essential thing you have to do when you are running internet marketing. You will see how it works when it has been uploaded and see the traffic. You could turn your traffic into sale as long as you have good copywriting and the content is also informative. If you sell medicine for example, try to give comprehensive details about the medicine so the reader could catch the information.

Second, content can be the reason where traffic or readers could be your potential sale. As we have said before that content could turn the traffic into sales as long as the copywriting is good and the persuasion is brilliant. There is no need to doubt when you have good contents and you could make it as potential sale.

Third, content is to ensure that you are not only targeting user or buyer, but also to educate them. As you have seen the number one point, you have to educate the user or buyer also through contents. You just need to make sure that the contents are good and helpful for both users or buyers and content makers.

The post Why Content is Important in SEO? appeared first on Jalan Sutera's SEO Tips.

Merakit Kode Besar

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Sudah lama saya tidak merakit (compile) kode yang cukup besar sehingga menghabiskan waktu yang cukup lama. Kemarin saya merakit kode Tensorflow dari source code karena paket yang sudah jadi tidak sempurna jalannya di notebook saya. Terpaksa harus merakit ulang.

Eh, ternyata proses kompilasi membutuhkan waktu yang lama. Setelah 3 jam tidak kunjung berhenti, akhirnya saya tinggal main futsal dahulu. Pulang main futsal baru selesai. Saya tidak tahu tepatnya kapan selesainya, tetapi berarti antara 3 sampai dengan 6 jam. Ajegilebusyet.

Terakhir saya melakukan proses kompilasi yang lama (seingat saya) adalah di awal tahun 90-an. Waktu itu saya merakit kernel Linux dari source code di komputer dengan prosesor 386SX berkecepatan 16 MHz. Memorinya waktu itu di bawa 2 MBytes. Jadul banget ya? Dibandingkan handphone saat ini, komputer saya waktu itu tidak ada apa-apanya.

Proses kompilasi kemarin dilakukan di notebook yang menggunakan prosesor i3 dengan memori hanya 2 GBytes. Notebooknya sampai tidak responsif saking kerja kerasnya dia. ha ha ha. Kasihan juga sih, tapi apa boleh buat. Itu yang saya miliki. Tidak boleh mengeluh. (Anak muda zaman now maunya harus menggunakan komputer yang high-end. Gak mau kerja kalau tidak menggunakan komputer yang bagus. hi3. Ini saya contohkan bahwa sayapun masih menggunakan komputer apa adanya.)

Alhamdulillah hasil perakitan berjalan. Coba kalau tidak jalan. Wah. Harus merakit jam-jaman lagi. Ugh. (Dahulu kalau salah konfigurasi, hasil perakitan kernel tidak jalan. Harus merakit ulang. Dapat dibayangkan kesabaran yang harus saya lalui.)

Selamat ngoprek.


Filed under: Curhat, Teknologi Informasi Tagged: Curhat, koding, postaday2017, Teknologi Informasi

Tentang sebuah Manifestasi

ophay ophay

Lama sudah tidak membaca tulisan tentang “Manifestasi Hacker”, padahal pesan ini merupakan salah satu dari sekian motivasi saya dalam mengenal dunia komputer. Tulisan (pesan) ini entah sudah berumur puluhan tahun… Mungkin banyak diantara anak-anak muda penggagas IT sudah melewatkan bacaan (pesan) ini, ataupun ada yang masih. Sayapun pernah berada dimana, tulisan (pesan) ini dijadikan README kemudian […]

Verifikasi NIK dan KK

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Mumpung sedang ramai-ramainya dibahas tentang pendaftaran ulang nomor kartu telepon prabayar, mari kita diskusikan aspek teknis. Kesempatan untuk belajar “protokol”.

Ceritanya kita sebagai pengguna diminta untuk mengirimkan NIK dan KK melalui SMS ke 4444. Saya punya masalah dengan mengirimkan KK. Mengapa harus mengirimkan KK? Permasalahannya adalah operator jadi memiliki KK kita. Untuk apa? Seharusnya kita berikan informasi secukupnya saja. Sesedikit mungkin. Ini masalah privasi. Pertanyaannya adalah bagaimana cara operator dapat memastikan bahwa NIK yang kita kirimkan itu benar (terasosiasi dengan KK)?

Berikut ini adalah video yang saya buat (beberapa menit yang lalu). Sekalian nyoba nge-vlog agar kekinian. hi hi hi.

Selamat menikmati videonya. Semoga bisa menjadi sumber pembelajaran.

Update: Ini ada cuplikan dari berita. Di gerai bisa akses KK; diberikan data NIK, keluar KK-nya. Parah. Ini seharusnya tidak boleh karena data KK kemudian dapat dikumpulkan.

NIK KK

Update lagi: berikut ini adalah tampilan layar papan tulis (whiteboard) ketika saya mengajar network security di kelas.

P_20171108_084040 NIK KK//embedr.flickr.com/assets/client-code.js

P_20171108_090635 NIK KK//embedr.flickr.com/assets/client-code.js

P_20171108_092802 NIK KK//embedr.flickr.com/assets/client-code.js


Filed under: design, security, teknologi, Teknologi Informasi Tagged: postaday2017, security, teknologi, Teknologi Informasi

PyCon 2017 di Surabaya dan Undangan untuk Guido

#direktif Ikhlasul Amal

PyCon 2017 akan diselenggarakan pada tanggal 9 Desember di Surabaya, seperti dipublikasikan di halaman depan PyCon Indonesia. Seperti lazimnya perhelatan seperti ini, bagian awal dan penting adalah Undangan Pengiriman Naskah atau Call for Papers.

PyCon 2017 Indonesia di Surabaya

PyCon 2017 Indonesia di Surabaya

Dari catatan di situs web PyCon, sudah direncanakan:

  1. Dua orang pembicara utama (keynote speaker).
  2. Dua ratus partisipan.
  3. Delapan belas pembicara.

Semoga angka-angka di atas dapat dicapai dan akan lebih menggembirakan lagi jika bertambah.

Ternyata kemarin sore Fauzan Emmerling, salah seorang penggiat utama Python di Indonesia, menulis tantangan baru di Facebook: yang berharap Guido bersedia datang ke Surabaya, ayo retweet tulisan Fauzan di Twitter. Barangkali dengan pemanggilan oleh banyak penggiat sampai simpatisan Python Indonesia, Guido tergerak hatinya untuk beranjangsana ke PyCon 2017 Indonesia di Surabaya.

Guido? Ya, dong: Guido van Rossum@gvanrossum.

Hanya dalam hitungan jam, Guido menjawab bahwa dia tidak dapat memenuhi undangan yang tampak mendadak seperti ini, “Barangkali tahun depan…”

Tetap berbesar hati, semoga persiapan PyCon 2017 di Surabaya lancar, teman-teman penggiat Python!

Get SEO Roofing Experts From Roofingseopros.com

JalanSutera.com™ Angela Moore

You need to gather much information in order to develop your business. Knowledge and experience are important factors when running a business. There will be many new strategies that should be applied in order to follow the recent needs. Most roofers need Seo services to make good rank on the first page of Google search result. If you are a roofer, do not forget to consider SEO to help your business. You can easily get a free education about SEO on the internet. It is available on many sites, including in Roofingseopros.com. This site is specially designed for roofers who want to get the help from the SEO experts. If you want to make your roofing business raises well, don’t forget to visit this website.

It offers many services that can make your business gets more income. The roofing SEO experts will help your roofing company with all Seo needs.  The services that are provided can make your site in the first page of search engine result. Appearing on the first page of Google can lead many customers. If you can make your site in the first page of Google, you can get big opportunity to sell your products.

 

Roofingseopros.com is a website of the Seo Company that specializes in roofers. It has many full-time employees with several active clients. There are many positives reviews about this company so you do not need to worry about the reputation.

Roofingseopros.com will help you to sell your product since your site can be found by the seeker easily. The experts will also help you to get the best keyword and make great content. The appearance of your site will be designed well so the visitor can be comfortable when searching for information on your site. It will give you great results for the next level of your business.

The post Get SEO Roofing Experts From Roofingseopros.com appeared first on Jalan Sutera's SEO Tips.

Startup with Google

BennyChandra.com Ben

Startup with Google: Kumpulan alat yang disediakan Google untuk membantu membangun perusahaan rintisan (startup). The post Startup with Google appeared first on BennyChandra.com.

[ » ]

Konsumsi BBM Honda Brio RS 1.2 CVT 2017 di Yogyakarta

Wahyu Wijanarko Indonesia Wahyu Wijanarko

Besar konsumsi BBM biasanya menjadi salah satu faktor dalam menentukan jenis kendaraan yang akan dipakai sehari-hari. Hal ini tentu saja akan dikecualikan untuk kendaraan yang dikoleksi untuk sekedar hobi atau gaya.

Kali ini saya mencoba membuat kalkulasi mengenai konsumsi bahan bakar Brio RS 1.2 CVT keluaran tahun 2017. Cara yang digunakan cukup sederhana, yaitu pada awal perhitungan, bensin diisi penuh, kemudian trip pada odometer direset kembali ke nol. Kendaraan kemudian dipakai secara normal, untuk antar jemput sekolah, pergi ke kantor dan aktivitas dalam kota lainnya, dengan kondisi trafik area Sleman dan Kota Yogyakarta yang kadang macet, kadang lancar.

Sesudah jarum penanda BBM tinggal 1 strip, dilakukan kembali pengisian full tank di SPBU dan mesin pompa yang sama, yaitu di SPBU 4455519 Mlati, Sleman. Hasilnya, untuk pemakaian sejauh 430.1 km sesuai dengan yang ditunjukkan odometer, Honda Brio RS dengan transmisi CVT menghabiskan BBM sebanyak 29,54 liter Pertamax 92 atau 14,56 km/liter atau Rp.566,62/km.

Kendaraan ini melakukan pencatatan juga di odometernya dan menampilkan di display bahwa estimasi konsumsi bahan bakar rata-rata di 15,5 km/liter, atau selisih mendekati 1 km/liter dibandingkan penghitungan konvensional yang saya lakukan. Namun setidaknya hal ini bisa menjadi salah satu acuan bagi para calon pemilik mobil dalam memilih mobil mana yang akan digunakan untuk operasional sehari-hari.

Mengirim Pesan Tengah Malam

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

“Apakah baik mengirimkan pesan (text, SMS, WA, Telegram) tengah malam?”

Ini adalah pertanyaan yang akan saya berikan pada kuliah Pengantar Teknologi Informasi. Pertanyaan ini muncul untuk melihat bagaimana orang merespon terhadap pemanfaatan handphone.

Apakah Anda mematikan atau mengecilkan volume handphone Anda pada malam hari? Bukankah salah satu manfaat adanya handphone adalah untuk keadaan darurat, yang mana pagi atau siang bukan masalah. Kalau malam hari handphone dimatikan, maka jika ada kondisi darurat tidak dapat ditelepon.

Sering saya baru teringat untuk membalas sebuah pesan di malam hari. Tengah malam, tepatnya. Wah, kalau saya balas sekarang dan sang pemilik handphone tidak mengecilkan volume handphonenya nanti “tang ting tung” suara pesan masuk ke handphonenya. Bagusan pagi hari saja dibalas pesannya ya?


Filed under: Opini, Teknologi Informasi Tagged: etika, etiket, opini, postaday2017, teknologi, Teknologi Informasi

Tanggung Jawab Memegang Uang Tunai

Wahyu Wijanarko Indonesia Wahyu Wijanarko

Periode antara akhir suatu bulan dan awal bulan berikutnya adalah waktu di mana kebanyakan pekerja memperoleh upah atau gaji. Banyak yang memperoleh gaji melalui transfer, dan banyak pula yang mendapatkan upahnya melalui pembayaran tunai.

Uang kertas yang ada saat ini memiliki nilai intrinsik lebih besar dari nilai yang tertera pada nominalnya, karena biaya cetaknya lebih tinggi. Uang itu didesain untuk dapat berpindah tangan sebanyak ribuan sampai jutaan kali sebelum akhirnya rusak. Setiap perpindahan uang dari satu pihak ke pihak lain merupakan sebuah mekanisme perputaran ekonomi.

Agar perputaran ekonomi terjadi, maka sebaiknya ketika seseorang memperoleh uang tunai, segera mengalihkan ke bentuk lain, misalnya belanja, menabung di bank, atau diinvestasikan, agar uang tunai itu dapat segera berpindah untuk memberikan manfaat bagi perekonomian.

Jika ada yang mengeluh karena baru gajian uang langsung habis, selalu ingat bahwa gaji Anda yang habis itu telah berputar lagi agar orang di tempat lain dapat gajian.

Permasalahan Satelit dan Layanan Perbankan

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Beberapa hari yang lalu (tepatnya tanggal 25 Agustus 2017), satelit Telkom 1 mengalami masalah. Akibatnya banyak layanan perbankan, terutama terkait dengan mesin ATM, ikut terhenti. Ribuan mesin ATM dari berbagai bank tidak dapat terhubung ke kantor pusat bank sehingga tidak dapat memberikan layanan.

Sebelum timbul kekisruhan lebih lanjut, saya ingin mengatakan bahwa ini adalah masalah – masalah besar bahkan – tetapi bukan sebuah show stopper yang menghentikan semua layanan perbankan. Layanan perbankan bermuara pada sistem core banking mereka. Layanan ini dapat diakses melalui berbagai cara (delivery channel), yang mana ATM merupakan salah satunya. Mari kita daftar cara mendapatkan layanan perbankan.

  1. Langsung ke kantor cabang bank secara fisik;
  2. menggunakan layanan ATM;
  3. menggunakan layanan phone banking;
  4. menggunakan layanan internet banking;
  5. menggunakan layanan SMS dan mobile banking.

Dari daftar di atas dapat dilihat bahwa ATM hanyalah salah satu cara untuk mengakses layanan perbankan. Keresahan yang terjadi mengkonfirmasi bahwa layanan ATM merupakan layanan yang paling populer. Namun saya menduga ke depannya layanan internet banking dan mobile banking akan lebih mendominasi di era belanja online. Coba saja kita belanja online, maka akan sangat lebih nyaman menggunakan internet banking atau mobile banking dibandingkan harus pergi ke mesin ATM dan melakukan pembayaran di sana.

Tulisan ini tidak bermaksud untuk melupakan masalah yang ditimbulkan oleh berhentinya layanan satelit Telkom 1, tetapi untuk mengatakan bahwa kita tidak usah panik. Pihak perbankan dan penyedia jasa telekomunikasi memang harus menyiapkan business recovery plan (business continuity plan) ketika terjadi masalah. Ini pun harus diuji secara berkala. Mudah-mudahan ke depannya lebih baik.

Beberapa bahan bacaan

  1. Kronologi Anomali Satelit Telkom 1
  2. Masa hidup satelit Telkom 1 sudah berakhir
  3. Telkom sewa satelit untuk migrasi pelanggan
  4. ExoAnalytic video shows Telkom-1 satellite erupting debris

Filed under: Bisnis, security, Teknologi Informasi Tagged: IT, perbankan, postaday2017, security, Teknologi Informasi

12 Tahun Qwords – Making Ideas Happen

RendyMaulana.com Rendy Maulana

Tahun 2005 saat saya memulai Qwords, merupakan tahun yang cukup berat untuk memulai sebuah Bisnis Online. Akibat terjadi bubble di Internet pada tahun 2000 awal dan membuat banyak perusahaan dot com hancur lebur, termasuk mengimbas kepada Indonesia, membuat kepercayaan orang terhadap Bisnis di Internet meredup. Namun hal tersebut saya anggap sebagai tantangan terbesar karena disaat itulah orang-orang banyak belum melirik kedalam bisnis Online, terlebih infrastruktur saat itu masih menjadi kendala.

Internet yang saya bisa dapatkan pada 2005 adalah Internet dari Kampus, Kecepatan Internet 128Kbps merupakan hal mewah pada saat itu, dan CDMA-1x-EVDO sedang mau berkembang dengan ranum bersaing dengan cikal bakal 3G yang sedang mulai ditanam di Indonesia.

Pertarungan kami saat itu selain bertarung dengan usaha sejenis, juga bersaing dengan calon pengguna, dalam artian edukasi yang kami lakukan cukup berat, terutama untuk menjelaskan apa kegunaan bisnis online, apa keuntungan jika sudah berbisnis online, dan apa yang harus dilakukan untuk memulai bisnis online.

Kondisi infrastruktur yang bermasalah bukan hanya dari sisi pengguna, sisi penyedia juga, pada kurun tahun 2005-2008, hanya penyedia jasa layanan hosting yang menggunakan server di luar negeri saja yang dapat berjualan, karena biaya di Indonesia amat mahal pada saat itu dan kalaupun biayanya disetarakan dengan layanan luar negeri, tidak akan sama, timpang, sebagai contoh, pada 2005-2008 harga 1Mbps bandwidth Internasional untuk server, berkisar antara 2500 USD – 800 USD, meskipun terus turun, namun tidak masuk akal jika harus dipaksakan, sementara berbeda sekali antara harga bandwidth server, dengan harga bandwidth untuk kelas rumahan yang notabenenya lebih murah dibanding dengan harga bandwidth untuk Server.

Sejak pertama kali Qwords memiliki server pertama kami di Indonesia pada April 2008, dan berkembang di 2009, sampai akhirnya Qwords memiliki server room pertama menjelang akhir 2010. Infrastruktur di Indonesia terus berkembang, dan kamipun juga ikut mengembangkan infrastruktur, sehingga bisa terus melayani pelanggan Qwords dan memberikan pelayanan yang Prima.

Selama 12 Tahun terakhir, fokus Qwords adalah untuk melayani pelanggan dengan Inovasi, mewujudkan ide dari hasil kolaborasi Qwords dan juga pengguna layanan Qwords, sebagai wujud mengembalikan hasil investasi yang diberikan atas kepercayaannya kepada Qwords selama 12 tahun.

Tahun ke-12 ini kami anggap sebagai titik awal baru bagi Qwords untuk semakin meluaskan jaringan dan juga memberikan kepuasan lebih bagi pelanggan Qwords. Diantara tahun ke-11 Qwords dan tahun ke-12, banyak produk baru yang Qwords luncurkan, seperti Email Cloud and Collaboration Services (ECCS) untuk mendukung layanan Email dan Kolaborasi Organisasi / perusahaan anda, Cloud VPS-K dimana terdapat keleluasaan anda sebagai pengguna CLoud untuk menggunakan semi dedicated platform, dan Sebagai Partner dari Microsoft juga, Qwords menyediakan Office 365 yang kesemuanya dapat dipesan melalui Portal pelanggan Qwords.

Perombakan Website Qwords juga kami lakukan pada bulan Juni 2017, untuk mendukung multi produk yang kedepannya akan kami tambahkan di dalam website Qwords, kami menyadari betul bahwa produk yang dijual semakin hari semakin banyak, dan amat beragam, mulai dari produk Cloud Hosting, Cloud VPS, nama domain, layanan email, layanan dedicated server, Digital Signature, Security Certificate, Software Licensing, dan masih banyak lagi, website baru Qwords dapat mengakomodir hal tersebut, dan ini membuka peluang untuk calon partner baru Qwords untuk menitip jual produknya di website Qwords.

Masih banyak ide-ide lain yang akan diwujudkan melalui Qwords untuk membuat pelanggan semakin nyaman dan sudah menjadi tugas saya untuk mengawal ide-ide itu agar dapat terwujud, tentunya segala masukan, kritik dan saran akan sangat membantu kami dalam mewujudkannya. Termasuk jika pembaca blog ini ingin ikut kedalam lomba Blog, Vlog dan Saran untuk Qwords. Saya akan sangat senang sekali jika banyak yang berpartisipasi, selain itu pula hadiahnya cukup menarik.

Terima kasih untuk 12 Tahun yang luar biasa ini.

The post 12 Tahun Qwords – Making Ideas Happen appeared first on rendy.ma.

NTP

#direktif Ikhlasul Amal

Network Time Protocol (NTP) adalah protokol untuk keperluan penyelaras jam antara sistem komputer. NTP sudah digunakan sejak tahun 1985, menjadikan NTP salah satu protokol Internet tertua yang digunakan sampai sekarang.

Di lingkungan Windows, servis untuk NTP baru mulai disediakan di Windows XP. Sebelumnya, pengguna komputer yang peduli jam komputer yang akurat (sebenarnya lebih praktis lagi ada beberapa komputer yang perlu disetel jamnya pada saat dihidupkan) memasang utilitas penyelaras jam komputer, misalnya untuk Microsoft Windows 95. Penggunaan Internet masih terbatas pada saat itu, layanan sederhana ini lebih sering dianggap belum penting. Jam komputer yang melenceng sampai orde jam atau puluhan menit bukan dianggap gangguan. Beberapa pemakai komputer membiarkan tanggal sistem salah, baru menyadari jika ada aplikasi yang gagal dipasang karena menuntut jam yang realistis. Kondisi ini berlangsung lama –sepertinya terkait juga budaya di Indonesia secara umum dalam memandang waktu– dan menjadi perhatian setelah kedatangan ponsel cerdas (smartphone).

Sistem operasi ponsel cerdas yang populer sekarang, iOS dan Android, menyediakan pengaturan otomatis untuk waktu dengan mengambil referensi pada server NTP. Faktor lain: pengetahuan bahwa waktu yang akurat untuk keperluan sehari-hari dapat diperoleh dari satelit GPS –sedangkan perangkat GPS sudah populer sejak awal abad ke-21, menjadikan patokan waktu yang lebih baik keperluan yang lazim saat ini. Praktis, mayoritas ponsel yang terhubung dengan Internet saat ini sekaligus menjadi penunjuk waktu yang lebih akurat dibanding aneka jam di sekitar kita.

Keperluan NTP sehari-hari

Karena ada jaminan NTP andal untuk keperluan komputer dan relatif mudah digunakan, saya menjadi terobsesi untuk menjadikan jam perangkat akurat hingga satuan detik. Kurang afdal rasanya jika kecocokan jam perangkat hanya pada satuan menit; jadi sekalian sampai orde detik. Beberapa manfaat perangkat dalam kondisi tersinkronisasi dengan benar yang saya rasakan:

  1. Pengelolaan log. Dalam jaringan yang terdiri dari berbagai perangkat, pemeriksaan kejadian yang melibatkan beberapa perangkat perlu waktu yang disepakati bersama. Walaupun terdapat atribut lain dalam transaksi, misalnya identitas perangkat, waktu kejadian yang cermat membantu mengurangi jumlah entri log yang perlu diperiksa.

  2. Sinkronisasi data antarperangkat. Dua kejadian lepas yang ingin dihubungkan paling praktis menggunakan waktu sebagai penghubung. Contoh yang sering saya perlukan: menghubungkan foto digital dari kamera dan data koordinat dari perangkat GPS. Dengan waktu yang sinkron pada dua perangkat, metadata foto dapat ditambahi informasi koordinat dari hasil pencatatan perangkat GPS.

Untuk sistem yang kritis terhadap waktu, penggunaan NTP tidak dapat ditawar lagi. Integritas data dapat berantakan akibat ditangani dengan referensi waktu yang tidak akurat; dalam kondisi ekstrem, sistem dapat lumpuh karena faktor ketidaksinkronan waktu, salah satunya dikenal dengan istilah leap second. Untuk keperluan saya pada umumnya, perbedaan kurang dari sepuluh detik belum sampai menyebabkan masalah.

Penyediaan layanan NTP

Layanan NTP disediakan secara hirarki dalam istilah stratum (jamak: strata). Stratum 0 berupa perangkat waktu berpresisi sangat tinggi, misalnya jam atom, dilanjutkan dengan stratum 1 berupa komputer yang terhubung dengan perangkat waktu di stratum 0. Hal ini dilanjutkan pada stratum 2 dst. hingga batas ke-15, dengan stratum-16 digunakan sebagai indikasi piranti yang tak-disinkronkan. Untuk kepraktisan, disediakan 0.pool.ntp.org dan 1.pool.ntp.org untuk server-utama dan server-sekunder yang dijadikan rujukan. Tersedia pula referensi per negara menggunakan kode negara, misal 0.id.pool.ntp.org dan 1.id.pool.ntp.org untuk Indonesia. Layanan NTP publik juga disediakan oleh beberapa lembaga, komersial atau non-komersial, semisal 0.ubuntu.pool.ntp.org yang disediakan Ubuntu atau ntp.metrologi.lipi.go.id yang disediakan LIPI.

Akses ke layanan NTP

Untuk keperluan sinkronisasi dengan layanan NTP, komputer yang akan disinkronkan harus dapat mengakses server NTP sebagai penyedia layanan. Setidaknya ada tiga pendekatan dalam hal ini:

  1. Membuka akses ke pangkalan (port) layanan NTP. Di dalam aturan yang disusun di dinding api (firewall’s rules), akses ke pangkalan dibuka, komputer-komputer yang ada di dalam jaringan dibebaskan menggunakan rujukan layanan NTP manapun di luar. Biasanya hal ini diatur sistem operasi masing-masing.

  2. Disediakan layanan NTP sendiri untuk keperluan semua komputer di dalam jaringan lokal. Layanan ini disinkronisasi dengan layanan di luar dan referensi NTP semua komputer di dalam jaringan diarahkan ke layanan sendiri ini. Keuntungan cara ini: adanya pendelegasian layanan NTP cukup dilakukan di komputer di jaringan lokal.

  3. Pengembangan dari layanan pada poin 2: semua akses ke layanan NTP dibelokkan (redirected) ke layanan NTP lokal. Dengan demikian, semua komputer tanpa kecuali akan menggunakan layanan NTP lokal.

Untuk keperluan jaringan lokal yang memiliki banyak komputer di dalamnya, poin ketiga penting dipertimbangkan. Dari sisi keamanan juga seharusnya lebih aman, karena pangkalan yang dibuka keluar dibatasi.

Potensi Aplikasi Mobile di Indonesia

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Banyaknya pengguna handphone di Indonesia merupakan kesempatan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi mobile. Namun jika kita lihat, kesempatan ini belum dimanfaatkan oleh pengembang aplikasi mobile di Indonesia. Coba kita lihat daftar aplikasi yang paling populer.

  1. Daftar aplikasi terpopuler di Indonesia dari Google Playstore
  2. Daftar aplikasi terpopuler di Indonesia dari Apple Store

Dari daftar tersebut dapat kita lihat bahwa aplikasi mobile yang populer kebanyakan (hampir semua malahan) tidak dikembangkan oleh pengembang dari Indonesia. Walah.

Jika kita teliti lebih lanjut, aplikasi-aplikasi yang populer dari pengembang Indonesia biasanya terkait dengan bisnis pemilik aplikasi tersebut. Sebagai contoh, aplikasi Tokopedia merupakan pendukung dari market place Tokopedia. Demikian pula dengan Bukalapak, Go-jek, MyTelkomsel, dan seterusnya. Tidak ada aplikasi yang berdiri sendiri sebagai aplikasi.

Hal yang menarik lainnya adalah pasar aplikasi mobile di luar negeri didominasi oleh Games. Di Indonesia, meskipun sudah banyak yang berusaha, pasar ini malah belum barhasil dikuasai.

Hasil berbincang-bincang dengan berbagai pengembang aplikasi mobile, kebanyakan mereka mengembangkan aplikasi sesuai dengan kebutuhan klien. Misal ada klien yang berupa sebuah perusahaan yang minta dibuatkan aplikasi, maka aplikasinya ya memang khas untuk perusahaan tersebut, bukan untuk umum.

Jadi bagaimana masa depan pengembang aplikasi mobile di Indonesia?


Filed under: Bisnis, programming, Start-up, Teknologi Informasi Tagged: Bisnis, postaday2017, programming, Start-up, Teknologi Informasi

Plugin WordPress Jahanam

Okto SiLaban Okto Silaban

Lama saya baru sadar kalau tulisan-tulisan lama di blog ini tidak lagi bisa diakses. Baru sadar setelah iseng-iseng baca tulisan-tulisan lama saya sendiri. Secara naluri otomatis saya menyalahkan plugin-plugin baru yang saya pasang. Termasuk menyalahkan update WordPress terbaru.

Utak-atik sana-sini, lama baru ketemu apa penyebabnya.

Ternyata karena plugin Facebook OpenGraph, Twitter Card, dkk. 😐

Koding Atau Buat Dokumentasi

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Sekian lama saya tidak ngeblog itu ada alasannya. Saya lagi (kebanyakan) koding. Membuat kode program untuk berbagai hal, terutama untuk aplikasi Internet of Things (IoT). Tentu saja ada kegiatan-kegiatan lain yang harus saya lakukan (dan bahkan mungkin juga yang lebih dominan), tetapi kali ini saya ingin menyoroti masalah koding.

Salah satu masalah yang sering dikeluhkan terhadap para koder (programmer) adalah kuranganya dokumentasi dari kode yang mereka buat. Ini betul. Sebagai seorang koder, saya juga sering mengalami dilema. Di satu sisi saya ingin membuat dokumentasi, tetapi di sisi lain saya masih harus meneruskan kodingan. Kalau tadi beres satu bagian, maka masih ada bagian lain yang harus dikodekan. Belum lagi kode bagian sebelumnya juga masih harus dimodifikasi. Akibatnya, waktu malah digunakan untuk membuat kode baru dibandingkan dengan membuat dokumentasi.

Yang menjadi masalah adalah banyak hal yang harus didokumentasikan. Design decisions, misalnya. Mengapa saya melakukannya seperti itu di sebuah kode? Ada alasannya. Kalau tidak didokumentasikan, maka koder selanjutnya akan kesulitan untuk memahami kode yang sudah saya buat. Jangankan koder lain, saya sendiripun kalau sudah lewat sekian bulan maka sudah lupa dengan kode-kode yang saya buat sebelumnya.

Singkatnya mengabaikan dokumentasi itu buruk! Iya semua orang tahu, tetapi tetap saja dilakukan. Sayapun tetap melakukannya. Nah, sebetulnya waktu yang saya gunakan untuk ngeblog ini dapat digunakan untuk membuat dokumentasi. Ini malah ngeblog. ha ha ha. Tapi kalau saya tidak memaksakan ngeblog, pasti ada saja yang lebih “penting”(?). Akibatnya ya blognya jadi kosong.

Dokumentasi harus menunggu. Ngeblog dahulu. Wah.


Filed under: Curhat, programming, Teknologi Informasi Tagged: Curhat, koding, pemrograman, postaday2017, teknologi informas

Mengenai Pendidikan Formal dan Non Formal

Wahyu Wijanarko Indonesia Wahyu Wijanarko


Ada salah seorang rekan senior saya yang beberapa waktu lalu bercerita bahwa beliau membuat sebuah slogan 'make higher education your priority' untuk anak-anaknya yang saat itu masih berada di bangku sekolah. Ketika semua anaknya sudah lulus sarjana, kemudian membuat lagi pertanyaan: selanjutnya apa? Pertanyaan ini menggelitik saya, karena berada di antara pemikiran yang menyatakan bahwa hal ini adalah sebuah akhir di garis finish dari sistem edukasi, namun juga merupakan titik awal untuk memulai sesuatu yang baru.

Edukasi sering dikaitkan dengan pendidikan formal mulai dari SD, SMP, SMA, sampai Perguruan Tinggi. Banyak orang yang sering terjebak dengan merasa bahwa akhir dari pendidikan adalah ketika sudah memperoleh kertas ijazah dan gelar yang tersemat di lembaran kertas itu. Padahal tujuan dari pendidikan itu sendiri adalah untuk memperoleh ilmu, yang nantinya bisa dipraktekkan sesuai dengan apa yang telah dipelajari.

Menurut pandangan saya, pendidikan formal merupakan garis besar yang dirancang sebagai standar umum untuk dapat digunakan oleh masyarakat sebagai acuan dalam mencari ilmu. Acuan tersebut biasanya diikuti dengan jadwal kegiatan belajar mengajar dengan rentang waktu yang telah ditentukan. Faktanya, jumlah jam belajar siswa di lingkungan formal tidak sebanyak jumlah jam ketika siswa tersebut berada di luar sekolah. Di sini peran pendidikan non formal sangat menentukan. Yang pertama adalah pendidikan dari sisi keluarga, kemudian pelatihan atau kursus tambahan yang diikuti. Dan yang paling penting, adalah pendidikan yang dialami melalui pengalaman hidup masing-masing individu.

Bagaimana dengan pertanyaan senior saya mengenai kegalauannya tentang pendidikan? Saya sempat berdiskusi kepada senior tersebut dan menyimpulkan bahwa hidup itu sendiri merupakan sasana belajar di dunia ini, sehingga pendidikan itu tidak pernah ada batasnya sepanjang hayat masih dikandung badan.

Lawyer SEO techniques

JalanSutera.com™ Angela Moore

How much will you pay to hire SEO experts for your law firm business performance in internet marketing? It is worth it when you can choose the best SEO experts on the internet, so you will save your energy and also times to do the plans of SEO. Moreover, if you are not the expert, you might think that it will be hard to do anything alone. When we are talking about Lawyer SEO, then we should think about the real business that is not always online there. That is why when you have claimed yourself as the attorney, you should start making your firm boosted using SEO techniques. It is not as hard as you think if you can follow well without any mistake. Prepare the SEO techniques we are recommending while you also prepare the money to hire SEO experts to get maximum result in your business performance.

Choose the right keywords regarding legal issue

There are many trending or powerful keywords you can choose. The matter is only whether you want to compete or not. When it has come to choose keywords regarding the legal issue, there will be tough competition on the certain niche. You can get the keywords for Lawyer SEO from Adwords for free. All you have to do is just submitting the keywords you want to target.

Have good structure of site

Never focus only on the SEO, and then you forget about the contents of your site. You have to make sure that you have a good structure of site like the navigation, menu, contact and more. Keep posting good information, so you will be able to maximize the SEO for your site. After having good sites, then you can try to apply some SEO strategies.

Maximize the local search

The last thing for Lawyer SEO is by using the local search. You have to analyze what the local search trending is and get in there. Maximize the local search.

The post Lawyer SEO techniques appeared first on Jalan Sutera's Tips.

Dear Chester

BennyChandra.com Ben

Dear Chester: “You touched so many lives, maybe even more than you realized.“ The post Dear Chester appeared first on BennyChandra.com.

[ » ]

Top 5 Best E Liquid Brands

JalanSutera.com™ Angela Moore

E-liquid is something important for vaping. The device is created for enjoying each taste of the liquid. It can be said that e-liquid is the fuel for vaping experience. You have to find the best liquid to get the best experience. The best e liquid vendors will provide the best quality of the liquid. Finding the best brands will help you to get the best quality product. Do you want to know the best e-liquid brands? Check this out.

  1. Black Note

This brand focuses on tobacco flavors. It mixes the tobacco extract naturally. You can try several blends from this brand. You can request smooth or mellow blends. For each 30 ml, you need to pay $29.

  1. Halo

Halo is one of vaping industry associations. this brand has premium e-liquids that are much loved by many vapers. There are many options for tobacco lovers, such as RY4 blend Tribeca and Belgian Cocoa. This brand creates a rich and realistic taste for the vapers. You should pay $19.99 for each 30 ml of e-liquid.

  1. VaporFi

This brand is also so good. It is one of best e-liquid brands that have many premium flavors. Many vapors around the world love this product. You can find many blends that will improve the taste of vaping. You will get great vaping experience. The liquid is only $19.99 for 30 ml. It also offers pre-order.

  1. Good Vape

Mr. Good Vape has been the favorite choice for several years. This brand has fruit based and dessert based liquid. There are vanilla, apple pie, sugar cookie, etc. The sweet taste and smell of the e-liquid will give better vaping experience. For each 15 ml, you should pay for $11.99.

  1. Vapor Chef

This brand offers many flavors that are created by an ex-professional chef. Each flavor is craftily balanced. For each 30 ml, you need to pay $19.99. This is also a good choice from several best e-liquid brands.

The post Top 5 Best E Liquid Brands appeared first on Jalan Sutera's Tips.

30 Days Excellent Insight & Tips

Bisnis Having Fun » planet-terasi-aggregator Masim Vavai Sugianto

Sesuai dengan yang saya sampaikan pada status Facebook sebelumnya 🙂 , saat ini “Self Paced Email Course” atau sederhananya : “Newsletter” sudah dirilis.

Bagi rekan-rekan yang curious, ini maksudnya apa? Ini sebenarnya sekedar share artikel, namun saya kemas dalam bentuk “free email course”. Tidak ada biaya. Tidak ada spamming. Simply share artikel plus pengalaman dan referensi bacaan.

Saya membuat hal ini agar ada nilai tambah manfaat untuk artikel yang pernah dituliskan, sekaligus bahan pembelajaran saya terhadap niatan memperbaiki kualitas training di Excellent. Nantinya, model email course ini akan dikembangkan di Excellent sebagai benefit peserta training sekaligus sebagai mekanisme self service/self paced course bagi peserta training online.

Untuk Sign Up bisa klik gambar diatas atau bisa juga klik Link Ini

Bereksperimen dengan Logic Pro X Membuat Dance Music

Okto SiLaban Okto Silaban

Selama beberapa tahun saya terbiasa menggunakan Digital Audio Workstation (DAW) yang bernama Ableton. Ketika masih di Windows, ataupun ketika sudah berganti ke laptop Mac. Kekurangannya, hampir semua instrumen bawaan Ableton tidak pernah saya gunakan. Mentok saya cuma gunakan untuk membuat white-noise.  Jadinya sangat bergantung dengan VST.

Setelah install ulang Mac saya dengan OS terbaru (Sierra), saya memutuskan berganti ke Logic Pro X. Agak berat sebenarnya, karena Logic ini hanya tersedia di Mac. Jika suatu saat nanti saya berganti ke OS lain, otomatis program ini tidak bisa saya gunakan lagi.

Saya nyaman sekali menggunakan Ableton sebenarnya. Tapi selain kekurangan di atas, harga Ableton juga mahal, $799, kalau dikonversi ke Rupiah menjadi sekitar Rp 10 juta.

FL Studio saya tidak begitu familiar, cuma pernah coba sehari atau 2 hari jaman kuliah dulu. Harganya sama dengan Logic sebenarnya, itu sudah termasuk berbagai instrumen VST. Sayangnya FL Studio tidak tersedia untuk Mac. Dulu sih mereka pernah meluncurkan versi Betanya untuk Mac. Tapi entah mengapa gak lanjut.

Anyway, akhirnya saya akhirnya membeli Logic Pro. $199, dirupiahkan kemarin menjadi Rp2,99 jt. Tapi ini sudah dilengkapi berbagai instrumen dan sampler. Selain itu kita bisa download sekitar 80GB sound sample dan loop, gratis, free royalti, resmi dari Apple. Jadi enggak perlu beli sample sound seperti Vengeance dkk, yang harganya justru lebih mahal dari Logic.

Setelah coba-coba selama sebulanan (yes, this is my first time using Logic), akhirnya berhasil jadi 1 lagu, genrenya dance music. Saya juga gak tahu ini genre Electro House, atau apa. Saya cuma pehobi amatiran. Kalau suka silahkan didownload via situs-situs downloader YouTube itu. 😀

Gimana, enak lagunya?

Tentang Pemblokiran Telegram

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Beberapa hari yang lalu dunia siber Indonesia dihebohkan oleh keputusan pemerintah Indonesia (dalam hal ini Kominfo) yang memblokir layanan telegram. (Yang diblokir adalah layanan via web dulu, kemudian akan diblokir yang aplikasi mobile-nya.) Pengelola telegram dianggap tidak kooperatif dalam memblokir layanan telegram untuk group-group yang terkait dengan terorisme.

Saya termasuk yang tidak setuju dengan keputusan pemerintah ini. Menurut saya cara ini tidak efektif. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Pertama, telegram bukan satu-satunya media komunikasi yang digunakan oleh teroris. WhatsApp dan aplikasi lain juga digunakan. Mengapa hanya telegram yang diblokir? Fitur yang ada di WA pun sama dengan yang ada di telegram. (Dahulu memang WA tidak memiliki fitur enkripsi sehingga mudah disadap, sekarang dia memiliki fitur itu.)

Kedua, keputusan pemerintah ini malah menunjukkan bahwa pemerintah tidak mampu melakukan (counter-)intelligence terhadap pengguna telegram. Ini makin menunjukkan bahwa telegram merupakan platform yang bagus untuk digunakan karena tidak bisa diatasi oleh pemerintah Indonesia. Wah.

Ketiga, banyak orang (perusahaan, organisasi, individu) yang mengembangkan aplikasi di atas telegram ini. Aplikasi tersebut berbentuk “bot” (robot, chat-bot) yang dapat diprogram sesuai dengan perintah (teks) yang diberikan oleh pengguna. (Machine learning / artificial intelligence) Contohnya antara lain, early warning system, help desk, payment chatbot, dan seterusnya. Inovasi-inovasi ini terbunuh begitu saja. Telegram sekarang dapat dianggap sebagai “infrastruktur” seperti halnya YouTube.

my students_0001
sebagian dari topik penelitian mahasiswa saya. yang paling bawah tentang enkripsi yang digunakan oleh berbagai aplikasi chat

Terakhir, kalau sedikit-sedikit blokir – trigger friendly – maka ada kekhawatiran akan apa saja yang akan dilakukan di kemudian hari. Ketidak pastian. Ini buruk bagi bisnis (dan penelitian).


Filed under: Curhat, Opini, security, teknologi, Teknologi Informasi, TI Tagged: Curhat, opini, postaday2017, security, Teknologi Informasi

Peluncuran Buku Digital Indonesia

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Hari Kamis lalu (6 Juli 2017) diadakan peluncuruan Buku “Digital Indonesia: Connectivity and Divergence” di ITB. Buku yang diedit oleh Edwin Jurriens dan Ross Tapesll ini merupakan hasil kegiatan “Indonesia Project” yang dimotori oleh ANU (the Australian National University). Buku ini sangat penting karena seringkali kita kekurangan referensi (apalagi yang akademik) tentang situasi “digital” di Indonesia. Nah, sekarang tidak perlu mencari-cari lagi.

Saya ikut terlibat dengan menulis satu bab di dalamnya, tentang keamanan teknologi informasi. (Tampilannya dapat dilihat di bawah ini.) Materi ini juga sudah saya presentasikan di Canberra dan Perth. Kamis lalu, update dari materi ini juga saya presentasikan di ITB.

photo6280633421604693950

Bahasan dari buku ini cukup komplit. Nanti akan saya tampilkan daftar isinya di sini. Sementara ini saya mau lapor itu dulu. hi hi hi. Mengenai bagaimana cara memperoleh buku ini juga akan saya beritahukan segera.

Buku ini berisi empat bagian (5 parts); connectivity (2-4), divergence (5-7), identity (8-10)knowledge (11-12), dan commerce (13-15). Masing-masing isinya adalah sebagai berikut:

  1. Edwin Jurriens & Ross Tapsell, “Challenges and opportunities of the digital revolution in Indonesia”
  2. Yanuar Nugroho & Agung Hikmat, “An insider’s vide of e-governance under Jokowi: political promise or technocratic vision?”
  3. Emma Baulch, “Mobile phones: advertising, consumerism, and class”
  4. Ross Tapsell, “The political economy of digital media”
  5. Onno W. Purbo, “the digital divide”
  6. Usman Hamid, “Laws, crackdowns and control mechanisms: digital platforms and the state”
  7. Budi Rahardjo, “The state of cybersecurity in Indonesia”
  8. John Postill & Kurniawan Saputro, “Digital activism in conteporary Indonesia: victims, volunteers and voices”
  9. Martin Slama, “Social media and Islamic practice: Indonesian ways of being digitally pious”
  10. Nava Nuraniyah, “Online extremism: the advent of encrypted private chat groups”
  11. Kathleen Azali, “Digitalising knowledge: education, libraries, archives”
  12. Edwin Jurriens, “Digital art: hacktivism and social engagement”
  13. Mari Pangestu & Grace Dewi, “Indonesia and digital economy: creative destruction, opportunities and challenges”
  14. Bode Moore, “A recent history of the Indonesian e-commerce”
  15. Michele Ford & Vivian Honan, “The Go-Jek effect”

Selamat menikmati 🙂


Filed under: buku, Penelitian, security, teknologi, Teknologi Informasi Tagged: indonesia, penelitian, postaday2017, security, Teknologi Informasi

Harga Tiket Pesawat Jakarta – Bandung / Bandung – Jakarta

RendyMaulana.com Rendy Maulana

Setelah saya mencoba penerbangan Jakarta-Bandung dan Bandung-Jakarta naik pesawat Wings Air (Lion Group). Beberapa orang bertanya kepada saya di media sosial maupun berdiskusi tatap muka mengenai plus minus naik pesawat rute ini. Bahkan beberapa ada yang mengajak berdebat, lebih efisien dan mengeluarkan emisi karbon lebih sedikit jika menggunakan kereta api :p

Dalam satu minggu terakhir, sejak tanggal 30 Juni 2017 s/d 7 Juli 2017, saya memantau harga tiket penerbangan ini. Jakarta – Bandung IW1720 IDR 275.000 dan Bandung-Jakarta IW1721 IDR 285.000 Keduanya terbang menggunakan Maskapai Wings Air (Lion Group) dengan pesawat ATR 72-600.

Wings Air PK-WGO BDO/WICC – HLP/WIHH IW1721 . . #Bandung #BDO #WICC #airport #airplane #atr72600 #Lionair

A post shared by Rendy ( ?? ) Maulana (@rendy) on

Dengan Rute penuh dan jadwal terusan sebagai berikut:

Makassar (UPG) 06.00 WITA – Malang (MLG) 07.00 WIB (02.00 Hours, ATR 72-600) IW1329 Wings Air IDR 950.000
Malang (MLG) 07.25 WIB – Bandung (BDO) 09.10 WIB (01.45 Hours, ATR 72-600) IW1855 Wings Air IDR 685.000
Bandung (BDO) 09.35 WIB – Jakarta HALIM (HLP) 10.10 (00.35 Minutes, ATR 72-600) IW1721 Wings Air IDR 285.000
Jakarta Halim (HLP) 10.35 WIB – Tasikmalaya (TSY) 11.30 (00.55 Minutes, ATR 72-600) IW1718 Wings Air IDR 429.000
Tasikmalaya (TSY) 11.55 WIB – Jakarta Halim (HLP) 12.50 (00.55 Minutes, ATR 72-600) IW1719 Wings Air IDR 379.000
Jakarta Halim (HLP) 13.15 WIB – Bandung (BDO) 13.50 WIB (00.35 Minutes, ATR 72-600) IW1720 Wings Air IDR 275.000
Bandung (BDO) 14.15 WIB – Malang (MLG) 16.00 WIB (01.45 Hours, ATR 72-600) IW1854 Wings Air IDR 725.000
Malang (MLG) 16.35 WIB – Makassar (UPG) 19.35 WITA (02.00 Hours, ATR 72-600) IW1328 Wings Air IDR 905.000

Catatan: harga tercantum adalah harga Promo per 3 Juli 2017, sudah termasuk Airport Tax / Fuel Charge, dan merupakan patokan jadwal ataupun rute. Informasi lengkap mohon kunjungi web Lion Group

The post Harga Tiket Pesawat Jakarta – Bandung / Bandung – Jakarta appeared first on rendy.ma.

Bandung – Jakarta via Wings Air IW1721

RendyMaulana.com Rendy Maulana

Hari ini (7 Juli 2017) Saya mencoba penerbangan Bandung – Jakarta, Wings Air IW1721 setelah mencoba penerbangan perdana Jakarta-Bandung IW1720 pada 2 Juli 2017. Saya berangkat dari Rumah di Kawasan Pasteur sekitar pukul 08.05 WIB dan tiba di Bandara Husein Sastranegara (BDO / WICC) sekitar pukul 08.40 WIB (Tidak bisa ke Bandara melewati Jalur Belakang BTC). Setelah proses checkcin selesai, lalu clearance, sekitar 08.50 saya sudah duduk manis di kedai Kopi Starbucks menikmati kopi gratis, lalu tidak sengaja bertemu dengan Lucky Ahmad (Rumahosting) yang kebetulan mau ke Jakarta juga.

Pesawat yang saya tumpangi ini sebelumnya berangkat dari Malang menuju Bandung, dan mendarat di Bandung sekitar pukul 09.35WIB , telat sekitar 10 menit dari Jadwal seharusnya.

Wings Air PK-WGO BDO/WICC – HLP/WIHH IW1721 . . #Bandung #BDO #WICC #airport #airplane #atr72600 #Lionair

A post shared by Rendy ( ?? ) Maulana (@rendy) on

Pesawat Take Off dari Landasan sekitar pukul 10.02

Take off from BDO/WICC . . #Bandung #airport #takeoff #BDO #WICC #timelapse

A post shared by Rendy ( ?? ) Maulana (@rendy) on

dan mendarat di Halim Perdanakusuma (HLP / WIHH) sekitar Pukul 10.23 WIB (Sekitar 21 Menit di udara)

Landing @ HLP/WIHH . #halimperdanakusuma #HLP #WIHH #timelapse

A post shared by Rendy ( ?? ) Maulana (@rendy) on

Lalu karena saya menunggu bagasi dengan Lucky, sekitar 10.32 WIB Baru keluar Halim, Masuk ke Gerbang Tol Dalam Kota – Cawang, dan tiba di Cyber tepat pukul 10.58 WIB

Total waktu yang saya habiskan mulai dari keluar rumah di Bandung, sampai ke Kantor Qwords di Jakarta adalah 2 Jam 52 Menit saja. Tentunya karena saya berangkat santai, saya harus menunggu di Airport Bandung sekitar 45 Menit, namun jika saya berangkat naik Ojek dan tidak mau lama menunggu, saya perkirakan saya bisa berangkat pukul 8.50 dari Rumah.

Dari atas udara, saya bisa melihat bahwa kemacetan antara ruas Tol Cawang menuju arah Cikarang (yang terlihat hanya sampai ke daerah Bekasi) luar biasa, dan dari gerbang Tol Halim menuju Semanggi, cukup padat, kira-kira kalau saya naik mobil, akan memakan waktu 4-5 Jam jika berangkat dari Bandung menuju Jakarta pagi hari ini.

Sekali lagi, naik pesawat menuju Jakarta – Bandung atau sebaliknya, Bandung – Jakarta merupakan sebuah pilihan diantara banyak moda transportasi, yang tidak perlu diperdebatkan 🙂

Selamat ber-komuter ria Bandung – Jakarta

 

The post Bandung – Jakarta via Wings Air IW1721 appeared first on rendy.ma.

Aplikasi Pelacak Kebiasaan

#direktif Ikhlasul Amal

Mengapa kita perlu “melacak” kebiasaan? Tulisan pada bulan Mei 2015 oleh Belle Beth Cooper di LifeHacker dapat dijadikan pertimbangan.

Saya telah melacak kebiasaan-kebiasaan saya –dan menghentikannya, selama beberapa tahun lalu, namun tatkala saya melewati bagian singkat tidak melacak kebiasaan-kebiasaan, saya tidak mengerjakan kebiasaan-kebiasaan itu juga. Sesuatu seperti proses memeriksa suatu kebiasaan setiap hari dan menjaga log kemajuan memang meningkatkan motivasi dan kemampuan saya untuk menyelesaikan kebiasaan tsb. setiap hari.

Dari pengalaman saya: ada aspek permainan (gamification) dengan diri sendiri. Pilihan saya pada cara penilaian bersifat catatan pribadi, tidak ada mekanisme publikasi. Dengan kemudahan ketersediaan aplikasi di gawai, saya sempat mencoba beberapa aplikasi dalam kategori “Habit Tracker”, secara umum terdapat batasan untuk aplikasi versi gratis, misalnya jumlah kebiasaan yang dilacak. Sampai akhirnya saya pilih produk berlisensi perangkat lunak bebas, yakni Loop.

Tampilan Depan Loop

Tampilan Depan Loop

Aplikasi pelacak kebiasaan biasanya dilengkapi fasilitas-fasilitas berikut ini.

  1. Senarai kebiasaan yang akan dilacak, termasuk dalam hal ini: atribut untuk kebiasaan, kategorisasi, pengingat, dan beragam lainnya.
  2. Frekuensi pengerjaan kebiasaan tsb., misal jumlah pengerjaan per pekan.
  3. Rentang pengerjaan kebiasaan, misal dilakukan pelacakan untuk sekian bulan.
  4. Respon terhadap kegagalan: cara aplikasi merespon jika pengguna gagal memenuhi target.
  5. Laporan pengerjaan kebiasaan, dalam bentuk tabel atau grafik misalnya.
Tampilan detail Loop

Tampilan detail Loop

Tampilan detail Loop

Tampilan detail Loop

Dari sisi pengguna aplikasi, beberapa hal perlu diperhatikan sbb.

Aplikasi hanyalah alat bantu, niat mengerjakan kebiasaan tsb. tetap yang paling utama. Baik berupa latihan kebugaran sampai dengan ibadah rutin yang dilacak pengerjaannya, niat harus tetap pada koridor pengerjaan tsb. Jangan sampai pemakai aplikasi terpacu hanya untuk membuat statistik pada aplikasi tampak bagus. Tidak ada gunanya juga berbohong pada diri sendiri, karena pencatatan tsb. dilakukan secara mandiri tanpa pemantauan pihak lain. Lebih-lebih jika berkaitan dengan pencatatan ibadah keagamaan, harus diniatkan lurus perihal tsb. dan perangkat pelacak kebiasaan ini hanya membantu aspek kedisplinan.

Dulukan konsistensi daripada jumlah kebiasaan. Melatih kebiasaan dalam jumlah yang layak dengan tujuan realistis untuk dikerjakan lebih baik daripada mencatat jumlah kebiasaan lebih banyak namun banyak bolongnya. Pilih kebiasaan yang mudah dikerjakan terlebih dulu, selanjutnya pilih frekuensi pengerjaan setiap pekan yang dianggap terjangkau. Setelah mendapatkan pola yang nyaman, frekuensi dapat ditingkatkan, dan selanjutnya tambahan kebiasaan lain dimungkinkan. Sebagian pendapat menyatakan perlu waktu 21 hari untuk membentuk suatu kebiasaan yang cukup kuat.

Penerbangan Perdana Jakarta – Bandung, Setelah 5 tahun Vakum

RendyMaulana.com Rendy Maulana

Sekitar tahun 2012, Merpati menutup layanan penerbangan dengan rute Jakarta-Bandung v.v dikarenakan menurut mereka rute tersebut tidak menguntungkan. Pada tahun 2012 waktu tempuh Jakarta-Bandung jika menggunakan kendaraan mobil pribadi, hanya memerlukan waktu 2-3 Jam dan jika menggunakan kereta api, hanya memerlukan waktu 3 Jam 15 Menit saja.

Namun seiring dengan perkembangan wilayah diantara koridor ekonomi Jakarta dan Bandung yang luar biasa pesat, waktu tempuh dari Jakarta menuju Bandung, pada tahun 2017 dapat memakan waktu 5-6 Jam pada hari kerja jika menggunakan mobil dikarenakan padatnya aktivitas antara Jakarta dan Cikarang, mulai dari pembangunan Elevated Toll road, dan juga pembangunan LRT.

Tanggal 30 Juni 2017 kemarin, saya mendapatkan informasi bahwa Wings Air (Lion Group) membuka rute Penerbangan langsung Jakarta – Bandung v.v. yang akan dimulai pada 2 Juli 2017, Dimana pesawat tersebut memiliki rute terusan sebagai berikut:

Makassar (UPG) 06.00 WITA – Malang (MLG) 07.00 WIB (02.00 Hours, ATR 72-600) IW1329 Wings Air IDR 950.000

Malang (MLG) 07.25 WIB – Bandung (BDO) 09.10 WIB (01.45 Hours, ATR 72-600) IW1855 Wings Air IDR 685.000

Bandung (BDO) 09.35 WIB – Jakarta HALIM (HLP) 10.10 (00.35 Minutes, ATR 72-600) IW1721 Wings Air IDR 285.000

Jakarta Halim (HLP) 10.35 WIB – Tasikmalaya (TSY) 11.30 (00.55 Minutes, ATR 72-600) IW1718 Wings Air IDR 429.000

Tasikmalaya (TSY) 11.55 WIB – Jakarta Halim (HLP) 12.50 (00.55 Minutes, ATR 72-600) IW1719 Wings Air IDR 379.000

Jakarta Halim (HLP) 13.15 WIB – Bandung (BDO) 13.50 WIB (00.35 Minutes, ATR 72-600) IW1720 Wings Air IDR 275.000

Bandung (BDO) 14.15 WIB – Malang (MLG) 16.00 WIB (01.45 Hours, ATR 72-600) IW1854 Wings Air IDR 725.000

Malang (MLG) 16.35 WIB – Makassar (UPG) 19.35 WITA (02.00 Hours, ATR 72-600) IW1328 Wings Air IDR 905.000

Catatan: Saat tulisan ini dibuat 3 Juli 2017 11.00 WIB, harga tercantum adalah harga Promo, sudah termasuk Airport Tax / Fuel Charge, dan merupakan patokan jadwal ataupun rute. Informasi lengkap mohon kunjungi web Lion Air Group

Akhirnya saya berkesempatan menikmati penerbangan “PERDANA” setelah 5 tahun jalur penerbangan langsung Jakarta-Bandung ini vakum selama 5 Tahun.

Berikut adalah pengalaman yang bisa saya bagikan kepada pembaca

Saya berangkat dari Kantor Qwords (Cyber – Kuningan Barat) sekitar pukul 11.30 WIB, Minggu 2 Juli 2017, dan tiba di Bandara Halim sekitar pukul 12.00 WIB. Checkin dibuka pada pukul 11.45 hingga 30 menit sebelum keberangkatan, namun karena saya sudah menggunakan web checkin lion, jadi saya hanya tinggal drop bagasi saja. Bagasi hanya disediakan 10KG untuk 1 penumpang, dan 7KG maksimal untuk hand carry (ini standard untuk penerbangan ekonomi ATR, yakni 10KG Bagasi untuk ekonomi)

Tidak perlu lama untuk drop bagasi, cukup 5 menit dan selesai, tidak ada yang istimewa dari penerbangan ini kecuali staff checkin yang bertanya berapa biaya naik pesawat ke Bandung. Setelahnya langsung menuju ruangan tunggu, dan kira-kira seperti ini ruang tunggu Lion Group di Halim yang sudah kelebihan kapasitas

Selanjutnya saya duduk santai sambil menikmati kopi dan menunggu panggilan boarding tiba, namun sayangnya pada tangal 2 Juli 2017 tersebut, terdapat satu penerbangan VVIP yaitu Presiden Barrack Obama, sekitar pukul 11.00 WIB, yang menimbulkan delay selama satu jam karena semua penerbangan ditutup.

Oleh karena hal itu, pesawat yang saya tumpangi baru bisa diberangkatkan pukul 14.15, dari seharusnya pukul 13.15 WIB. Dua kali saya mengalami keterlambatan penerbangan oleh penerbangan Obama, yang pertama ketika Beliau datang ke Bali, Bandara Bali ditutup selama 5 Jam karena ada Air Force One, dan sekarang karena beliau sudah Pensiun jadi Presiden dan tidak naik Air Force One, cukup 1 jam saja 🙂

Pesawat ATR 72-600 PK-WHG berkesempatan membawa saya untuk penerbangan perdana dari Jakarta ke Bandung setelah 5 tahun jalurnya vakum
Desain Spesial untuk ATR 72-600 untuk pesawat ke 50 yang dipesan oleh Lion Air pada PK-WHG

Berikut adalah timeline dari pesawat yang saya naiki untuk Penerbangan Perdana HLP/WIHH – BDO/WICC PK-WHG ATR 72-600 IW1720 Wings Air (Lion Group)

2 Juli 2017 IW1720 HLP – BDO (1 Hours Delayed VVIP @ HLP)
13.45 WIB Boarding annoucement @ boarding gate
14.15 WIB Door Closing
14.16 WIB Taxi
14.22 WIB Take Off
14.48 WIB Cabin Crew Landing announcement
14.52 WIB Captain announcement : holding at BDO, approx 15-20 mins
15.10 WIB Flight Descend
15.17 WIB Landed

Lama di didalam pesawat sekitar 1 Jam, seharusnya hanya sekitar 35 menit saja jika tepat waktu, dan menurut saya ini amat membantu sekali, karena waktu yang kita keluarkan tidak terlalu lama untuk menempuh jarak 145KM Jakarta-Bandung yang biasanya ditempuh 5-6 Jam. ketika saya sampai di ruang pengambilan bagasi, saya sempat ke toilet untuk buang air kecil, lalu ketika keluar toilet, bagasi sudah siap diambil.

Berapa lama waktu yang harus disediakan untuk menempuh Jakarta-Bandung jika menggunakan pesawat ini?

Checkin dibuka pada 11.45 WIB, lalu ditutup pada 12.30 WIB, saya menyarankan agar datang paling lambat 30 menit sebelum checkin ditutup, karena terkadang antrian tidak bisa diduga sebelumnya, dan setelahnya anda akan memerlukan waktu 5-10 menit untuk security clearance oleh AVSEC, lalu sekitar 5 menit perjalanan dari security clearance ke ruang tunggu / gate.

Jadi total waktu diperkirakan memerlukan waktu 2 Jam termasuk diudara dan di darat. Lebih menyenangkan daripada menghabiskan waktu 5 Jam di jalan, atau 3 Jam 15 Menit di kereta. Tapi kembali lagi ini adalah pilihan yang dapat anda sikapi sendiri, tidak perlu diperdebatkan.

Perkiraan saya hanya perlu sekitar 3-6 Bulan saja rute ini ramai, sebaiknya ditambah jadwalnya, dan tidak diganti ke Aircraft yang lebih besar, karena waktu pengambilan bagasi bisa lebih lama lagi jika aircraft besar.

Untuk rute sebaliknya, Bandung-Jakarta (Landed @ HLP sekitar pukul 10.30 WIB), saya belum pernah mencoba, namun dari hasil pengamatan sepintas saya, terhadap perkembangan jalur MT Haryono yang sedang ada pembangunan LRT dan Flyover Pancoran, sebaiknya rute ini dihindari terlebih dahulu karena berdasarkan rata-rata waktu tempuh, HALIM-Kuningan memerlukan waktu sampai dengan 3 Jam jika tidak menggunakan Jalan Tol, dan memerlukan waktu sampai 1.5 JAM jika menggunakan Jalan tol, sehingga nampaknya rute naik kereta api dari Bandung – Jakarta akan lebih masuk diakal.

Selamat ber-komuter Jakarta-Bandung 🙂

The post Penerbangan Perdana Jakarta – Bandung, Setelah 5 tahun Vakum appeared first on rendy.ma.

Tentang Ransomware Petya

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

[Lagi asyik-asyiknya liburan, eh ada masalah keamanan lagi. Terpaksa ngeblog dulu.]

Lagi-lagi ramai tentang ransomware. Kali ini ransomware yang muncul diberi nama Petya. (Nama Petya ini sebetulnya kurang tepat karena pada awalnya diduga ransomware ini memiliki kesamaan dengan kode ransomware lama yang bernama Petya, namun ternyata kodenya berbeda. Maka muncullah nama pelesetan lain, seperti NotPetya, ExPetya, Goldeneye, dan seterusnya.)

Seperti halnya ransomware lainya, Petya juga mengunci berkas di komputer target dan meminta pembayaran melalui Bitcoin. Setelah membayar menggunakan Bitcoin, target diminta untuk memberitahukan melalui email. Namun email tersebut sudah dibekukan oleh providernya (Posteo) sehingga tidak ada mekanisme untuk memberitahukan bahwa ransom sudah dibayar. Dengan kata lain, tidak bisa mengembalikan berkas-berkas. Solusinya ya hanya pasang kembali (reinstall) sistem operasi Windows.

(Karena sifatnya yang tidak bisa dikembalikan lagi – entah sengaja atau tidak – maka Petya ini dapat dikatakan bukan ransomware, tapi malware yang menghapus disk saja. Sama jahatnya.)

Petya juga menggunakan kelemahan dari SMB v1 yang banyak digunakan pada sistem operasi Microsoft untuk berbagai fungsi, seperti misalnya untuk file sharing. Ini kelemahan sama yang dimanfaatkan oleh ransomware WannaCry. Dikabarkan kelemahan ini diketahui oleh NSA yang kemudian mengembangkan eksploit yang bernama EternalBlue (dan eksploit lainnya). Beberapa malware / ransomware dikembangkan dari eksploitasi ini.

Penyebaran Petya awalnya diberitakan oleh Polisi Ukraina dan terkait dengan software akunting yang harus digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki proyek di pemerintahan Ukraina. (Tentu saja perusahaan pengembang software tersebut menolak tuduhan ini.) Itulah sebabnya ada dugaan lain bahwa ransomware Petya ini merupakan kedok untuk melakukan kekacauan di dunia siber Ukrainan. Cyberwar?

Penyebaran ransomware Petya ini agak terbatas karena mekanisme distribusi yang menggunakan jaringan lokal (tidak seperti lainnya yang menggunakan internet sebagai pencarian target berikutnya). Namun ada juga upaya penyebaran melalui email phishing.

Petya juga memeriksa keberadaan berkas “C:\WINDOWS\perfc.dat” (read-only). Jika ada berkas tersebut, maka mekanisme enkripsi dimatikan. Namun ini tidak membatasi kehidupannya. Jadi ini bukan mekanisme kill switch sebagaimana ada pada ransomware lainnya.

Berbagai software anti-virus sudah dapat mendeteksi ransomware Petya ini. Update program anti virus Anda dan update sistem operasi secara berkala. Tentu saja lakukan backup data yang penting secara berkala.


Filed under: internet, security, Teknologi Informasi Tagged: internet, IT, malware, postaday2017, ransomware, security, Teknologi Informasi

Perjalanan Ke Pulau Numfor Kabupaten Biak

Wahyu Wijanarko Indonesia Wahyu Wijanarko



Pulau Numfor adalah sebuah pulau yang terletak di barat pulau Biak Provinsi Papua. Pulau ini bisa ditempuh dari Biak dengan menggunakan speed boat selama 4 jam atau dengan pesawat Grand Caravan selama kurang lebih 40 menit.

Secara geografis, pulau Numfor lebih dekat ke Manokwari di Papua Barat. Itulah sebabnya sebagian kecil masyarakat di sini sempat mengusulkan agar pulau ini bergabung ke Papua Barat. Konon cerita mop (kelakar) masyarakat sini, pada jaman dahulu penentuan Pulau Numfor ikut Manokwari atau Biak ditentukan dengan pertandingan bola kaki (sepak bola), yang saat itu dimenangkan Biak, sehingga Pulau Numfor ikut Biak sampai dengan saat ini. Saat ini, Numfor sedang mengajukan untuk menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) setingkat kabupaten, namun karena masih ada moratorium pembentukan daerah baru dari Pemerintah Pusat, maka keinginan adanya DOB ini belum bisa terwujud.


Pada hari Kamis, 19 Mei 2017, saya berkesempatan mengikuti rombongan Gubernur Papua untuk melakukan kunjungan ke Pulau Numfor. Sama dengan Biak yang merupakan pulau karang, suhu di Pulau Numfor juga panas menyengat. Dalam kunjungan yang berdurasi 6 jam ini kami meninjau pembangunan PLTD di Numfor agar masyarakat bisa menikmati listrik selama 24 jam. Kami juga mengikuti peresmian RSUD tipe D yang diberi nama "Lukas Enembe" di Numfor.

Perjalanan singkat ini membawa kesan tersendiri karena saya belum pernah ke Numfor. Rombongan pun akhirnya pulang ke Biak pada pukul 15.00 WIT.

Solusi Repository End Of Life di Ubuntu Linux

ophay ophay

Saking banyaknya rilis terbaru dari varian distro linux terutama Ubuntu, membuat banyak pengguna enggan untuk melakukan upgrade ke versi rilis terbaru, karena berbagai macam alasan. Disisi lain kebutuhan akan gudang software (software-center) masih sangat perlu bagi pengguna Ubuntu yang sistemnya sudah EOL. Berikut sedikit trick, bagi pengguna yang masih menggunakan Ubuntu yang sistem softwarenya sudah […]

Penanganan Ransomware WannaCry

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Pertama, tidak usah panik. Ini bukan ransomware yang pertama (dan bukan yang terakhir pula).

Beberapa hari yang lalu muncul Ransomware WannaCry (dan variasinya) yang mengancam banyak komputer di dunia. Dikarenakan banyaknya komputer yang terancan, maka tulisan ini dibuat. Urutan penulisan tidak lazim. Biasanya di awal ada pengantar dahulu dan kemudian baru pembahasan. Namun karena yang diutamakan aalah penanganannya, maka bagian tersebut ditampilkan di awal.

Sistem Yang Terkena

Sistem yang terkena oleh Ransomsware WannaCry ini adalah sistem operasi Microsoft Windows (semua). Desktop ataupun notebook, selama menggunakan sistem operasi tersebut, termasuk yang rentan. Lengkapnya dapat dilihat pada bagian “Bahan Bacaan”.

Penanganan

Instruksi singkat untuk menangani ransomware WannaCry adalah sebagai berikut:

  1. melakukan backup;
  2. memperbaiki sistem operasi (OS) Microsoft dengan memasang patch MS17–010;
  3. menonaktifkan SMB (yang biasa digunakan untuk file sharing) jika memungkinkan;
  4. blok port TCP: 139/445 & 3389 dan UDP: 137 & 138, yang digunakan untuk melakukan penyerangan (jika memungkinkan).

Jika komputer sudah terkena maka dapat dilakuan proses pemasangan ulang (reinstall) sistem operasi Windows.

Ada informasi yang mengatakan bahwa password yang digunakan untuk mengenkripsi adalah “WNcry@2ol7” (tanpa tanda kutip), tetapi hal ini belum dapat kami konfirmasi.

Instruksi (keterangan) yang lebih panjang adalah sebagai berikut.

Ada beberapa hal yang kadang menyulitkan penanganan di atas atau perlu mendapatkan perhatian. Misalnya ada beberapa sistem dan aplikasi yang membutuhkan fitur file sharing atau menggunakan port 139/445. Jika fitur itu dimatikan (disable, block) maka aplikasi atau layanan tersebut dapat tidak berfungsi. Untuk itu pastikan dahulu bahwa penonaktifan dan pemblokiran ini tidak menghambat aplikasi Anda. Hal ini biasanya relevan terhadap server. Untuk komputer / notebook pengguna biasa, biasanya hal ini tidak terlalu masalah.

Ketika melakukan proses backup, sebaiknya komputer tidak terhubung ke internet atau jaringan komputer. Dikhawatirkan ketika backup sedang berlangsung, komputer terinfeksi ransomware tersebut.Yang menyulitkan adalah jika proses backup dilakukan melalui jaringan (misal backup secara online di Dropbox, Google Drive, dan sejenisnya), maka komputer Anda ya harus terhubung dengan jaringan.

Jika tidak ada data yang penting pada komputer tersebut, proses backup dapat diabaikan. (Meski hal ini tidak disarankan.)

Mematikan fitur SMB bergantung kepada versi dari Windows yang digunakan. Link dari Microsoft ini dapat membantu. Singkatnya adalah dengan tidak mencentang pilihan SMB 1.0/CIFS File Sharing Support sebagaimana ditampilkan pada gambar berikut.

smb-share

Penjelasan Yang Lebih Mendalam

Ransomware adalah software yang termasuk kepada kategori malware, malicious software (software yang memiliki itikad jahat). Ransomware biasanya mengubah sistem sehingga pengguna tidak dapat mengakses sistem atau berkas dengan berbagai cara. Salah satu caranya adalah melakukan proses enkripsi dengan kunci tertentu. Berkas aslinya dihapus. Untuk mengembalikan berkas yang sudah terenkripsi tersebut, pengguna harus mendapatkan kunci dari penyerang. Biasanya penyerang meminta bayaran. Itulah sebabnya dia disebut ransomware. Untuk kasus WannaCry ini, permintaan bayarannya bervariasi dari US$300-US$600.

Ada banyak ransomware dan tidak dibahas pada tulisan ini karena akan menjadi sangat panjang.

WannaCry (atau WannaCrypt) menggunakan kerentanan (vulnerability) sistem operasi Windows yang diduga kemudian dieksploitasi oleh NSA (dikenal dengan nama EternalBlue). Tools tersebut ternyata bocor ke publik dan kemudian dikembangkan menjadi basis dari WannaCry ransomware ini.

Penyebaran. Ada dua cara penyebaran; pada tahap awal dan pada tahap setelah ada ransomware yang terpasang.

Umumnya malware (termasuk ransomware ini) pada awalnya menyebar melalui social engineering (tipu-tipu). Ada varian dari ransomware yang menempel pada attachment PDF atau berkas lain yang dikirimkan via email. Penerima diminta untuk mengklik attachment itu. (Itulah sebabnya jangan sembarangan mengklik.) Jika diklik, maka ransomware tersebut akan memasang dirinya di sistem.

Setelah berhasil menginfeksi sistem, maka untuk versi 1, malware ini akan memastikan kill switch tidak aktif. (Akan dibahas selanjutnya.) Jika kill switch ini ada maka malware akan berhenti. Jika kill switch ini tidak ada, maka malware akan melakukan scanning ke jaringan mencari komputer-komputer lain di jaringan yang memiliki kerentanan SMB ini. Setelah itu dia akan melakukan penyerakan dengan membuat paket khusus yang diarahkan ke port-port yang digunakan oleh SMB (139, 445, 3389). Inilah cara penyebarannya melalui jaringan. Penyebaran yang ini seperti worm.

(Itulah sebabnya sebaiknya port-port tersebut diblokir jika tidak dibutuhkan. Jika Anda memiliki perangkat network monitoring, perhatikan apakah ada peningkatan traffic pada port-port tersebut. Jika ada, perhatikan sumber / source IP dari paket-paket tersebut. Boleh jadi komputer tersebut sudah terkena ransomware.)

Kill switch. Ternyata ransomware versi awal ini memiliki fitur kill switch, yaitu sebuah mekanisme untuk menghentikan dirinya sendiri. Jika domain http://www.iuqerfsodp9ifjaposdfjhgosurijfaewrwergwea.com tersedia dan berjalan, maka ransomware ini akan menghentikan dirinya. (Hal ini ditemukan secara tidak sengaja oleh seorang peneliti malware. Dia kemudian mendaftarkan domain tersebut sehingga penyebaran versi awal dari WannaCry ini terhenti secara tidak sengaja. Ceritanya ada di sini.) Namun saat ini sudah ada WannaCry versi 2.0 yang tidak memiliki kill switch ini.

Penutupan Port. Port 139/445 pada sistem Windows digunakan untuk berbagai layanan, salah satunya adalah untuk file sharing / printer sharing. Port ini sudah sering digunakan sebagai bagian dari penyerangan (malware, cracking). Sebaiknya port-port ini ditutup. (Cara penutupannya akan dibahas terpisah. Biasanya terkait dengan layanan file sharing seperti di bahas pada bagian atas.)

Namun jika port ini ditutup, maka ada kemungkinan beberapa layanan yang biasa Anda lakukan (sharing) tidak berfungsi. Jika demikian (port tersebut harus aktif) maka gunakan alternatif perlindungan lain (misal dengan menggunakan firewall) untuk memastikan bahwa port tersebut hanya dapat diakses secara terbatas (oleh komputer yang Anda kenali).

Biasanya kami memang menyarankan untuk memblokir port ini. Sebaiknya port-port ini juga difilter di router jika tidak ada layanan sharing yang menyeberang lintas segmen jaringan. (Umumnya memang konfigurasi standar yang aman seperti ini. Jika tidak, nampaknya Anda harus membenahi keamanan jaringan Anda.)

Lain-lain

Tulisan ini akan diperbaiki secara berkala mengingat perkembangan (perubahan) status dari ransomware ini yang cepat berubah. Silahkan kunjungi untuk mendapatkan perubahan tersebut.

Bahan Bacaan

  1. Microsoft Security Bulletin MS17-010 – Critical: informasi mengenai sistem operasi apa saja yang terkena (hampir semua OS Windows yang masih digunakan saat ini), ketersediaan patch, dan rincian lain untuk memperbaiki.
  2. Untuk sistem yang sudah kadaluwarsa (Windows XP, Vista, Windows 8, Server 2003 dan 2008 Editions), Microsoft mengeluarkan emergency patch yang dapat diambil di sini.
  3. Cara untuk enable/disable SMB: agak sedikit teknis dan rinci.
  4. WannaCry|WannaDecrypt0r NSA-Cyberweapon-Powered Ransomware Worm: di github berisi banyak link terkait dengan WannaCry tersebut; terutama informasi teknis singkatnya.

Filed under: security, teknologi, Teknologi Informasi, TI Tagged: internet, IT, postaday2017, security, Teknologi Informasi

Ngoprek IoT Lagi

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Minggu pagi, enaknya ngoprek hardware lagi. Ngoprek Internet of Things (IoT) lagi. Maka digelarlah berbagai komponen dan perangkat di atas meja.

P_20170507_080328-01 IoT

Ada banyak yang ingin saya kerjakan. Satu-satu dioprek.

Weather station. Ada perangkat IoT untuk menangkap data cuaca. Coba cari yang mana di atas meja itu. Sudah ketemu. Pertama kali mau ngoprek, cek dulu apakah ada batrenya. Eh ternyata di perangkatnya belum ada batrenya. Ada yang membutuhkan 3 batre AA yang rechargeable. Untuk yang sensor suhu, kelembaban, dan tekanan juga membutuhkan batre (2 AAA tidak perlu rechargeable.) Yaaah. Terpaksa harus ditunda dulu ngopreknya. Besok beli batrenya ah.

P_20170507_082611-weather-01

Acer CloudProfessor (CFP). Yang ini berupa sebuah perangkat (Acer CloudProfessor, atau kita singkat saja CFP) dan beberapa sensor lainnya. CFP ini berupa sebuah perangkat yang terhubung ke cloud-nya Acer. (Di foto dia yang berwana hitam.)

IMG_20170507_100812-01

CFP ini dapat dihubungkan dengan berbagai sensor dan actuator. Sebagai contoh, dia dapat dihubungan dengan LED. Nantinya ada aplikasi di handphone yang dapat kita gunakan untuk mengendalikan LED itu melalui cloud. Ada juga sensor cahaya dan ada motor yang dapat dipasang menjadi kipas.

Sensor/LED - Acer CFP - cloud - handphone

Saya bahkan mencoba oprekan lain, yaitu mengendalikan kipas dengan handphone. Kipas ini terhubung dengan Arduino Leonardo yang di atasnya dipasang expansion board. Videonya dapat dilihat di sini:

Demikian ngoprek IoT di hari Minggu ini. Ngoprek akan dilanjutkan lagi sore hari. Nanti mau ngoprek BLE (Bluetooth LE). Kalau sempat.


Filed under: IoT, Pendidikan, teknologi, Teknologi Informasi Tagged: electronics, IoT, Pendidikan, postaday2017, teknologi, Teknologi Informasi

Masa Depan Industri Mikroelektronika

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Menebak masa depan bukanlah hal yang mudah. Orang yang hebatpun sering salah dalam memprediksi. Saya sendiri pernah “beruntung” menebak masa depan beberapa teknologi dengan baik karena kebetulan berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat pula. (I was in the right place and the right time.) Sebuah keberuntungan.

Sebagai contoh, saya mengenal World Wide Web (WWW) sejak pertama kali dibuat oleh Tim Berners-Lee. Kebetulan pada saat itu saya harus bekerja menggunakan NeXT computer. Pada saat yang sama, di Swiss, Tim Berners-Lee juga menggunakan komputer NeXt untuk mengembangkan WWW-nya. Saya sempat katakan bahwa WWW memiliki masa depan yang cerah, tetapi orang-orang tidak percaya karena waktu itu sedang musimnya protokol / aplikasi “Gopher”. Untuk membuktikannya, saya membuat halaman tentang Indonesia yang pertama. (The Indonesian homepage.)

Hal yang sama juga terjadi dengan Linux. Pada masa itu saya membutuhkan sistem operasi UNIX untuk komputer di rumah. Di kampus / kantor saya menggunakan Sun Microsystem untuk pekerjaan dan penelitian saya. Di rumah saya hanya punya komputer berbasis Intel. UNIX yang ada saat itu adalah SCO UNIX yang mahal dan Minix (yang entah kenapa kurang sreg). Ternyata di Finlandia ada seorang mahasiswa yang sedang berusaha membuat sebuah sistem operasi yang mirip UNIX. Saya jadinya ikut ngoprek juga. Ternyata asyik. Saya ngajakin teman-teman buat perusahaan pendukung Linux, tetapi pada sibuk sekolah semua. Akhirnya kami tidang ngapa-ngapain. Muncullah RedHat.

Nah, saya punya perasaan yang sama tentang Internet of Things (IoT) ini. Ini adalah masa depan.

Ketika saya berbicara dengan orang-orang pembuat perangkat keras, manufakturing elektronika dan mikroelektronika, kebanyakan masih mengarah kepada produk SIM card (smartcard). Dapat dipahami karena pasar SIM card di Indonesia saja ada lebih dari 500 juta unit pertahunnya. Sebuah pasar yang sangat besar. Maka akan sangat sulit untuk membujuk mereka untuk berubah haluan.

Kalau kita perhatikan lebih lanjut perangkat IoT ini, tidak ada yang menggunakan SIM card. Komunikasi antar perangkat ini sekarang kebanyakan menggunakan WiFi. Ke depannya apakah akan tetap menggunakan WiFi? atau Bluetooh (BLE)? Zigbee? LoRa? Yang pasti nampaknya bukan yang berbasis seluler. (Halo perusahaan seluler. Siap-siap menurun.)

photo559633135318444158

Komponen utama dari IoT adalah “prosesor” dan “media komunikasi”. Kunci utamanya adalah harus murah. Sangat murah. Mereka tidak harus menggunakan prosesor yang paling hebat (secara komputasi), tetapi yang cukup bagus dan murah. Masalahnya, jumlah yang diproduksi ini skalanya adalah milyaran unit. Beda 10 sen saja sudah beda jauh biayanya.

Jadi prosesor jenis apa? Nah, itu kita belum tahu. Sama-sama mencari tahu. Bahkan perusahaan besar sekalipun, seperti Intel dan IBM, masih mencari-cari. Mari kita perhatikan perkembangannya.

[Hal lain yang terkait dengan software dan data akan kita bicarakan dalam topik terpisah. Kita masih mencari “killer application” untuk IoT sebagaimana adanya Visicalc (spreadsheet) untuk komputer dan SMS untuk handphone. Google-nya IoT?]


Filed under: internet, IoT, Opini, Penelitian, programming, teknologi, Teknologi Informasi Tagged: Elektronika, industri, IoT, postaday2017, teknologi, Teknologi Informasi

What You Should Know About Seo

JalanSutera.com™ Angela Moore

There are a variety of methods to market your organization; you need to use strategies that are both traditional and internet marketing techniques, including SEO. Don’t be unwilling to make use of advertising in papers to advertise your website or your company.

In a paper ad, mention email and your URL. Have business cards being published. More recently, company cards can be found by you on the price that is low.

So that you can reach your goals in the creation of your website, you will have to track your improvement. We have discussed in earlier of web stats. There’s an abundance of wisdom; it is possible to collect from internet status and this fit in with Search Engine Optimization strategies. Additionally, you should track your improvement. If you are on-target, look and adjust your strategy correctly.

The best technique for marketing strategy would be to understand how well your advertising is working. See for determining the efficiency and the outcome of your scheme. It’s possible for you to promote your website in motors that are a variety of but understand the outcomes with this publicity. You will target your awareness of just the internet sites offering the answer that is greatest.

You will find spots where you find out the effectiveness of your Search Engine Optimization strategies and can verify your website positioning. An Seo expert that is local to your business is best because they would know the local conditions and can meet you in person when needed. For example, if your business is in San Jose, working with a Bay Area Seo company will set you apart from competition. Otherwise, from the printing press, where somebody learned about your website, it’s somewhat hard to learn. It is possible also to possess a kind that asks them, they manner in which they have discovered your website.

Throughout your net stats, at the conclusion of the month, discover what keywords were these perhaps not utilized and many frequently used. Fix your technique that is the key word in agreement. Keywords and phrases that are keyword could be an excellent chance for you to get the publicity that is free through internet position. Internet position is wherever your internet site is available in an internet search motor.

Studies demonstrate that when individuals Google expression or a term, they tend not to proceed previous five web pages deep in the engine. Should a website has not been located by them to their satisfaction after going three to five web pages, the keyword lookup changes? Should you be listed on the page or page one one thousand, therefore it is important. This demonstrates the need for search engine optimization schemes.

Through right advertising and tracking your progress, your website’s visitors can be increased greatly by you. There are numerous approaches to building up your website. One approach among the others will be to create links. Links are an effective way to also place your website in the internet search engine.

They might mention plus you could have individuals who locate info on your website which might be fascinating your website inside their site and in doing so, a hyperlink is being created by them for you. This is thought to be quite good by Google. Your position will raise.

Pay per click is just another Search Engine Optimization technique which you may contemplate. This can be a questionnaire of advertising that when done right, brings benefits that are excellent, but when completed wrong, the fee is dropped of cash. A pay per click, also known as a PPC ad, needs to be achieved using a company that does this kind of advertising. Or it is possible to do yourself to it, but research and understand ahead of when beginning.

It’s been the world of several website proprietors that Yahoo  has taken a huge number of people to their site. These visitors came 365days annually, round the clock, one week weekly. Regardless of whether somebody or the geographic place arrived from an ad-words add to your web site. An ad-words ad is just like a PPC ad.

The attractiveness about an ad is the fact that whether you are using a bath, obtaining clothing, driving or consuming, folks are going to be arriving at your internet site. Nevertheless, retain in your mind, that guests require becoming clients. The reason for your advertising would be to create folks in your website for attempting to sell them your services or products for transformation, that’s.

The post What You Should Know About Seo appeared first on Jalan Sutera's Tips.

Sejarah Silicon Valley

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Saat ini banyak orang yang tergila-gila dengan Facebook, Instagram, dan perusahaan start up lainnya. Mereka adalah perusahaan-perusahaan yang berlokasi di Silicon Valley. Kenapa yang ngetop adalah Silicon Valley? Kemarin dan tadi pagi saya bercerita tentang sejarah Silicon Valley.

18010764_10154468093081526_1086053699434838921_n

Banyak orang yang hanya melihat kondisi sekarang tetapi tidak melihat sejarahnya. Pentingnya sejarah adalah agar kita dapat mengetahui mengapa bisa terjadi (banyak perusahaan di Silicon Valley) dan bagaimana masa depannya. Itulah sebabnya saya bercerita tentang sejarah Silicon Valley. (Harusnya malah buat buku.)

Yang saya ceritakan antara lain tokoh-tokohnya:

  • Frederick Terman;
  • William Shockley;
  • Robert Noyce;
  • dan seterusnya.

Mereka adalah tokoh-tokoh lama. Setelah itu baru nanti diperkenalkan tokoh-tokoh angkatan Steve Jobs. Generasi setelah itu adalah pendiri Google. Setelah itu baru Facebook.

Ada beberapa nilai-nilai dari Silicon Valley yang ternyata masih sama dari dulu sampai sekarang:

  • mengambil risiko;
  • menerima ide-ide gila;
  • terbuka, saling membantu;
  • gagal tidak masalah;
  • meritocracy.

Filed under: Bisnis, entrepreneurship, Start-up, teknologi, Teknologi Informasi Tagged: entrepreneurship, postaday2017, sejarah, Silicon Valley, Start-up, startup, teknologi

Harga Gadget Tiada Batas

Okto SiLaban Okto Silaban

10 tahun lalu, kalau denger ada henpon seharga sepeda motor, orang-orang pasti komentar “Gila..!”. Orang-orang kelebihan duit aja tuh yang bakal beli segitu.

Sekarang, harga ponsel bahkan ada yang lebih mahal daripada harga sepeda motor baru. Tapi orang-orang biasa aja.

Iya, dulu sih memang ada juga ponsel harga selangit. Tapi itu karena casing-nya berlapis emas. Atau ada juga karena yang diberi hiasan berlian. Lah kalau jaman sekarang, emang ponselnya yang segitu. Harganya hampir 20 juta.

Coba aja cek harga resmi iPhone 7 dan iPhone 7 plus di Indonesia, rentang harganya di belasan juta. Tapi walaupun semahal itu, nyatanya pre-ordernya laris loh. Siapa bilang di “rezim” sekarang ekonomi Indonesia menurun? Tuh, buktinya. Mantaplah pokoknya Indonesia. Haha.

Dokter 5-Menitan

Okto SiLaban Okto Silaban

[Ilustrasi: pixabay.com]
Saya jarang-jarang ke rumah sakit. Rata-rata setahun cuma 2 atau 3 kali. Tapi selama beberapa tahun ini, saya menyadari pola yang sama setiap datang ke rumah sakit. Ini rumah sakit-rumah sakit top di Jakarta.

  1. Sampe rumah sakit, registrasi di bagian pendaftaran. Biasanya ada antrian. Sampai selesai sekitar 10 menit.
  2. Dateng ke ruang poliklinik si dokter. Baik itu dokter umum, maupun dokter spesialis. Biasanya lapor dulu ke suster di poli tersebut lalu diukur berat badan dan tekanan darah. Nah di sini bisa nunggu sampa 30 menit lebih. Saya pernah sampai 1 jam lebih.
  3. Ketemu dokter, ditanya apa keluhannya. Tapi ketika saya jawab, dia sibuk nulis-nulis, atau kalau rumah sakitnya udah modern, dokternya sibuk ngetik-ngetik sendiri di komputer, sambil jawab pendek “Ooh.. Hmm.. Gitu ya..” Terus lanjut disuruh baring, atau “coba duduk, matanya lihat atas”, atau “coba buka mulutnya”. Dipegang bentar, atau disenter bentar, terus sudah. Kurang lebih cuma 5 menitan.
  4. Dokter balik ke mejanya. Sibuk lagi nulis, atau ketik-ketik di komputer. Bisa 5 menitan. Ujungnya bilang “Jadi, saya resepin ini ya.. bla..bla..bla. Diminum aja seminggu dulu, terus nanti kontrol lagi ke sini.” Sudah.
  5. Keluar ruangan, laporan ke suster. Disuruh ke kasir. Sampai kasir kadang nunggu lagi, kadang enggak. Tergantung rumah sakitnya, pengaturan kasirnya bagus atau enggak. Ada lho rumah sakit yang untuk bayar di kasirnya saya harus nunggu 30 menit lebih. Sebabnya? Karena hanya ada 1 orang kasir untuk SEMUA pasien di rumah sakit itu.
  6. Selesai bayar di kasir, ke bagian farmasi/apotek. Ada yang sudah pake sistem komputer, nomor antrian ada di layar, ada juga yang dipanggil manual satu-satu. Nah kalau obatnya racikan, siap-siaplah bawa power bank buat mainan henpon. Biasanya lama banget baru jadi obatnya. Bisa 1 jam, bahkan saya gak jarang sampe 2 jam.

Jadi kalau ditotal, saya bisa menghabiskan waktu 4 jam di rumah sakit. Kalau sakitnya berat sih ya sudahlah ya, demi sehat. Tapi kalau cuma flu, diare, rasanya kok lebih tersiksa kalau ke rumah sakit. 4 jam itu waktu di rumah sakitnya aja loh, belum termasuk waktu perjalanan.

Kalau saya sih yang paling bikin kesel, dari 4 jam itu, konsultasi dengan dokternya cuma 5 menit. Seringkali mereka gak menjelaskan apa-apa. Padahal tujuannya saya pengen tahu ini sakitnya apa, cuma sakit biasa atau lain, penyebabnya apa, gimana biar gak tambah parah, gimana jaganya biar gak terulang lagi, dll. Menurut saya itu basic yang sangat perlu.

Gak jarang juga diagnosanya ngaco. Saya pernah didiagnosa “punya tenaga dalam” oleh dokter di sebuah rumah sakit terkenal (dan mahal) di daerah Jakarta Selatan. Tenaga di dalam hati buat nonjok maksud lo? 😐

Dokter 5-menitan ini sih yang menurut saya layak digantikan bot Artificial Intelligence. Pengacara kan sudah mulai tuh diganti sama bot, dokter 5-menitan gini sekalian juga lah.

Catatan: Inget ya, gak semua dokter kaya gitu. Saya juga ketemu kok dokter yang baek. Yang mau menjelaskan dengan baik apa dan kenapa sakitnya. Terus menelaah satu-satu keluhan saya, sampai bisa kasih kesimpulan diagnosa yang meyakinkan.

Get Jobplanet Indonesia mobile app now!

Kemas Antonius Kemas Antonius

Dear friends, I am excited to inform you that we have launched the mobile app of Jobplanet Indonesia for Android last week, and it is now available for you to install and use on Google Play Store.

With this mobile app, hunting and getting all information about the companies, reviews, salaries, questions and answers in interviews, and job opportunities in Indonesia has never been easier. All is in your hands. So, grab the mobile app here.

사용자 여러분들께, 지난 주 Android 용 Jobplanet Indonesia 모바일 앱이 출시됐으며, Google Play 스토어에서 다운받아 설치하실 수 있습니다.

이 모바일 앱을 사용하면 회사에 대한 모든 정보, 리뷰, 연봉, 면접 질문 및 답변, 인도네시아에서의 취업 기회를 쉽게 얻을 수 있습니다. 이제 모든 정보를 한 눈에 확인해보세요.  여기서 모바일 앱을 설치하실 수 있습니다.

곧 iOS 버전이 출시 될 예정입니다.


Filed under: Announcement, Jobplanet

Membuat Lagu Beep "Burung Kakatua" dengan Mikrotik

Wahyu Wijanarko Indonesia Wahyu Wijanarko

Baiklah, karena iseng di pagi hari, saya mencoba mengaransemen lagu dengan menggunakan perangkat Mikrotik RB951Ui-2HnD yang memiliki buzzer untuk mengeluarkan suara beep. Berikut ini adalah script-nya.
# Mikrotik beep song "Burung Kakatua"
# Wahyu Wijanarko - http://wahyu.com
:beep frequency=783.99 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=783.99 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=659.25 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=1046.50 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=659.25  length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=587.33 length=1000ms
:delay 2000ms;
:beep frequency=659.25 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=698.46 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=880.00 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=783.99 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=698.46 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=659.25 length=1000ms
:delay 2000ms;
:beep frequency=783.99 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=783.99 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=659.25 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=1046.50 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=659.25  length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=587.33 length=1000ms
:delay 2000ms;
:beep frequency=1046.50 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=987.77 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=783.99 length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=880.00 length=1000ms
:delay 1000ms;
:beep frequency=987.77  length=500ms
:delay 500ms;
:beep frequency=1046.50 length=1000ms
:delay 2000ms;

Japan E-commerce

NavinoT Toni

Sebulan lagi, saya bakal genap setahun tinggal dan bekerja di Jepang. Apa yang kira-kira sudah saya pelajari sejauh ini? Yang jelas bukan bahasa Jepang 😀

Mobil dari perusahaan logistik Kuroneko (kucing hitam) Yamato

For everything else, there’s Rakuten

Kalau mencari buku, musik, video, action figure, memang ada situs-situs spesifik yang bisa dikunjungi. Tapi untuk sisanya, beberapa pilihan pasti tersedia di Rakuten. Ditambah dengan jangkauan harga yang murah banget sampai agak mahal.

Rakuten jadi semacam Bhinneka untuk e-commerce. Mungkin kita tidak bisa membandingkan secara spesifik satu jenis produk, tapi kita bisa bandingkan untuk mencari tahu apakah ada yang lebih murah. Atau, yang agak mahal apakah lebih bagus. Katalognya sangat besar.

Paypal is common, and everything else is well established

Banyak yang serba berkonsep layanan mandiri di Jepang. Mungkin tumbuh dari semangat efisiensinya di segala bidang. Di indonesia, fotokopi bisa dijadikan mata pekerjaan. Sementara di sini, fotokopi dioperasikan secara mandiri oleh pemakai. Layaknya vending machine, mesin fotokopi (sekaligus printer dokumen dan foto) bisa dipakai dengan koin atau e-wallet (kartu atau keitai).
Dengan kultur semacam ini, alat pembayaran online seperti paypal bisa dipersepsikan sebagai alat tukar lain dalam dunia serba layanan-mandiri tersebut.

Tak berarti metode pembayaran lain tak populer. Transfer lewat bank juga cukup standar walau rasionya sangat kecil dibandingkan pemakaian Paypal/CC (pengamatan pribadi). Selain itu masih ada pembayaran offline dan semi-online, seperti COD dan lewat konbini (convenience store). Beli barang online, lalu bayar saat barang datang atau bayar tunai di konbini. Convenience indeed.

Cheap, scheduled and trackable

Hal lain yang membuat belanja online begitu menyenangkan di Jepang adalah kenyamanan logistik. Logistik ditawarkan dengan harga dokumen (amplop) dan paket. Jadi merchant bisa menekan harga shipping sampai setipis mungkin  supaya tidak jadi penghalang transaksi pembelian. Kisaran ongkosnya sekitar 110 yen (flat rate all japan destination) sampai dengan 3000-an yen (30kg – terjauh). Dengan model subsidi silang, banyak merchant yang menawarkan flat rate untuk semua tujuan paket. Jika dikurskan ke rupiah memang masih mahal ongkos kirim di Jepang, tapi jika dilihat rasionya dengan harga barang maka ongkos kirim tersebut seringkali terlihat jadi recehan. Harga kaos termurah mungkin 1000-an yen, ongkos kirim ke semua destinasi 100 yen. Satu koin.

Belum lagi pengirimannya bisa dijadwalkan. Mau diterima hari apa (setidaknya seminggu setelah ketersediaan barang), dan di jangkauan jam berapa. Untuk jomblo, bisa minta dikirim ke kosan malam hari saat sudah pulang dari kerja.

Local Chances

Mengingat kondisi transportasi Jakarta yang memalukan jika dibandingkan dengan Tokyo, harusnya e-commerce bisa jadi solusi yang sangat nyaman untuk berbelanja. Begitu banyak pain point yang bisa diatasi lewat e-commerce. Harusnya e-commerce justru bisa lebih berkembang di Jakarta, tapi kenyataan tidak.

4 Tahun Kemudian

Yang barusan kamu baca adalah draft 4 tahun yang lalu. Sekarang lanskap commerce di Indonesia sudah diledakkan oleh Toped dan Bukalapak. Semakin banyak yang melakukan transaksi onlen baik melalui transaksi jual beli barang atau jual beli jasa. Bagi saya, sepertinya Go Food adalah layanan yang paling revolusioner 😀

Di Jepang, saya makin banyak tahu pelbagai macam situs tersedia untuk berbagai macam keperluan. Termasuk jasa delivery makanan yang minimum order dan ongkos antarnya membuat enggan pesan antar kecuali super malas.

Namun, yang terpenting adalah poin loyalti. Ada di mana-mana. Baik yang memakai sistem elektronik, atau sistem stempel. Beli dompet untuk menampung sederet kartu loyalti adalah mutlak. Apakah poinnya terasa? Tidak perlu menunggu setahun untuk mengikuti undian. Untuk sistem poin yang menduduki peringkat atas, poin bisa dipakai dan dikumpulkan tidak hanya di satu tempat. Dan tidak terbatas onlen atau offlen. Inilah kenapa belanja itu jadi lebih sepeti hiburan. Proses memilih dan memilah bisa memberikan kepuasan tersendiri.

Fakta lain adalah marketing yang meriah. Selalu saja ada sale. Apalagi untuk offline. Setiap bulan selalu ada tema yang dirayakan semua orang. Januari, tahun baru. Februari, valentine (cewek membelikan coklat untuk cowok). Maret, white day (cowok membelikan coklat untuk cewek). April, Sakura/Spring season. Dan seterusnya sampai musim Natal bulan Desember. Karena kompak seantero Jepang, tentu saja sangat efektif dalam mempengaruhi calon pembeli untuk berbelanja.

Jadi, lebih enak mana belanja offlen dibanding onlen. Walau judul artikel ini mencantumkan kata “e-commerce”, sebenarnya belanja offlen itu juga punya pengalaman yang susah dikopi. Kalau sedang sumpek, keputusan paling jitu adalah masuk ke toko pernak-pernik 100 yen kemudian belanja barang-barang gak perlu tapi perlu. Puas bisa dapat banyak item tapi cuma keluar duit sedikit. 😀

Thumbs up buat pemain lokal. Titik yang Anda buat akan disambung di masa depan.

Times up. Walau tidak harus berangkat setengah lima pagi, masih harus bangun agak pagi supaya tidak ketinggalan kereta. Commuting di mana-mana sama 😀

IoT Programming

Padepokan Budi Rahardjo » Teknologi Informasi Budi Rahardjo

Steve Jobs pernah berkata, “Untuk setiap penggemar hardware, ada 10 orang yang suka ngulik software. Software hobbyists”. Tidak persis benar, tetapi kira-kira begitulah kata-katanya. Itulah sebabnya dia (dan Steve Wozniak) membuat komputer Apple ][. Sebelumnya kalau mau ngoprek software, harus ngoprek kit komputer. Harus tahu hardware. Padahal ada orang yang tidak memiliki latar belakang hardware, tapi ingin ngoprek komputer.

Salah satu kesulitan ngoprek hardware adalah menyambung-nyambungkan komponen. Bahkan untuk sekedar menyambungkan LED juga tidak mudah. Padahal “hello world” di dunia hardware itu adalah blinking LED.

Jika menyambungkan 1 LED saja sudah susah, apalagi menyambungkan 6 LED (atau lebih). Itulah sebabnya jarang yang membuat tutorial untuk menyalakan LED lebih dari 1 buah.

Salah satu solusi yang kami tawarkan adalah  membuat LED board yang cocok dengan board yang umum ada di lapangan. Sebagai contoh, ini adalah tampilan ProcodeCG LED (6 buah LED) yang disambungkan dengan NodeMCU. Bersih kan? Tidak perlu ada kabel-kabel.

p_20170306_092518-nodemcu-procodecg-0001

Sekarang kita dapat membuat kode Knight Rider LED tanpa perlu pusing dengan kabel-kabelnya. Jadi orang yang gemar software tetapi tidak memiliki latar belakang hardware dapat juga ikut ngoprek IoT (Internet of Things).

[Nanti video dan kode untuk menyalakan LED tersebut akan saya unggah ke YouTube. Sekarang akses internet lagi lemot.]

Selamat ngoprek.


Filed under: internet, programming, teknologi, Teknologi Informasi Tagged: hardware, IoT, koding, postaday2017, programming, teknologi, Teknologi Informasi